TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Botol Minum Mengandung Bakteri, Bahayakah bagi Kesehatan? Ini Kata Pakar

Bacaan 4 menit
Botol Minum Mengandung Bakteri, Bahayakah bagi Kesehatan? Ini Kata Pakar

Penelitian mengungkapkan bahwa botol minum mengandung bakteri yang bisa berbahaya bagi kesehatan. Para ahli mikrobiologi sepakat soal ini.

Demi mengurangi sampah botol plastik, penggunaan botol air minum yang bisa dipakai berulang kini mulai marak. Sayangnya, banyak yang lalai dalam merawat botol air minumnya. Padahal, jika tidak sering dicuci dan dirawat dengan baik, bisa-bisa botol minum mengandung bakteri dan kuman yang bisa berbahaya bagi kesehatan. 

Studi Membuktikan Botol Minum Mengandung Bakteri yang Berbahaya jika Jarang Dicuci

Botol minum mengandung bakteri

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Annals of Civil and Environmental Engineering menemukan hasil adanya sekitar 75 ribu bakteri pada botol air minum yang dipakai berulang tanpa dicuci. 

Charles Gerba, Profesor Virologi di Universitas Arizona mengatakan, ribuan bakteri tersebut berpindah ke tubuh kita saat minum dari botol minum yang jarang dicuci. 

Hal ini masuk akal mengingat mulut manusia adalah rumah bagi sejumlah besar bakteri dengan jenis yang beragam. Selain itu, tangan yang kotor juga mudah mencemari botol air, apalagi jika Anda memegang mulut botol dengan tangan yang tak higienis. Bakteri dari tangan bisa berpindah ke botol, masuk ke tubuh dan dapat menyebabkan masalah pencernaan.

Dr. Andrew Edwards, seorang ahli mikrobiologi molekuler di Imperial College London mengamini hal ini.

“Mulut manusia adalah rumah bagi sejumlah besar bakteri berbeda. Jadi tak heran bila botol minum dipenuhi mikroba,” ujarnya seperti dikutip dari laman Liputan6.com. 

botol minum mengandung bakteri

Sementara itu, ahli mikrobiologi dari University of Reading bernama Dr. Simon Clarke mengatakan bahwa meskipun botol minum mengandung bakteri, keberadaannya belum tentu berbahaya. 

“Saya belum pernah dengar ada yang sakit karena infeksi dari botol air minum. Botol air minum kemungkinan besar terkontaminasi bakteri yang sudah ada di mulut manusia,” ujarnya. 

Meskipun botol dapat menjadi tempat berkembang biaknya sejumlah besar bakteri, ahli mikrobiologi Universitas Reading, Dr. Simon Clarke, mengatakan itu belum tentu berbahaya.

Selain Bakteri, Jamur juga bisa Berkembang Biak di Botol Air Minum Anda

Botol Minum Mengandung Bakteri, Bahayakah bagi Kesehatan? Ini Kata Pakar

Botol air minum selain bisa mentransfer bakteri lewat mulut, juga bisa menjadi media tumbuh kembang jamur. Jennifer Nitrio, seorang pakar jamur bersertifikat mengatakan bahwa jenis jamur stachybotrys chartarum atau jamur hitam adalah varian yang paling sering ditemui tumbuh di botol minum. 

Hal ini dikarenakan jamur hitam menyukai tempat yang lembap dan gelap serta hangat. Apalagi kalau botol minum sering ditaruh di mobil saat cuaca panas, atau ruang ganti yang lembap dan hangat, jamur ini akan makin berkembang biak. Apalagi makanan stachybotrys chartarum adalah bakteri dari mulut, sehingga kemungkinan tumbuhnya jamur ini di botol minum Anda sangat tinggi. 

“90% jamur tumbuh di botol karena kebersihannya tidak terjaga,” tegas Jennifer.

Tips Mencuci Botol Air Minum agar Tidak mengandung Bakteri dan Jamur

Botol Minum Mengandung Bakteri, Bahayakah bagi Kesehatan? Ini Kata Pakar

Agar botol minum kita tidak menjadi sarang kuman, bakteri atau bahkan jamur, maka perlu membersihkannya secara rutin. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kebersihan botol air minum kesayangan. 

1. Miliki lebih dari 1 botol air minum

Memiliki satu botol air minum favorit yang dibawa setiap hari ke kantor atau ke kampus adalah kebiasaan banyak orang. Namun, Anda pasti kerepotan jika harus mencucinya sering-sering. Maka dari itu, milikilah lebih dari satu botol air minum. 

Misalkan hari ini Anda menggunakan botol air minum berwarna biru, lalu besoknya Anda memakai botol air berwarna hitam sementara botol warna biru dicuci. Ini berlaku jika Anda sangat sibuk dan tak sempat mencuci botol di malam hari atau terlalu buru-buru di pagi hari hingga tak sempat mencuci botol dan mengeringkannya. 

2. Cuci botol maksimal dua hari sekali

Hal ini demi mencegah berkumpulnya bakteri dan kuman di botol air minum Anda. 

3. Jangan lupa cuci tutup botolnya

Seringkali saat mencuci botol kita hanya fokus pada badan botol yang berukuran besar hingga lupa bahwa tutup botol juga perlu dicuci bersih dan dikeringkan. Karena tutup botol adalah area yang kemungkinan besar menjadi tempat tumbuhnya bakteri.

4. Pakai bahan yang efektif untuk membersihkan botol

Jangan hanya memakai air saat mencuci botol air minum Anda, gunakan juga bahan-bahan aktif yang bisa membasmi kuman dan bakteri seperti: 

  • Cairan pencuci piring dan air panas. Campur beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam air panas lalu tuang ke dalam botol tapi jangan sampai penuh. Tutup rapat lalu kocok botolnya hingga berbusa, bilas sampai bersih. Bisa juga pakai sikat agar lumut di bagian dalam botol bisa dibersihkan. 
  • Cuka masak. Campurkan cuka dan air untuk mengisi botol hingga setengahnya. Kocok-kocok sebentar, lalu diamkan semalaman. Paginya buang larutan cuka dan bilas botol hingga bersih, bisa dibilas dengan air hangat agar bau cuka hilang dari botol. 
  • Baking soda dan air hangat. Campur 4 sdm baking soda dengan 1 liter air hangat. Tuang sedikit sabun cuci piring dan air ke dalam botol. Rendam botolnya dengan larutan baking soda, diamkan semalam. Paginya cuci bersih bagian dalam dan luar botol. 
  • Bubuk kopi dan daun teh kering untuk menghilangkan bau dari botol. Caranya masukkan beberapa sendok bubuk kopi atau daun teh kering ke dalam botol. Tutup rapat, diamkan beberapa jam. Lalu bilas hingga bersih tanpa menggunakan sabun. 

Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga: 

Stop Merebus Botol Susu Bayi! Waspadai Bahayanya bagi Perkembangan Bayi

Bisa memengaruhi kesehatan, 10 benda ini harus diganti bila telah kadaluarsa

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Botol Minum Mengandung Bakteri, Bahayakah bagi Kesehatan? Ini Kata Pakar
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti