Sedih, bayi usia 40 hari digerogoti tikus saat sedang tidur, begini kronologisnya!

Sedih, bayi usia 40 hari digerogoti tikus saat sedang tidur, begini kronologisnya!

Begini kronologis dan berbagai upaya pencegahannya!

Keberadaan hewan pengerat di rumah tak jarang menimbulkan kecemasan bagi keluarga, khususnya terkait sanitasi. Namun, tak hanya faktor kebersihan rumah saja yang mesti dikhawatirkan, belum lama ini bahkan seorang bayi digigit tikus saat sedang tidur di rumahnya.

Miris lagi, bayi yang menjadi korban gigitan tikus masih begitu belia, baru berusia 40 hari. Kejadian yang cukup tragis ini sendiri terjadi Jumat 22 November 2019 di salah satu rumah di Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat .

Bagaimana kronologisnya?

Artikel terkait : 5 Cara mengusir tikus secara alami, tak perlu repot!

Bayi digigit tikus

bayi digigit tikus

Bayi digigit tikus, sumber : liputan 6

Adalah Aqilah Putri Rahmat, bayi mungil yang sudah ditidurkan oleh ibunya, Lisda Wati di rumahnya. Lisda menempatkan si kecil di atas sofa ruang tamu, kemudian ia pun berniat untuk mandi.

Sang suami asih belum pulang kala itu, mencari nafkah sebagai ojek online. Tak lama saat ia hendak bergegas mandi, terdengar putri kecilnya menangis kencang.

Dikatakan Lisda, si bungsu dari empat bersaudara itu menangis sangat kencang. Ia pun segera menghampiri. Betapa terkejutnya ia mendapati bahwa ada tikus hitam besar tengah menggerogoti wajah mungil buah hatinya.

Seekor tikus got besar tersebut segera kabur ketika Lisda mendatangi putrinya. Ia panik, lalu dengan segera memeriksa seluruh bagian wajah Aqilah. Sedihnya, gigitan dari tikus tersebut terdapat di banyak bagian wajah si kecil.

Pipi dan kening si kecil terkena gigitan. Bahkan, hidung si kecil sobek karena tikus tersebut. Di wajahnya pun terdapat bercak darah dan bekas gigitan tikus.

Segera mencari pertolongan

Bayi digigit tikus

Bayi digigit tikus, sumber : detik.com

Tak tinggal diam, Lisda pun segera mencarikan buah hatinya pertolongan. Ia pun membawa si kecil ke bidan desa terdepat untuk pertolongan pertama.

Untuk mendapatkan pertolongan lanjutan, si kecil kemudian dibawa ke RSUD Cibinong, Kab. Bogor. Sesampainya di rumah sakit, Aqilah mendapatkan pertolongan berupa suntikan tetanus.

Melihat kondisinya, dokter pun segera memberikan pertolongan lanjutan. Bagian hidung Aqilah yang sobek segera dijahit.

Malam itu, pasca penanganan si kecil pun sudah diperbolehkan untuk pulang. Kondisi Aqilah kini sudah berangsur membaik. Walaupun begitu bekas luka gigitan tikus di wajah dan hidung si kecil masih nampak jelas.

Tikus got sering masuk ke rumah

Kondisi rumah keluarga Lisda yang masih berupa tembok ditengarai menjadi salah satu pemicunya. Lisda mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini tikus got memang seringkali menggali lantai dapur rumah untuk masuk ke dalam.

Namun diakuinya, kejadian naas ini baru pertama kali terjadi. “Rumah memang lagi dibetulin. Cuma karena belum ada uang, jadi distop dulu. Tikus jadi pada masuk lubangin tembok lantai,” ujarnya, dikutip dari Liputan 6.

Artikel terkait : 7 Orang di Gresik meninggal karena penyakit kencing tikus, waspadai gejala dan penyebabnya!

Mencegah tikus masuk rumah

Bayi digigit tikus

Bayi digigit tikus

Untuk mencegah hal serupa terjadi, tak ada salahnya untuk memastikan agar tikus tidak masuk ke dalam rumah.

1. Rajin membersihkan

Halaman yang kotor atau rumah yang jarang dibersihkan bisa menjadi daya pikat tersendiri untuk menjadi sarang hewan pengerat. Oleh karena itu menjaga kebersihan rumah menjadi hal yang penting dilakukan oleh setiap keluarga.

Mulailah dengan rutin membersihkan daerah luar dan dalam rumah serta memerhatikan setiap detail rumah. Jangan biarkan ada banyak barang bekas yang menumpuk.

2. Tutup semua celah

Jangan biarkan ada celah berukuran besar yang bisa menjadi jalan masuk tikus ke rumah. Khususnya dinding, jendela, pintu, atap, dan saluran air untuk keungkinan celah lainnya.

Parents bisa menutupnya dengan bahan-bahan yang sulit ditembus tikus.

3. Hindari kondisi yang lembap

Hewan-hewan pengerat seperti tikus akan lebih menyukai kondisi lingkungan yang lembab dan kotor. Oleh karena itu hindari rumah mengalami kondisi yang lebih lembab berlebihan.

Selain mencari makanan, hama cenderung akan mencari air dan kelembaban sehingga kebocoran di kamar mandi, loteng, dan tempat lainnya bisa menjadi sasaran empuk bila tak segera ditangani.

4. Tutup rapat makanan

Jagalah agar rumah tidak terlihat mengundang dengan memerhatikan cara menyimpan makanan tetap tertutup. Remah-remah atau makanan berserakan bisa membuat tikus lebih tertarik untuk masuk.

Simpan makanan dalam wadah tertutup yang aman dan bersih ya Parents.

5. Tutup sampah

Aroma menyengat dari sampah bisa mengundang kedatangan tikus ke rumah. Oleh karena itu sebaiknya sampah di dalam maupun di luar rumah tetap tertutup rapat untuk menghindari kehadiran hewan pengerat.

6. Gunakan perangkap tikus

Bila lingkungan rumah memang terlanjur banyak tikus berkeliaran, sebaiknya siapkan saja perangkap tikus di beberapa spot. Parents bisa menggunakan racun tikus maupun perangkap tikus.

7. Memelihara kucing

Selain menggemaskan, beberapa kucing juga bisa membantu menangkap tikus di rumah. Jadi memeliharanya bisa menjadi salah satu hal yang sebaiknya dipertimbangkan.

Nah Parents, semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali ya. Yuk jaga lingkungan rumah kita tetap bersih agar terhindar dari penyakit dan hewan pengerat seperti tikus.

Sumber : Liputan 6, bigbluebug, rentokil.ie


Baca Juga :

Dikira hanya flu biasa, anak ini mengalami penyakit saraf akut mirip polio!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner