TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona

Bacaan 4 menit
Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona

Rumah sakit dapat menjadi tempat penularan Virus Corona. Oleh karena itu, program bayi tabung harus dihentikan sementara. Termasuk aktor Andrew Andika dan istri yang terpaksa menunda program IVF mereka.

Pasangan selebritis Andrew Andika dan istrinya Tengku Dewi mengaku sangat terdampak COVID-19 ini. Sepi job syuting, Andrew beralih berwirausaha dan mereka terpaksa menunda program bayi tabung yang rencanya akan mereka lakukan karena adanya wabah Virus Corona saat ini.

Dengan adanya wabah Virus Corona, beberapa produksi film atau syuting sinetron diberhentikan sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Hal ini membuat Andrew turut merasakan pendapatannya jauh berkurang. Oleh karena itu, ia membuat usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona

Pasangan yang menikah pada 8 April 2017 ini tengah menjalani bisnis makanan, yaitu berjualan kopi dan membuka online shop.

“Aku buka usaha kopi terus makanan, online shop juga, yang penting produktif dan bisa kerja dari rumah deh,” ungkapnya.

Bisnis kopi yang diberi nama Kopi Rumah itu menjual kopi literan untuk disimpan di rumah. Dengan mematok harga Rp100.000, kopi tersebut diakuinya dibuat sendiri olehnya. Untuk bisnis mereka, Andrew berkata bahwa dirinya tidak menggunakan jasa karyawan dalam menjalankan usahanya.

Terpaksa menunda program IVF karena Virus Corona

Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona

Pada pernikahan tahun ke-3 ini, Andrew dan sang istri berharap untuk segera diberi momongan. Keduanya juga sempat mencoba untuk menjalani program bayi tabung.

“Memang salah satu bagian dari ikhtiar. Kedua, ya, mungkin memang kita sudah terlalu lama menunggu juga,” katanya.

Sayangnya, program IVF yang hendak mereka lakukan tersebut harus tertunda karena wabah Virus Corona yang menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Andrew mengatakan bahwa dirinya dan istri sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan untuk persiapan bayi tabung, namun dokter menyarankan untuk menunda terlebih dahulu demi meminimalisir penyebaran COVID-19.

“Karena memang prosesnya (bayi tabung) lama, nggak sebentar. Program bayi tabung bisa sampai setahun bahkan lebih. Udah beberapa kali check up, dokter nggak menyarankan karena bahaya juga,” ujar Andrew.

Menurut dr. Dinda Derdameisya, SpOG dari Rumah Sakit Brawijaya, jika dilihat dari kondisi sekarang ini, sebaiknya program atau perencanaan kehamilan ditunda terlebih dahulu.

“Kalau dari Obgyn sendiri ada beberapa poin yang disarankan tidak ke rumah sakit, kecuali dalam keadaan darurat atau kegawatdaruratan obstretikologi.” jelas dr. Dinda dalam wawancara dengan theAsianparent ID beberapa waktu yang lalu.

Akan tetapi, jika pasangan sudah terlanjur menjalani program kehamilan, misalnya pada bayi tabung sudah dilakukan stimulasi atau sudah bisa diambil sel telurnya, mau tidak mau harus tetap dilanjutkan.

Artikel terkait: Melakukan program hamil saat pandemi Corona, amankah?

Proses bayi tabung saat wabah COVID-19

Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona

Wabah Virus Corona memang membawa banyak perubahan dalam kehidupan kita sehari-hari, salah satunya adalah program bayi tabung atau promil (program kehamilan) yang dapat dilakukan di rumah sakit atau klinik khusus.

Hingga saat ini, diketahui kunjungan ke rumah sakit sangat dibatasi mengingat rumah sakit bisa menjadi tempat penularan virus yang potensial.

Proses bayi tabung memerlukan serangkaian tahapan yang tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat agar kehamilan dapat terjadi. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui kesuburan pasangan dan perkembangan embrio tersebut harus rutin untuk dijalankan.

Jadwal tatap muka dengan dokter akan terbatas dan rangkaian proses program bayi tabung bisa terhambat saat wabah Virus Corona seperti sekarang.

Dikutip dari Halodoc, salah satu klinik penyedia layanan bayi tabung di Indonesia, Morula Indonesia, telah memodifikasi program mereka untuk tetap dapat bisa berjalan selama pandemi COVID-19 ini. Program IVF bisa tetap dilakukan namun harus melalui prosedur yang ketat.

“Paket IVF selama masa pandemik dilakukan pada kasus selektif saja,” ucap Presiden Direktur Morula Indonesia, dr. Ivan Sini dalam sebuah konferensi pers online.

Kasus selektif di sini maksudnya calon orangtua harus melalui screening terlebih dahulu sebelum memulai prosedur bayi tabung. Pasangan juga harus melakukan rapid test untuk memastikan kesehatannya dalam kondisi baik dan tidak terinfeksi COVID-19.

Artikel terkait: Program bayi tabung, ini 6 tahap proses pembuahan hingga hamil

bayi tabung saat corona

Pelaksanaan program IVF dapat dilakukan di luar instalasi kesehatan, misanya di rumah atau di hotel untuk mencegah penyebaran virus. Prosedurnya akan memakan waktu selama dua minggu, lebih cepat dibandingkan dengan program bayi tabung pada umumnya sebelum adanya wabah.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Pemeriksaan kesehatan calon orangtua akan dilakukan oleh dokter melalui komunikasi jarak jauh dengan handphone. Akan tetapi, kunjungan ke rumah sakit atau klinik tetap diperlukan, yaitu untuk memeriksa kualitas sperma dan sel telur, serta melakukan tes darah dan USG.

Setelah semuanya dilakukan dengan baik, dokter akan melakukan prosedur pengambilan sperma dan sel telur. Pembuahan akan dilakukan di laboratorium hingga sel telur tersebut berkembang menjadi embrio.

Melihat situasi dan kondisi, dokter akan menyarankan untuk menyimpan embrio yang sudah terbentuk dan dibekukan. Prosedur penanaman pada rahim tidak akan dilakukan pada masa pandemi ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

Itulah penjelasan yang perlu diketahui bagi Anda yang berencana melakukan program bayi tabung atau IVF di tengah pandemi. Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber: Kompas.com, Insertlive, Halodoc

Baca juga:

Berbagai Risiko Program Bayi Tabung

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Ingin punya anak, Andrew Andika tunda bayi tabung karena pandemi Corona
Bagikan:
  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

  • 10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

    10 Doa Kristen untuk Keluarga, Bimbingan agar Berada di Jalan Benar

  • 10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

    10 Doa untuk Suami yang Sudah Meninggal untuk Dipanjatkan

  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti