TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayi Lahir Dari Sel Telur Yang Dibekukan 10 Tahun

Bacaan 3 menit
Bayi Lahir Dari Sel Telur Yang Dibekukan 10 Tahun

Karena menderita suatu penyakit langka, sel telur seorang gadis dibekukan dan berhasil dibuahi bertahun-tahun kemudian.

Sel telur yang dibekukan dapat menghasilkan bayi yang sehat.

Sel telur yang dibekukan dapat menghasilkan bayi yang sehat.

Sel telur dibekukan karena Penyakit Sel Sabit

Seorang wanita di Belgia berusia 27 tahun yang tak ingin disebutkan identitasnya akhirnya berhasil melahirkan seorang bayi laki-laki melalui proses reproduksi yang tak biasa.

Wanita itu telah beremigrasi dari Kongo ke Belgia di usia 13 tahun untuk mendapatkan terapi dan penanganan sickle cell anemia (penyakit sel sabit) yang dideritanya.

Penyakit sel sabit adalah sebuah penyakit langka di mana penderitanya memiliki sel darah merah berbentuk bulan sabit dan jumlah hemoglobin yang lebih sedikit.

Penderita penyakit sel sabit bisa mengalami berbagai komplikasi seperti pneumonia, pembesaran limpa, kerusakan mata bahkan mengalami kecacatan. Dan para dokter yang merawatnya mengatakan penyakit sel sabit yang diderita wanita itu cukup parah dan kecil kemungkinannya untuk bisa disembuhkan.

Satu-satunya cara menanganinya adalah dengan melakukan operasi transplantasi sumsum tulang menggunakan jaringan saudara laki-lakinya. Sebelum proses ini berhasil, wanita itu harus menjalani kemoterapi agar tubuhnya tidak menolak sel jaringan yang hendak ditanamkan ke tubuhnya.

Kemoterapi dapat melumpuhkan fungsi ovarium, sehingga wanita itu tidak bisa hamil dan memiliki anak. Maka para dokter mengambil salah satu indung telur wanita itu dan membekukan jaringan sel telur di dalamnya.

Ketika wanita itu berusia 15 tahun, ia telah menunjukkan tanda-tanda pubertas namun tidak mengalami menstruasi. Melihat kondisi itu para dokter merasa yakin bahwa indung telur yang tersisa di tubuhnya sudah tak berfungsi lagi.

Sel telur beku ditanamkan kembali dalam rahim

Sepuluh tahun kemudian wanita itu mengatakan bahwa ia ingin punya anak. Tim dokter yang dipimpin oleh ginekolog Dr. Isabelle Demeetere mencairkan indung telur beserta jaringan sel telur yang dibekukan dan menanamkannya ke dalam rahim wanita itu.

Dr. Demeetere mengatakan, pasiennya tampak sangat tertekan selama operasi. Itu karena kesempatannya untuk memilki anak sangat tergantung pada keberhasilan metode ini.

Lima bulan setelah operasi wanita itu mengalami menstruasi dan hamil sebagaimana wanita normal pada umumnya. Seorang bayi laki-laki lahir dengan selamat dan sempurna secara fisik sembilan bulan kemudian.

Tim dokter yang merawat wanita itu tentu saja sangat gembira, karena prosedur yang sama dapat diterapkan pada pasien lain yang didiagnosa menderita leukimia, sarkoma, limpoma dan sejumlah penyakit ‘sulit’ lainnya di usia muda.

Prosedur yang berisiko

Meski prosedur penanaman kembali sel telur yang dibekukan dalam rahim wanita telah berhasil dilakukan, namun prosedur ini tidak bisa dikatakan aman sepenuhnya.

Indung telur bisa saja mengalami kerusakan saat dikeluarkan dari rahim ibu dan berpeluang terkontaminasi oleh sel berbahaya ketika ditanamkan kembali ke dalam rahim.

Selain itu, “Indung telur yang diambil dari rahim pada usia muda sebaiknya memiliki banyak sel telur. Kemampuan sel telur yang dibekukan untuk matang juga perlu diperhatikan,” kata Profesor Adam Balen, ketua British Fertility Society, kepada BBC.

Saat ini telah tercatat 40 bayi dari seluruh dunia lahir melalui proses ini.

Referensi : bbc.com

Baca juga artikel menarik lainnya:

Inseminasi Buatan

SO-IUI, Salah Satu Alternatif Obat Kesuburan

 

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Bayi Lahir Dari Sel Telur Yang Dibekukan 10 Tahun
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti