Bumil, ini 5 mitos fakta tentang bentuk perut hamil yang wajib diketahui

Bumil, ini 5 mitos fakta tentang bentuk perut hamil yang wajib diketahui

Bentuk perut ibu hamil ternyata menyimpan sesuatu. Benarkah dengan melihat bagaimana bentuk perut bumil, jenis kelamin bayi bisa ditentukan?

Banyak orang mengatakan bahwa kita bisa menebak jenis kelamin sang bayi dalam kandungan berdasarkan bentuk perut ibu hamil. Benarkah demikian? Atau ‘tebak-tebakan’ jenis kelamin hanyalah kebetulan semata?

Sebenarnya ada banyak hal lain yang dapat (atau bahkan tidak dapat!) kita ketahui dari bentuk perut ibu hamil. Mana yang merupakan mitos dan mana yang fakta, cari tahu lebih lanjut di bawah ini.

1. Bentuk perut ibu hamil bisa menunjukkan seberapa sehat dirinya

bentuk perut ibu hamil 3

FAKTA: Menurut Kecia Gaither, MD, MPH, direktur pelayanan perinatal di Lincoln Medical and Mental Health Center di New York City, mengatakan bahwa cara seorang wanita membawa bayi di perutnya berkaitan dengan seberapa kuat otot perutnya.

Otot perut yang kencang akan menyokong bayi lebih tinggi sekaligus mengangkat rahim yang membesar. Para ibu hamil yang memiliki otot perut kencang biasanya akan memiliki bentuk perut yang lebih tinggi, terutama saat kehamilan pertama.

“Tambahan lagi, otot perut yang kuat akan membuat bayi lebih menempel ke arah tubuh ibu sehingga perut terlihat lebih kecil dan kurang menonjol,” ujar Katie Page, bidan bersertifikasi dari Lynchburg, Virginia.

Dengan kata lain, ibu yang kurang fit cenderung memiliki bentuk perut yang lebih turun.

2. Bentuk perut ibu hamil bisa menunjukkan jenis kelamin bayi

MITOS: Entah bagaimana sudah menjadi kepercayaan turun-temurun bahwa bentuk perut yang sedikit lancip dan tinggi menunjukkan bahwa Bunda hamil bayi laki-laki, sedangkan bentuk perut yang melebar dan agak ke bawah menunjukkan Bunda hamil anak perempuan. Benarkah demikian?

“Penentuan jenis kelamin berdasarkan bentuk perut merupakan mitos yang diwariskan oleh nenek moyang turun-temurun dalam keluarga,” ujar Sherry A. Ross, MD, seorang dokter kandungan di Providence St. John’s Hospital di Santa Monica, California sekaligus penulis buku ‘She-ology: The Definitive Guide to Women’s Intimate Health Period’.

Menurut Sherry, tidak ada yang bisa dipastikan kebenarannya mengenai kisah turun-temurun ini berdasarkan pengalamannya sebagai seorang dokter kandungan selama 25 tahun.

Bentuk perut yang berbeda bukanlah menentukan jenis kelamin bayi melainkan karena tinggi badan ibu yang berbeda. Wanita tinggi cenderung memiliki banyak ruang di antara tulang pubis dan perut atas dibanding ibu yang mungil sehingga berat badan selama hamil merata di seluruh bagian tubuh.

Alasan lain mengapa ada ibu yang memiliki bentuk perut hamil yang melebar adalah ketika bayi berputar dan berada dalam posisi horisontal atau melintang. Posisi ini cukup wajar terjadi sebelum usia kehamilan 26 minggu, tetapi pada minggu ke-35 umumnya bayi sudah memasuki posisi jalan lahir dengan kepala berada di bawah.

3. Bentuk perut ibu hamil bisa menunjukkan berapa bayi yang telah dimiliki

bentuk perut ibu hamil 1

FAKTA: Tubuh Anda memiliki ingatan yang baik. Setelah semua hormon ‘saya hamil lagi’ kembali memenuhi tubuh, otot dan ligamen Bunda mulai berada dalam kondisi melebar.

Karena semua otot dan ligamen sudah pernah melar, maka pada kehamilan berikutnya akan lebih cepat sekaligus lebih rendah saat merenggang. 

“Pada setiap kehamilan, rahim Bunda yang bertumbuh merenggangkan otot-otot perut sehingga makin kendur,” ujar Sherry A. Ross. Jadi, ketika bentuk perut ibu hamil berada sangat di bawah, kemungkinan ia sudah pernah hamil sebelumnya.

4. Bentuk perut ibu hamil bisa menggambarkan seberapa besar bayi Anda

MITOS: Bentuk perut yang besar bukan berarti bayi yang dikandung pasti besar. “Kami mengukur lingkar perut dan meraba tonjolan perut untuk membantu mengecek bagaimana bayi dalam kandungan tumbuh relatif terhadap usia kehamilan, tetapi ukuran perut ibu tak selalu berhubungan dengan seberapa berat badan bayi yang sebenarnya,” kata Katie Page.

Saat dokter kandungan memeriksa Bunda, ia sebenarnya ingin memperkirakan ukuran asli sang bayi dengan merasakannya langsung, bukan dengan melihat bentuk perut ibu.

5. Bentuk perut ibu hamil bisa menggambarkan bahwa Bunda mengalami Diastasis recti

bentuk perut ibu hamil 2

FAKTA: Diastasis recti adalah kondisi di mana perut ibu hamil tidak bisa kempes lagi meski sudah melahirkan. Meski keadaan ini baru bisa diketahui setelah melahirkan, namun Bunda bisa melihat tanda-tandanya saat hammil.

“Bentuk perut Bunda saat hamil seolah-olah akan melorot, yang bagi orang awam kondisi tersebut tampak seperti ibu hamil yang bentuk perutnya memang rendah,” ujar Kecia Gaither. Saat Bunda berbaring terlentang, perut Anda akan terlihat hampir meruncing.

“Setiap wanita hamil pasti pernah mengalami perut menonjol yang dengan mudah terlihat turun ke bagian bawah perut Anda terutama ssetelah psosisi berbaring ke posisi duduk,”

Bagaimana, Bun? Masih percaya dengan segala mitos-mitos mengenai bentuk perut hamil?

 

Referensi: The Bump

Baca juga:

Perut Ibu Hamil Dari Waktu Ke Waktu

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner