TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bayi Vegetarian Menderita Malnutrisi Ekstrim Kini Dipisahkan Dari Orangtuanya

Bacaan 4 menit
Bayi Vegetarian Menderita Malnutrisi Ekstrim Kini Dipisahkan Dari Orangtuanya

Meskipun ada banyak manfaat dari diet vegan, namun diet ketat semacam ini tetaplah berbahaya bagi bayi. Sudah banyak kasus bayi vegetarian yang menderita malnutrisi. Ini salahsatunya.

Seorang bayi vegetarian di Italia dibawa ke rumah sakit oleh kakeknya. Dokter kemudian menemukan bayi tersebut menderita malnutrisi parah dan memiliki kadar kalsium  yang sangat rendah.

Orangtua bayi tersebut dilaporkan telah memberikan bayi mereka diet vegan (jenis vegetarian yang menghindari produk hewani sama sekali, bahkan telur dan susu), sejak bayi itu lahir.

Bayi yang berusia 14 bulan ini memiliki berat badan hanya 5 kilogram, atau sama dengan rata-rata berat bayi 3 bulan.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, sang bayi juga harus menjalani operasi darurat karena masalah jantung, yang diperparah oleh kadar kalsium yang rendah.

The Local menuliskan bahwa staf rumah sakit melaporkan kasus ini ke layanan sosial yang berakibat orangtua si bayi kehilangan hak asuh atas anak mereka.

Kasus bayi vegetarian menderita malnutrisi sudah beberapa kali terjadi

bayi vegetarian menderita malnutrisi atau gizi buruk.

bayi vegetarian menderita malnutrisi atau gizi buruk.

Dalam beberapa bulan terakhir, Italia telah melihat beberapa kasus anak-anak yang menjalani diet vegan dirawat di rumah sakit karena kekurangan gizi.

Pada bulan Juni, seorang anak perempuan berusia 2 tahun dirawat intensif di rumah sakit selama beberapa hari karena menderita kekurangan vitamin dan rendahnya tingkat hemoglobin.

Dan juni lalu, seorang bayi 11 bulan, yang orangtuanya adalah vegan ekstrim, dirawat karena gizi buruk selama beberapa bulan.

Kasus serupa juga terjadi di negara-negara lain. Pada tahun 2007, pasangan vegan diberi hukuman seumur hidup setelah bayi laki-laki mereka meninggal karena kelaparan.

Juga pada tahun 2011 pasangan vegan di Perancis didakwa atas pengabaian setelah bayi mereka yang berusia 11 bulan meninggal karena kekurangan vitamin.

Diet vegetarian sebenernya baik dan menyehatkan, jika …

dokter anak di bogor

Para dokter setuju bahwa diet vegan atau vegetarian bisa menyehatkan untuk bayi, asalkan mereka mendapatkan nutrisi penting yang cukup.

Direktur pediatri rumah sakit mengatakan kepada Telegraph; “Sebenarnya tidak masalah jika orangtua memilih berbagai jenis asupan yang tidak biasa atau berbeda untuk anaknya. Namun harus diingat, sejak lahir bayi harus mendapatkan cukup kalsium dan zat besi.”

Menurut The Academy of Nutrition and Dietetics, diet vegan yang direncanakan dengan baik bia menyehatkan untuk bayi dan balita.

Bayi dalam keluarga vegan perlu tambahan vitamin D. Setelah 4 sampai 6 bulan, juga perlu asupan zat besi, baik dengan suplemen atau sereal yang difortifikasi.

Bayi vegetarian juga membutuhkan susu formula yang diperkaya zat besi. Dan setelah berumur satu tahun, sebaiknya diberikan juga susu kedelai yang diperkaya dengan kalsium, vitamin D, dan vitamin B12.

Orangtua juga harus memastikan untuk tidak memberikan bayi almond, beras, gandum, atau susu kedelai yang tidak difortifikasi pada tahun pertama arena ini tidak baik sebagai pengganti susu formula.

Jika diet vegan sangat penting bagi Anda, berkonsultasilah dengan dokter atau ahli diet resmi.

Zat gizi yang diperlukan bayi

mpasi untuk bayi

Tidak hanya zat gizi nabati, bayi dan anak-anak juga membutuhkan zat gizi hewani lo, Bun. Menurut ahli gizi Judy Moore, membiarkan anak hanya makan zat gizi nabati dapat menyebabkan kekurangan gizi, asupan energi yang tidak memadai, dan pertumbuhan yang tidak optimal.

Tahun pertama kehidupan adalah salah satu periode perkembangan paling penting bagi seorang anak. Jika anak sudah menjani diet vegetarian, mereka bisa mengalami kekurangan gizi, dan mengalami stunting (pendek).

“Kekurangan nutrisi umum terjadi pada anak yang vegan, mereka biasanya kekurangan zat besi, B12, yodium. Padahal zat gizi ini sangat dibutuhkan untuk proses pertumbuhan dan perkembangan anak,” ungkap ahli diet anak, Ana Kristina Skrapac.

Ia juga menyebutkan bahwa, bayi membutuhkan nutrisi dan energi yang tinggi, sementara diet vegetarian menawarkan energi yang rendah.

“Stunting juga dapat terjadi jika anak tidak diberikan cukup lemak, protein, dan energi total secara optimal. Bayi memiliki kebutuhan nutrisi dan energi yang tinggi, sementara diet vegetarian menawarkan energi yang rendah,” tambahnya.

Ana Kristina Skrapac menyarankan agar anak mendapat zat gizi yang seimbang, baik dari produk nabati dan hewani.

“Orangtua baiknya mendorong anak-anak untuk mengonsumsi beragam makanan termasuk susu, daging, unggas, ikan, telur, sayuran dan buah-buahan untuk mencapai keseimbangan nutrisi yang optimal,” tutup Skrapac.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Semoga ulasan ini bermanfaat, Parents!

Baca juga:

Macam-macam Vitamin dan Nutrisi Penting untuk Pertumbuhan Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bayi Vegetarian Menderita Malnutrisi Ekstrim Kini Dipisahkan Dari Orangtuanya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti