Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: "Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa"

lead image

Lihat bagaimana perjuangan sang bayi harus menjalani sejumlah operasi demi bertahan hidup dengan kondisi kelainan jantung bawaan.

Hati Aimee Roberts (25) benar-benar hancur ketika mengetahui bayinya yang baru saja dilahirkan menderita empat masalah penyakit jantung bawaan. Dokter mengatakan agar ia dan suaminya mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, termasuk bayi operasi jantung.

Dalam kasus yang jarang terjadi, kelainan jantung bawaan kadang-kadang memerlukan pembedahan segera setelah bayi dilahirkan demi kesempatan bertahan hidup yang lebih baik.

Seperti yang dilaporkan oleh DailyMail, Aimee belum pernah menangis separah itu ketika harus menyerahkan bayinya yang berusia 7 hari kepada dokter anestesi. Ia menanti dengan cemas selama proses 6 jam operasi.

Artikel terkait: Kelainan Jantung Bawaan pada Bayi

Kumpulan foto bayi operasi jantung

Leo lahir prematur pada tanggal 6 November 2017 di Rumah Sakit St. Michael, Bistol.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 8.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Saat berumur 7 hari, ia harus menjalani bedah jantung karena mengalami empat masalah jantung bawaan.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 1.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Leo didiagnosis mengalami penyempitan aorta, aliran darah abnormal di antara arteri jantung, beberapa lubang di jantung, dan hanya memiliki dua katup jantung.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 10.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Dokter sengaja menunggu hingga Leo berusia 7 hari agar tubuhnya jauh lebih kuat untuk menjalani bedah jantung.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 13.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Temperatur tubuhnya diturunkan ke tingkat hampir hipotermia sebelum ia dioperasi.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 2.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Aimee dan Alex menunggu dengan penuh kecemasan. Bayi operasi jantung berlangsung selama 6 jam.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 7.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

“Saya tak pernah menangis sebanyak ini ketika harus menyerahkan Leo kepada dokter anestesi padahal usianya baru 7 hari,” ujar Aimee, sang ibu baru.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 3.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Lima hari pasca operasi yang pertama, Leo mengalami infeksi sehingga dokter harus membuka kembali dadanya dan membiarkannya terbuka selama seminggu.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 9.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Dan meskipun operasi berjalan lancar, Aimee merasa bahwa tetap menyakitkan melihat anaknya terbaring seperti tak bernyawa di bawah selimut pemanas untuk mengembalikan suhu tubuhnya agar normal.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 4.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Dokter meyakinkan Aimee bahwa kondisi Leo ini memang masalah bawaan, sehingga ia tak perlu merasa bersalah.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 11.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Saat lahir, berat badan Leo sekitar 3,2 kg, namun karena penyakitnya, berat badannya pun menurun hingga 2,3 kg.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 12.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Aimee pindah dari Rumah Sakit St. Michael, Bristol ke Cots For Tots, sebuah rumah amal yang terletak di seberang rumah sakit khusus untuk orangtua yang bayinya sakit parah.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 14.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Leo tetap tinggal di rumah sakit selama 9 minggu pertama hidupnya di mana ia telah menjalani 5 operasi lanjutan karena komplikasi dan infeksi setelah bedah jantung yang pertama.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 15.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Tapi, Aimee memuji tim medis (dokter bedah, perawat, dan dokter) dari bangsal 32 di Rumah Sakit Anak Bristol yang telah menyelamatkan nyawa Leo.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 5.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Dari empat masalah jantung bawaan, Leo masih memiliki dua kondisi jantung. Ia masih terus diobservasi hingga akhir Februari 2018.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/bayi operasi jantung 6.jpg Bayi 7 hari jalani operasi jantung, ibunya: Menakutkan melihatnya seperti tak bernyawa

Semoga Leo bisa segera pulih dan menjani hidup normal seperti anak-anak lainnya. Semoga kisah bayi operasi jantung ini dapat menginspirasi para orangtua yang bayinya sedang mengalami sakit parah.

 

Baca juga:

Perjuangan Ibu Mengasuh Bayi Dengan Jantung Separuh

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.