TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pentingnya Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak

Bacaan 4 menit
Pentingnya Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak

Orangtua berperan penting mengembangkan kemampuan sosial-emosional anak. Selain itu, butuh stimulasi mainan edukatif untuk dapat mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Pernahkah Parents merasakan bahwa anak tidak mau berbagi mainan dengan temannya? Hanya mau bermain sendiri? Atau malah hanya mau main dengan 1 jenis mainan? Sebenarnya, itu adalah tanda awal bahwa ia butuh stimulasi lebih untuk dapat mengembangkan sosial-emosional anak.

Pentingnya mengembangkan kemampuan sosial-emosional anak ini akan berguna untuknya sampai dewasa nanti. Karena, di kemudian hari ia akan berkutat di kehidupan sosial dalam masyarakat, sekolah, tempat kerja, dan bahkan kehidupan pernikahan nantinya.

“Mengembangkan sosial-emosional anak bisa dilatih semenjak dini melalui beragam kegiatan, salah satunya adalah dengan bermain. Mainan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun dapat membantu mengeksplor bakat dan minat anak,” urai Lina Paulina, Vice President Mothercare dan ELC pada Selasa (9/5/2017) lalu.

Waktu yang tepat dalam memberikan stimulasi ini adalah pada masa golden age, yaitu sejak anak berusia 0-3 tahun. Fokus stimulasi bisa mengarah pada perkembangan berbagai kemampuan penting seperti motorik, sensorik, kreativitas, serta kemampuan sosial-emosional anak.

Pada usia golden age, otak anak akan berkembang dengan pesat menyimpan semua hal yang diajarkan oleh orangtua dan pengasuhnya. Sedangkan, pada usia di atas 3 tahun, otak anak sudah membentuk habit atau kebiasaan sehingga akan lebih susah mengubahnya.

Pentingnya Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak

dr Markus M. Danusantoso (ELC Child Development Specialist) menerangkan bagaimana mengasah kemampuan sosial emosional anak dengan bermain.

Dokter Markus M. Danusantoso selaku ELC Child Development Specialist menjelaskan bahwa anak memiliki beberapa tahap perkembangan sosial-emosional sesuai dengan usianya.

  1. Usia 2 bulan: Bayi mulai mengenal senyum sosial
  2. Usia 10 bulan: Memiliki perasaan takut pada orang lain, mulai percaya diri
  3. Usia 18-20 bulan: Anak mulai punya rasa bangga atau malu. Bersedia bermain dengan temannya (cooperative play) dan dapat menenangkan diri sendiri. Mau main berdampingan dengan temannya (parallel play).
  4. Usia 2-2,5 tahun: Anak dapat memahami bahasa simbol, isyarat, maupun membaca raut wajah
  5. Usia 3-3,5 tahun: Tertarik dengan permainan temannya (Associative play). Anak juga mampu untuk bermain peran (pretend play).

Jika anak belum dapat menunjukkan kemampuan di atas sesuai dengan usianya, maka artinya ia mengalami kelambatan perkembangan sosial emosional.

“Jika anak menunjukkan tanda-tanda kurang baik dalam perkembangan sosialnya saat bermain, kita sebagai orangtua jangan permisif. ‘Ya namanya juga anak-anak dok. Kadang naik kadang turun.’ Nggak boleh. Ini tumbuh kembang anak. Harus terus maju. Bukan mundur,” ujar dr. Markus M. Danusantoso yang menyampaikan presentasinya di Palalada, West Mall 3rd floor Grand Indonesia Mall.

Maka dari itu, untuk dapat berkembang dengan optimal, peran orangtua dan pengasuh sangat krusial untuk anak. Berikut cara yang dapat digunakan untuk dapat mengembangkan sosial-emosional dari rumah:

  1. Orangtua atau pengasuh menunjukkan cinta kasih, dekat dengan anak, responsif, dan bisa membantu anak dalam kesulitan. Misalnya, dengan sering memeluk maupun menemani anak bermain.
  2. Menemani anak bernyanyi, membaca buku, dan memancing respon anak sesuai dengan usianya
  3. Memberikan penjelasan tentang hal yang ditanyakan oleh anak maupun bercerita dengan anak dengan nada yang gembira. Hal ini penting dilakukan agar anak ikut merasakan aliran emosi pendamping bermainnya
  4. Usahakan selalu menatap mata jika bicara dengan anak agar ia tahu bahwa dirinya adalah prioritas

Untuk dapat melakukan aktivitas tersebut, stimulasi mainan yang tepat sangat dibutuhkan oleh anak. Yang anak butuhkan adalah pendampingan maksimal untuknya, bukan mainan mahal yang ia mainkan sendiri sehingga kecerdasan sosial-emosionalnya dapat terhambat.

Salah satu stimulasi yang bisa didapatkan orangtua untuk anak adalah dengan menemani anak bermain mainan edukasi dari Early Learning Centre (ELC). Di ELC, Parents dapat mencarikan mainan untuk anak sejak ia umur 0 bulan hingga 8 tahun. ELC juga selalu mengedepankan keamanan dengan membuat mainan dari bahan yang aman dan memberikan panduan usia di setiap mainannya.

Misalnya, mainan yang mengandung unsur musik di dalamnya, buku bacaan, mainan pretend play dengan berbagai profesi, puzzle, dan sebagainya. Saat mendampingi anak bermain inilah orangtua maupun pengasuh dapat membantu anak mengembangkan sosial-emosional serta kemampuan lainnya sesuai dengan bakatnya.

Anak adalah harta paling berharga yang dimiliki orangtua. Meluangkan waktu untuk bermain demi mengembangkan sosial-emosional anak bukan sebuah kegiatan yang menghabiskan waktu kok, Parents.

Yuk, main sama anak.

 

Baca juga:

7 Tutorial Mainan DIY dari Barang Bekas Untuk Dikreasikan Bersama Anak

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Pentingnya Stimulasi Tepat untuk Mengembangkan Sosial-Emosional Anak
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti