TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Berita Bayi 1 Bulan Meninggal Karena Makan Pisang adalah Hoax

Bacaan 2 menit
Berita Bayi 1 Bulan Meninggal Karena Makan Pisang adalah Hoax

Bacalah misteri kebenaran di balik foto bayi 1 bulan yang menghebohkan media sosial beberapa waktu lalu.

Foto bayi 1 bulan yang meninggal akibat diberi makan pisang pernah heboh sekitar bulan Pebruari 2016 lalu. Mungkin Anda salah satu di antara sekian banyak netizen yang membagikannya di lini masa.

Usut punya usut, foto bayi itu sama sekali tak ada kaitannya dengan pisang. Foto itu pertama kali dipublikasikan di DailyMail Online pada 27 Juni 2014, menceritakan kesedihan Channel Miller yang kehilangan putrinya tahun 2012.

Alkisah, Channel Miller melahirkan sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan secara prematur dan harus dirawat dalam tabung inkubasi. Salah satu dokter melakukan kesalahan karena memasukkan selang tabung inkubasi ke dalam jantung bayi.

Akibatnya, bayi perempuan Miller mengalami serangan jantung dan meninggal. Untungnya, bayi laki-lakinya dan tumbuh sehat.

Walaupun postingan di Facebook tersebut hoax belaka, bayi 1 bulan memang belum boleh makan pisang.

Bayi di bawah 6 bulan hanya boleh mengkonsumsi susu

Faktanya, bayi di awah usia 6 bulan memang tidak boleh diberi makanan apapun. Ia hanya boleh menerima ASI. Pemberian MPASI (makanan pendamping ASI) hanya bisa dilakukan jika usia bayi telah mencapai 6 bulan ke atas. Hal ini pun telah direkomendasikan oleh WHO.

Meski demikian, masih ada beberapa ibu yang memberikan pisang pada bayi mereka yang belum berumur 6 bulan. Bahkan ada juga yang memberikan pisang pada bayi baru lahir dengan cara dikerok menggunakan sendok.

Menurut Bidan Rahmi, Finalis Srikandi Award 2012 untuk kategori MDGs 4, memberikan MPASI pada bayi baru lahir berisiko fatal bagi kesehatan bayi.

“Bahaya memberi pisang pada bayi sangat banyak, bisa menimbulkan kematian karena bisa menyebabkan usus terlipat, sembelit, diare.

Bisa tersedak karena bayi itu belum mampu mencerna atau merespons makanan padat, sehingga bisa tersedak dan menimbulkan penyumbatan pada jalan napas. Usus terlipat karena usus bayi belum sanggup mencerna makanan padat sehingga bahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian,” jelas Rahmi pada detikcom.

Baca juga : 5 Tanda Bayi Siap Diperkenalkan MPASI

Jadi, memang benar memberi makan pisang pada bayi 1 bulan atau kurang dari 6 bulan berisiko kematian. Namun, foto yang dipasang pada posting di atas adalah foto bayi yang meninggal karena serangan jantung. Bayinya pun bukan keturunan orang Indonesia.

Parents, semoga berita ini bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk lebih bijak mencerna apapun yang sedang tren di sekitar kita, terutama media sosial.

Jangan sampai kita menanggung malu di kemudian hari, karena menyebarkan berita yang belum terbukti kebenarannya.

Referensi: detikcom. Sumber foto: Mediapos.

 

 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Berita Bayi 1 Bulan Meninggal Karena Makan Pisang adalah Hoax
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti