Amankah memijat bayi lahir prematur, ini hal penting yang harus diperhatikan

Amankah memijat bayi lahir prematur, ini hal penting yang harus diperhatikan

Kondisi yang sering menimbulkan pertanyaan, bolehkah bayi prematur dipijat?

Pijat bayi bisa dibilang merupakan stimulasi canggih yang melibatkan seluruh panca indera. Tak hanya menunjang tumbuh kembang anak, cara ini menjadi cara tepat membangun ikatan batin kuat antara ibu dan bayi. Namun, bagaimana cara memijat bayi prematur yang sebaiknya diperhatikan?

Penyebab bayi lahir prematur

Ada banyak hal yang mengakibatkan bayi lahir sebelum waktunya yaitu sebagai berikut:

  • Riwayat kelahiran prematur sebelumnya
  • Infeksi organ reproduksi
  • Jarak kelahiran anak yang terlalu dekat
  • Kehamilan kembar
  • Ibu mengalami depresi
  • Menderita penyakit tertentu selama masa kehamilan
  • Ibu yang menjalani kehamilan dengan program bayi tabung
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Paparan polusi udara berlebihan

Cara memijat bayi prematur

Umumnya, pijat akan dilakukan pada bayi cukup usia dan memiliki kondisi fisik yang sehat. Berbagai manfaat menguntungkan akan diraih dengan memijat bayi seperti melancarkan fase menyusui, meningkatkan berat badan bayi dan membuat bayi tidur lebih nyenyak. Khusus pada bayi prematur, pijatan akan membuatnya lebih stabil dan mempercepat masa pemulihan di rumah sakit.

Di samping itu, pada dasarnya bayi yang baru lahir dengan usia cukup kondisinya masih kurang stabil apalagi bayi prematur. Untuk itu, jika bayi Anda lahir prematur dan akan dipijat sebaiknya dilakukan setelah orangtua berdiskusi lebih dulu dengan dokter anak, mengingat kondisi bayi prematur yang berbeda dari bayi sehat.

Bayi yang lahir prematur biasanya di bawah 2.500 gram yang membuat kondisinya cenderung tidak stabil dan mudah mengalami infeksi. Pastikan kondisinya stabil sebelum melakukan pijatan.

Ditemui dalam Media Briefing dan Peluncuran Program Johnson’s Sentuhan Cinta 2019 dan Pelatihan Pijat Bayi Untuk Tumbuh Kembang Optimal, dr.  Utami Roesli, SpA, CIMI, IBCLC, FABM selaku Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit St. Carolus Jakarta Pusat mengemukakan pendapatnya terkait cara memijat bayi prematur dan hal yang sebaiknya diperhatikan.

Bagaimana cara memijat bayi prematur yang tepat?

Media Briefing dan Peluncuran Program Johnson’s Sentuhan Cinta 2019 menjelaskan bolehkah bayi prematur mendapat pijatan

Menurutnya, boleh saja memijat bayi yang lahir prematur yakni melalui metode Kangaroo mother care atau perawatan metode kanguru. Sebagai informasi, metode ini sangat populer di seluruh dunia karena efektif meningkatkan kualitas tidur, membuat berat badan bayi bertambah, mengurangi infeksi dan masalah pernapasan yang rentan mengenai bayi prematur.

“Pijat bayi pada dasarnya skin to skin contact, tidak ada hubungannya dengan tulang dan otot murni kontak kulit antara orangtua dan bayi. Memposisikan bayi prematur di dada ibunya atau metode kanguru bahkan lebih berguna dibandingkan bayi yang sehat dan cukup usia,” tutur Utami.

Namun memang cara memijat bayi prematur tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Ada tarafnya, mulai dengan memegang sebagai tahapan pertama. Lalu jika kondisinya sudah stabil maka bisa ditaruh di dada ibunya. Jadi memang ada teknik khusus bagi bayi prematur dan sebaiknya dilakukan oleh ahli yang sudah berpengalaman,” tambahnya lagi.

Utami juga menuturkan pentingnya pemberian ASI eksklusif yang berperan menekan risiko bayi prematur terkena NEC (Necrotizing enterocolitis), yaitu penyakit bayi prematur yang sangat mematikan.

Pada kesempatan sama, Wynne Lukman selaku Brand Manager Johnson’s and Johnson’s Indonesia menginformasikan bahwa Johnson sendiri mendukung berdirinya Touch Research Institute di University of Miami School of Medicine. Touch merupakan stimulasi sentuhan yang memang telah lama dikenal banyak budaya di dunia termasuk di dalamnya pijatan pada bayi.

Tiffany Field selaku pendiri bersama tim nya mendokumentasikan manfaat metode touch ini terhadap 40 bayi prematur dan menemukan bahwa bayi prematur yang mendapat pijatan rutin mengalami kenaikan berat badan rata-rata 47% lebih besar, selain itu bayi juga lebih aktif, responsif dan cepat pulih.

“Jadi memang metode ini awalnya diutamakan untuk bayi prematur, lalu kami kembangkan menerapkannya pada bayi yang sehat,” sambung Wynne.

Lebih lanjut, Utami menegaskan peran vital pijat bayi yang dapat meningkatkan kualitas ASI lebih baik. “Perlu diingat bahwa pijat bayi yang dikombinasikan dengan laktasi yang baik akan lebih berhasil menyokong kualitas hidup anak,” pungkasnya.

Manfaat memijat bayi prematur

Beragam manfaat akan didapat dengan memijat bayi prematur, antara lain:

  • Tumbuh kembang otak lebih baik
  • Perkembangan emosi lebih baik
  • Mengurangi stres dan rewel
  • Menurunkan risiko masalah otak
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Detak jantung lebih stabil
  • Proses menyusui menjadi lebih mudah

Selain menunggu kondisi bayi sudah sehat, penting bagi Parents berkonsultasi lebih dulu dengan dokter terkait cara memijat bayi prematur yang tepat untuk manfaat lebih optimal.

 

Baca juga :

Begini cara menyusui bayi prematur yang tepat

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner