TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

Bacaan 4 menit
Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

Korban frustrasi karena mendapat teror bank online.

Keberadaan pinjol alias pinjaman online semakin marak. Perlu diketahui bahwa ada banyak pinjol ilegal yang tak diawasi OJK dengan bunga yang tinggi sehingga mengakibatkan penggunanya terlilit utang. Salah satunya adalah seorang ibu rumah tangga di Wonogiri yang kedapatan bunuh diri karena berutang banyak pada pinjol.

WPS (38) seorang ibu rumah tangga diketahui terlilit utang dalam jumlah yang cukup banyak kepada pinjol yang ia gunakan. Ia pun memutuskan untuk bunuh diri lantaran frustrasi terus-menerus dikejar-kejar oleh debt collector.

Artikel Terkait: Kembali Memakan Korban, Ketahui Bahaya Pinjaman Online Berikut Ini

Kisah Seorang Ibu Bunuh Diri karena Jeratan Pinjol

1. Jasad Ditemukan Mertua

Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

Sumber: Kumparan

Mengutip dari Kompas, WPS yang merupakan warga Desa Selomarto, Kecamtan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri bunuh diri dengan cara gantung diri di teras rumahnya. Jenazah WPS pertama kali ditemukan oleh mertuanya pada Minggu (3/10) pagi.

Rumah WPS berada tepat berseberangan dengan rumah mertuanya. Saat itu pukul 04.00 WIB mertua WPS sedang bersiap-siap untuk beraktivitas seperti biasa, tetapi malah menemukan WPS gantung diri di depan rumahnya.

Mertua WPS pun panik menemukan jasad WPS dan meminta tolong kepada suami WPS serta warga sekitar. WPS pun segera diturunkan dari teras rumah dan dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Artikel Terkait: 4 Kesalahan Pengelolaan Keuangan Keluarga Indonesia yang Rentan Picu Perceraian, Begini Cara Mengatasinya!

2. Sebelumnya Kerap Bersikap Aneh

bunuh diri karena pinjol

Sumber: Pikiran Rakyat

Menurut pengakuan suami WPS, istrinya itu sudah beberapa waktu belakangan ini kerap bersikap aneh. WPS tampak selalu gelisah dalam beberapa hari terakhir. Usut punya usut, WPS tidak pernah bercerita kepada suaminya bahwa ia terlilit utang pinjol.

Petugas medis yang memeriksa jenazah WPS pun tak menemukan tanda-tanda kekerasan. Paur Humas Polres Wonogiri Aipda Iwan Sumarsono dan pihak kepolisian pun menyimpulkan bahwa WPS meninggal karena bunuh diri.

“Korban sempat bercerita mempunyai banyak utang di beberapa pinjaman online dan koperasi simpan pinjam (bank plecit). Dan akhir-akhir ini sering mendapat teror dari bank online sehingga membuat korban frustrasi,” papar Iwan.

3. Bunuh Diri karena Pinjol, Tinggalkan Surat Wasiat

Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

Sumber: Liputan6

Sebelum bunuh diri, WPS menulis surat wasiat yang ditujukan kepada suaminya. Dalam suratnya, itu WPS mengaku bahwa dirinya tak kuat menghadapi teror dari aplikasi pinjaman online agar ia segera melunasi utangnya.

Ia juga meminta kepada sang suami untuk menjaga putri kembarnya.

“Mas, nanti kalau sudah nemuin surat ini, jangan nangis, tetap jaga Rara Riri. Memang aku bisanya membuat susah kamu. Maafin aku, ya, Mas, mungkin dengan jalan ini bisa membuat hidupku tenang. Maafin, ya, Mas aku minta beribu-ribu maaf. Aku mati meninggalkan aib bagi keluarga ini,” tulis WPS dalam secarik kertas.

Artikel Terkait: 10 Cara Cerdas untuk Para Ibu Atur Keuangan Keluarga, Dipraktikkan Yuk!

4. Meminta Suami Melunasi Utang

Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri

Sumber: Suara Merdeka Solo

Selain surat wasiat, WPS juga berpesan agar utangnya dilunasi secara pelan-pelan. Ia meninggalkan catatan di dalam sebuah buku kecil yang berisi daftar utangnya. Setelah diselidiki, WPS memilik utang hingga puluhan juta rupiah dari 23 aplikasi pinjol.

“Di buku hitam kecil itu ada semua data orang yang aku utangi. Sampaikan permohonan maafku kepada mereka. Kalau bisa utangku dibayar pelan-pelan. Sekali lagi aku minta maaf, aku sudah tidak kuat. Ini sudah jalanku,” lanjut WPS dalam surat wasiatnya.

***
Berutang melalui aplikasi pinjol memang menawarkan kemudahan, sayangnya bunganya yang cukup tinggi harus diperhatikan. Akan lebih baik jika kita tidak melakukan pinjaman yang belum tentu bisa kita bayar di kemudian hari, terlebih jika utang sudah menumpuk.

Kasus ibu bunuh diri karena pinjol ini bukanlah satu-satunya korban dari aplikasi pinjaman online di Indonesia. Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi Parents agar lebih berhati-hati lagi dalam mengelola keuangan.

Baca Juga:

5 Tipe Pengaturan Keuangan di Dalam Keluarga Beserta Plus Minusnya

7 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman

Jangan Panik, Ini 6 Tips Mengatur Keuangan Keluarga dengan Gaji Kecil

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Terlilit Utang Pinjaman Online, Seorang Ibu Rumah Tangga Bunuh Diri
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti