TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sedih! Bayi berumur 1 bulan meninggal, diduga ditelantarkan rumah sakit

Bacaan 4 menit
Sedih! Bayi berumur 1 bulan meninggal, diduga ditelantarkan rumah sakit

Diduga ditelantarkan rumah sakit, bayi Isyana dari Pariaman meninggal akibat sesak napas sebelum sempat ditangani secara medis.

Tragedi memilukan menimpa pasangan suami istri asal Pariaman, Sumatera Barat. Fery Hermansyah dan Rydha kehilangan bayi Isyana pada Rabu (29/4/2020).

Bayi perempuan yang baru genap berusia satu bulan itu meninggal sebelum mendapatkan perawatan medis di RSUP M Djamil Padang, salah satu rumah sakit rujukan COVID-19. 

Si Kecil bayi Isyana alami sesak napas setelah menyusu

bayi isyana

Bayi Isyana semasa hidup (Foto: Facebook/Rydha Brt)

Kisah sedih ini diungkapkan oleh sang ibu, Rydha, melalui akun Facebooknya pada 1 Mei 2020.

“Saya ke sana hanya pergi mengantarkan nyawa anak saya,” tulis Rydha mengawali cerita.

Dia menceritakan kronologi kejadian yang menimpa bidadari kecilnya itu dan bagaimana perjuangan yang dilakukan bersama sang suami demi mendapat pertolongan untuk buah hatinya, Isyana.

Awalnya bayi Isyana tiba-tiba mengalami sesak napas setelah disusui ibunya pada Rabu pukul 10.00 WIB (29/4/2020). Melihat kondisi putrinya, Rydha dan suami pun langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Aisyah Pariaman. 

Sayangnya, peralatan medis di sana terbatas sehingga harus dirujuk ke RSUP M Djamil Padang menggunakan mobil ambulans milik RSU Aisyah Pariaman. Tenaga medis dari rumah sakit itu juga ikut serta dalam ambulans.

Isyana lahir pada 29 Maret 2020, menurut sang ibu, selama ini putrinya tidak pernah sakit dan dalam kondisi sehat. Hanya hari itu dia mendadak sesak namun tidak disertai demam maupun batuk.

Artikel terkait: Bayi 7 minggu meninggal saat menyusu, ini peringatan dari ibunya!

Bayi Isyana tidak segera ditangani hingga kehabisan oksigen dan meninggal

bayi isyana

Setibanya di RSUD M Djamil Padang, Isyana ternyata tak langsung mendapatkan penanganan medis. Dia diperlakukan sesuai prosedur pasien Covid-19

“Mereka lebih mementingkan tes Covid-19 kepada semua pasien yang datang ke IGD dibanding lebih dulu menyelamatkan nyawa seorang anak bayi umur satu bulan dalam kondisi sangat kritis,” tutur Ryda.

Rydha menyebut, bayinya ditolak dengan alasan ruangan anak penuh. Padahal menurut informasi dari kerabatnya yang bekerja di rumah sakit tersebut, bangsal anak sepi.

Oleh sebab itu orangtua Isyana dan tim RSU Aisyah Pariaman memberanikan diri untuk segera berangkat ke RSUD M Djamil Padang. Sebagai informasi, jarak kota Pariaman ke Padang sejauh 55 km. 

“Kami datang tak disambut, bahkan sampai 1 jam lebih saya dan bayi saya masih menunggu di ambulans karena tidak ada respon dari mereka sampai-sampai oksigen di ambulans tersebut habis,” ungkap Rydha

Mereka menunggu dari pukul 14,oo WIB hingga pukul 17.00 WIB namun tak kunjung mendapat pertolongan hingga akhirnya si bayi meninggal dunia.

Ryda telah mengikhlaskan kepergian Isyana namun tidak bisa menerima anaknya diperlakukan seperti itu.

“Walaupun saya tahu ini adalah ajalnya dan saya sudah ikhlaskan karena saya yakin bayi mungil saya itu pasti masuk surga tapi saya tak bisa terima perlakuan mereka yang begitu tak punya hati nurani satupun.”

Kepulangan Isyana dipersulit oleh rumah sakit

rumah sakit di surabaya yang menerima bpjs untuk melahirkan-lead

Tak sampai di situ, kepedihan yang dialami Rydha dan suaminya pun ternyata kian bertambah. Pasalnya, setelah putrisnya meninggal, kepulangannya masih dipersulit oleh pihak rumah sakit. Mereka bahkan harus menunggu selama 4,5 jam agar bisa membawa jenazah bayi Isyana pulang.

“Kepulangan anak saya pun Anda persulit, dari jam 5 sore anak saya meninggal dan jam setengah sepuluh malam baru bisa saya bawa pulang. Itu pun saya pergi dengan sendirinya karena sudah tak sanggup rasanya menunggu lama dan tak ada kepastian,” keluh Rydha 

Rydha juga mengatakan bahwa keluarganya marah dan memberontak dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) RSUP M Djamil Padang yang dianggap tidak masuk akal. Semua pasien wajib dites COVID-19 namun pelayanan begitu lambat. Isyana tidak dilayani dan juga tidak dites sampai ajal menjemputnya.

Artikel terkait: Kisah Memilukan Ibu Yang Melahirkan Bayi Meninggal Dalam Kandungan

Tanggapan pihak rumah sakit

rumah sakit terbaik di medan

Pada saat kejadian, salah seorang perawat RSUP M Djamil Padang sempat kaget ketika melihat bayi Isyana sudah dalam kondisi membeku karena sudah meninggal.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Sontak, hal ini membuat pihak keluarga semakin murka karena sebelumnya tidak ada satu pun petugas yang masuk ke ruangan di mana si bayi ditempatkan. Parahnya, tidak ada seorang pun dari pihak rumah sakit yang menghampiri mereka untuk memberi penjelasan.

Bayi Isyana dibiarkan begitu saja tanpa penanganan medis apapun hingga mengembuskan napas terakhir dan jenazahnya membeku. Rydha mengaku menyesal telah membawa buah hatinya ke rumah sakit tersebut.

Menanggapi kejadian itu, pihak rumah sakit belum bisa memberikan keterangan. Mereka mengaku masih mengumpulkan data.

“Kami sedang kumpulkan data dan keterangan. Nanti kami berikan keterangan resmi,” kata pejabat pemberi informasi dan dokumentasi RSUP M Djamil Padang, Gustianof, seperti dilansir Kompas.

Sumber: Facebook/Rydha Brt, Kompas

Baca juga:

Kabar duka, seorang bayi meninggal akibat Covid-19, seperti apa gejalanya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sedih! Bayi berumur 1 bulan meninggal, diduga ditelantarkan rumah sakit
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti