Bayi umumnya memulai MPASI (makanan pendamping ASI) pada usia 6 bulan. Selain makanan utama, orang tua juga bisa memberikan camilan untuk bayi 6 bulan. Seperti halnya hidangan utama, camilan juga harus mengandung nutrisi yang baik untuk pertumbuhan dan juga perkembangan otaknya.
Kriteria Camilan untuk Bayi 6 Bulan
Pelatih kesehatan bersertifikat Michelle Beckner, menegaskan bahwa makanan ringan terbaik adalah makanan utuh yang tidak diproses, seperti sayur dan buah-buahan.
“Makanan utuh mereka seharusnya bisa memakannya, atau bisa juga dalam bentuk pure makanan utuh yang bisa menjadi pilihan,” ujarnya, melansir Romper.
Selain itu, camilan juga harus disajikan dalam bentuk yang sesuai untuk si kecil. Misalnya, bayi yang sudah tumbuh 1 atau 2 gigi maka bisa diberi biskuit yang lumer di mulut.
Lara Field, ahli diet terdaftar pediatrik di Nurture Life mengingatkan bahwa mayoritas bayi usia 6 bulan masih memenuhi kebutuhan gizinya lewat ASI atau susu formula. Sehingga jika terlalu sering memberikan makanan ringan bisa mengganggu waktu makan utamanya. Jadi, benar-benar harus diperhatikan ritme pemberiannya, ya, Parents.
Artikel terkait : Menu MPASI bayi 7 bulan yang lezat dan bergizi untuk buah hati!
8 Rekomendasi Camilan untuk Bayi 6 Bulan
Berbagai jenis makanan yang bergizi bisa menjadi alternatif camilan untuk si kecil. Bagi Parents yang ingin memberikan makanan ringan untuk si kecil, berikut berbagai rekomendasi camilan terbaik untuk bayi usia 6 bulan.
1. Pisang Termasuk Salah Satu Camilan untuk Bayi 6 Bulan Terbaik
Sumber: Unsplash
Bergizi, lembut, manis, dan mudah disajikan serta dimakan. Pisang menjadi makanan ideal untuk bayi yang baru diperkenalkan makanan padat.
Orang tua bisa menyajikannya dalam bentuk pure. Namun, bagi orang tua yang ingin memberi finger food, bisa memberikannya dalam bentuk potongan kecil-kecil yang bisa digenggam olehnya.
2. Alpukat, Camilan untuk Bayi 6 Bulan dengan Tekstur yang Lembut
Sumber: Unsplash
Mengutip What to Expect, alpukat kaya dengan lemak sehat untuk mendukung pertumbuhan otak bayi dengan cepat. Buah ini juga bisa langsung diperkenalkan pada bayi begitu ia mulai makanan padat. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang ringan menjadikan alpukat sebagai makanan yang cukup ideal untuk si kecil.
Memberikan alpukat pada bayi terbilang praktis. Orang tua hanya perlu mengupasnya kemudian menyajikannya. Pastikan alpukat yang dipilih dalam kondisi yang benar-benar matang.
Artikel terkait: Lezat dan Variatif! Ide Menu MPASI 11 Bulan, Makanan Berat Hingga Camilan
3. Buah Pir
Sumber: Unsplash
Pir mentah bisa bahaya karena bisa membuat bayi tersedak. Sebab, tekstur buahnya licin dan keras. Oleh karena itu, orang tua bisa mengukus atau memasak pir sampai lunak, atau mengirisnya sangat tipis. Pir dapat diperkenalkan setelah bayi siap untuk memulai makanan padat, yang umumnya berusia sekitar 6 bulan.
Mengutip dari Solid Start, pir mengandung banyak vitamin dan mineral yang membantu penyerapan zat besi, vitamin C, dan antioksidan lain yang memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, pir mengandung vitamin K yang meningkatkan kesehatan darah.
4. Daging yang Digiling Halus
Sumber: Unsplash
Para ahli merekomendasikan bahwa makanan seperti daging dan unggas, bersama dengan sereal bayi dan kacang-kacangan bisa diperkenalkan sejak dini. Alasannya karena jenis makanan ini menyediakan nutrisi penting seperti zat besi dan seng.
Untuk bayi 6 bulan, orang tua bisa menyiapkan daging dengan menghaluskannya sampai halus. Bagi orang tua yang menerapkan Baby-led Weaning, bisa memasaknya menjadi lebih lunak.
Artikel terkait: Anti GTM, Intip 7 Menu MPASI Bayi 11 Bulan yang Mudah Dibuat
5. Oatmeal
Sumber: Unsplash
Oat dapat diperkenalkan untuk bayi 6 bulan ke atas. Sajikan oatmeal yang telah disiapkan dengan air, ASI, susu formula atau susu nabati (kedelai).
Memasak oatmeal sedikit lebih lama dapat membantu mendapatkan konsistensi yang lebih mudah menempel di sendok. Orang tua juga bisa menggulung oatmeal yang telah didinginkan menjadi bola-bola, yang cenderung lebih mudah bagi bayi untuk makan sendiri.
6. Smoothie “Superfood” yang Kental
Sumber: Unsplash
Beberapa jenis superfood, seperti brokoli, wortel, alpukat, dan pisang bisa disajikan dalam bentuk smoothie. Disarankan untuk menyajikannya dalam bentuk kental dan tidak terlalu encer. Dengan demikian si kecil bisa memakannya dengan sendok perlahan-lahan alih-alih meminumnya.
7. Pure Ubi Jalar
Sumber: Unsplash
Ubi jalar mengandung potasium, vitamin C, serat, dan beta-karoten, yakni antioksidan yang mencegah beberapa jenis kanker dan membersihkan radikal bebas. Kebanyakan bayi lebih menyukai ubi jalar daripada sayuran lain karena rasanya yang manis secara alami. Ubi bisa dimasak kemudian disajikan dalam bentuk pure yang halus.
8. Sayuran Berdaun Hijau
Sumber: Unsplash
Sayuran yang kaya dengan zat besi juga bisa menjadi alternatif camilan bergizi untuk bayi. Beberapa sayuran hijau seperti brokoli, sawi, dan bayam bisa disajikan sebagai pure maupun campuran smoothie dengan buah-buahan lainnya.
Itulah berbagai rekomendasi camilan sehat untuk bayi usia 6 bulan. Perlu diingat, camilan sifatnya hanya tambahan. Jadi, jangan lupa untuk fokus pada makanan utama si kecil, Bunda!
Baca juga:
5 Menu MPASI 10 Bulan yang Bisa Menambah Berat Badan Bayi
11 Cara Menaikkan Berat Badan Si Kecil dan Daftar Makanan yang Direkomendasikan
5 Keju MPASI Pilihan di 2024, Bikin Si Kecil Makin Lahap Makan
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.