TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Cara Mengasuh Anak Dengan Penuh Kasih Sayang, Ternyata Banyak Manfaatnya!

Bacaan 5 menit
Cara Mengasuh Anak Dengan Penuh Kasih Sayang, Ternyata Banyak Manfaatnya!

Mengasuh anak bukanlah pekerjaan mudah. Bila cara kita mengasuh anak tidak tepat, dapat berakibat buruk pada perilaku anak.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Cara kita mengasuh anak sangat berpengaruh dalam pembentukan karakternya saat dewasa lho, Parents.

Mungkin Anda pernah bertanya-tanya, kenapa ya, di dalam suatu keluarga, ada yang anaknya baik tapi di keluarga lainnya tidak demikian?

Bila berbicara tentang mengasuh anak, aspek penting untuk orang tua adalah “mengajar dengan memberi contoh”.

Namun pada kenyataannya, mengajar dengan memberi contoh bukanlah satu-satunya yang harus dilakukan dalam mengasuh anak.

Perlu diingat, setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda.

Beberapa anak merespon positif apa yang mereka lihat dan mereka mencoba menirunya.

Namun sayangnya, sebagian anak merespon kasih sayang dengan cara yang berbeda. Mereka terus kekanak-kanakan dan akhirnya tumbuh menjadi egois dan ‘nakal‘.

Artikel Terkait: Ketahui Penyebabnya, Begini Tips Mengasuh Anak agar Tidak Serakah

Daftar isi

  • Bagaimana Cara Mengasuh Anak dengan Baik?
  • Apa yang Dimaksud dengan Mengasuh Anak Penuh Cinta Kasih?
  • Bagaimana Cara Meluluhkan Hati Anak Supaya Nurut?

Bagaimana Cara Mengasuh Anak dengan Baik?

Cara mengasuh anak dengan baik adalah dengan memberikan kasih sayang tapi harus diimbangi juga dengan ketegasan dan kedisiplinan. 

Bila tidak, risikonya anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang egois dan keras kepala. Mengasuh anak dengan penuh kasih sayang di sini bukan berarti memberikan apapun yang anak hendaki ya, Parents.

Hal ini juga disampaikan oleh Psikolog Ratu Ade Waznah Sofwat dari RS EMC Pekayon, Jakarta Timur. 

“Anak itu belajar dari orang tua. Selain memberinya kasih sayang, maka orang tua juga perlu memberikan contoh yang baik. Kita juga perlu mengenalkan anak pada konsekuensi dari perilakunya. Bangun juga kesadaran anak apabila dia melakukan kesalahan agar anak bisa belajar,” ungkapnya dalam talk show ‘Pengasuhan Positif pada Anak’ di acara theAsianparent on the GO 2025 di Bekasi (27/4).

Selain itu, Ratu juga menjelaskan bahwa cara mengasuh anak juga berbeda di setiap tahap usianya. Jadi, orang tua perlu menyesuaikan pola asuh sesuai dengan usia anak.

Misalnya, untuk anak 0-1 tahun, orang tua baiknya memenuhi kebutuhan kasih sayang, rasa aman, dan nyaman untuk anak. Menciptakan suasana yang menyenangkan dengan memberikan senyuman, belaian, pelukan, sehingga anak merasa percaya bahwa orang tua dan orang-orang di sekitarnya sangat menyayanginya.

Untuk anak 2-10 tahun, baiknya jangan terlalu banyak melarang anak dan biarkan dia mengeksplor lingkungannya. Untuk orang tua di tahap usia ini, disarankan menyediakan lingkungan yang aman dan biarkan dia bertumbuh. 

Nah, untuk tahap usia 12-18 tahun, ini adalah masa-masa pemikiran anak dibentuk. Sebagai orang tua, peran kita adalah menjadikan anak sebagai teman berdiskusi dengan topik yang sesuai dengan minat dan bakatnya, atau yang berkaitan dengan masalah yang sedang ramai dibicarakan orang. 

“Di usia remaja ini, orang tua perlu memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan diri ke arah yang lebih positif melalui hobi, atau mengisi waktu luang yang bermanfaat bersama keluarga,” lanjut Ratu. 

Artikel Terkait: 5 Hal Penting tentang Co Parenting, Pola Asuh Anak bagi Pasangan Bercerai

Apa yang Dimaksud dengan Mengasuh Anak Penuh Cinta Kasih?

Mengasuh anak penuh cinta atau welas asih adalah dengan memberikan mereka kasih sayang tulus, tetapi diimbangi dengan ketegasan dan kedisiplinan.

Berikut ini beberapa contohnya:

1. Membiasakan Anak Saling Berbagi

Luapan cinta kasih orang tua kepada anak-anak, sering membuat mereka merasa pusat tumpuan kasih sayang orang tuanya.

Mereka menerima kasih sayang, Ajarkan anak bahwa kita harus lebih banyak memberi daripada menerima.

Biasakan agar mereka saling berbagi, misalnya berbagi makanan dengan saudaranya atau berbagi mainan.

2. Konsisten Merespon Perilaku Anak

Sikap Anda harus konsisten dalam merespon perilaku mereka.

Misalnya, bila anak Anda merampas mainan milik teman atau saudaranya, jangan dibiarkan karena Anda lelah.

Nantinya anak Anda akan bingung mana yang baik dan mana yang tidak baik.  

3. Jadilah Teladan yang Baik

Jadilah teladan yang baik. Bersikaplah ramah, lembut, dan selalu membantu orang lain.

Pasalnya, sikap orang tua akan sangat memengaruhi sikap anak juga. Mengingat anak adalah peniru yang ulung. Mereka akan mencontoh apapun yang orang tua lakukan.

4. Mengajarkan Agama Sesuai Kepercayaan

Jangan pernah lupa untuk mengajar dan menanamkan ajaran agama di dalam hati anak-anak Anda, karena agama apapun yang baik selalu mengajarkan kasih sayang dan welas asih kepada sesama.

Artikel Terkait: 10 Gaya Parenting ala Keluarga Anies Baswedan, Inspiratif!

Bagaimana Cara Meluluhkan Hati Anak Supaya Nurut?

Cara meluluhkan hati anak supaya nurut adalah dengan memberinya kasih sayang tulus. Parents perlu membuat anak merasa nyaman dan aman terlebih dulu. Ketika anak merasa nyaman dan aman bersama Anda, maka dia pun otomatis akan menghormati dan nurut pada orang tua. 

Sebagai orang tua, kita juga perlu menjelaskan konsekuensi dan membangun komunikasi dua arah dengan anak agar dia mau mendengar. 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

“Baiknya jangan otoriter. Anak harus A atau D sesuai kemauan orang tua. Sebaliknya, ajak anak diskusi. Bangun hubungan atau komunikasi yang baik dengannya. Biarkan juga anak belajar mengeskpresikan diri dan mengungkap apa yang dia rasakan,” ungkap Ratu.

Dengan memahami konsekuensi, anak pun jadi bisa berpikiran lebih kritis. Dengan begitu, dia pun akan lebih menghormati dan tentunya menjadi anak yang nurut pada orang tuanya. 

Artikel Terkait: Apa Itu Gentle Parenting? Pola Asuh agar Anak Bahagia dan Percaya Diri

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat, ya!

***

Baca Juga:

Karakter Anak Shio Anjing dan Tips Pengasuhan yang Tepat Untuknya, Wajib Tahu!

Ternyata, ini salah satu cara cara mendidik anak yang perlu dilakukan

Cara Mendidik Anak Tanpa Teriak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

hangle

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Cara Mengasuh Anak Dengan Penuh Kasih Sayang, Ternyata Banyak Manfaatnya!
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti