TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kasus Baru! Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid Jadi Kasus Pertama di Singapura Tahun Ini

Bacaan 5 menit
Kasus Baru! Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid Jadi Kasus Pertama di Singapura Tahun Ini

Wabah Covid-19 tampaknya masih bisa mengancam. Bayi berusia 13 bulan meninggal dunia karena Covid-19 menjadi kasus pertama di tahun ini.

Wabah Covid-19 tampaknya masih mengancam. Seorang bayi laki-laki usia 13 bulan meninggal dunia karena terkena Covid-19 di Singapura pada beberapa waktu lalu. Ini menjadi kasus pertama kematian pada anak di Singapura tahun 2023. 

Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid-19, Jadi Kasus Pertama Tahun Ini

Kasus Baru! Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid Jadi Kasus Pertama di Singapura Tahun Ini

Seorang bayi laki-laki asal Singapura berusia 13 bulan di Singapura dilaporkan meninggal pada bulan Oktober 2023 lalu setelah tertular virus Covid. Kasus ini menjadi kasus kematian karena COVID-19 pertama pada anak usia di bawah 12 tahun di Singapura tahun 2023 ini.  

Dikutip dari laman Channel News Asia, Kementrian Kesehatan Singapura mengumumkan pada 25 November lalu bahwa bayi malang tersebut belum mendapatkan vaksinasi COVID-19. Selain itu, ia juga memiliki riwayat medis yang mengarah ke kondisi bawaan dengan prognosis yang buruk terhadap infeksi virus sebelum dilahirkan. Sebelumnya, memang tidak dijelaskan secara detail, apa kondisi kelainan bawaan yang dialami sang bayi. 

“Dia dinyatakan positif COVID-19 pada 10 Oktober 2023 dan dirawat di rumah sakit pada hari yang sama. Pasien tersebut meninggal dunia pada 12 Oktober, dan penyebab kematiannya adalah infeksi COVID-19 akut, dengan kondisi bawaan yang menjadi penyebabnya,” ungkap narasumber dari departemen kesehatan setempat. 

Kementerian Kesehatan setempat juga mengonfirmasi bahwa ini adalah kasus kematian pertama di Singapura yang disebabkan oleh COVID-19 pada pasien berusia di bawah 12 tahun di tahun 2023 ini.

Tahun lalu, sejumlah tiga anak meninggal karena COVID-19 di Singapura. Sementara itu, tidak pernah ada kematian anak akibat COVID-19 pada tahun 2020 atau 2021 di negeri singa itu.

“Risiko terjadinya COVID-19 yang parah pada anak-anak lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa yang lebih tua.  Namun, dampak buruk masih dapat terjadi, terutama pada mereka yang memiliki kondisi medis penyerta dan belum menerima vaksinasi COVID-19,” lanjut Depkes Singapura.

Kementerian setempat juga mendorong semua individu berusia enam bulan ke atas untuk memastikan status vaksinasi COVID-19 mereka lengkap, berdasarkan rekomendasi yang berlaku di sana sesuai usia. 

Artikel terkait: Pilu, Bayi 3 Minggu Meninggal di Qatar Terinfeksi COVID-19

Kenali Gejala Covid-19 pada Bayi

Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen bayi dan anak-anak yang terjangkit COVID-19 memiliki gejala umum seperti deman dan pilek yang ringan hingga sedang. Berikut tanda dan gejala COVID-19 lainnya yang biasa dialami bayi. 

1. Demam

Saat si kecil demam, kemungkinan ia sedang terkena flu atau infeksi virus lainnya. Karena itu, Anda harus tetap waspada jika si kecil mengalami demam, apalagi disertai gejala COVID-19 yang lain.

2. Batuk

Salah satu tanda infeksi COVID-19 yang umum pada bayi adalah batuk yang dapat disebabkan oleh infeksi virus. Penyebab batuk yang paling umum adalah infeksi saluran pernapasan, seperti pilek. Terkadang batuk dapat juga disebabkan oleh infeksi bakteri di tenggorokan atau dada.

3. Hidung Meler

Gejala COVID-19 pada bayi terkadang disertai demam dan ingus berwarna hijau atau kuning, yang kemungkinan besar berasal dari pilek. Namun, gejala ini juga dapat menunjukkan infeksi yang lebih mengkhawatirkan.

4. Diare dan Muntah

Diare dan muntah juga bisa menjadi tanda infeksi COVID-19 pada bayi. Meskipun umumnya COVID-19 menyerang saluran pernapasan, peneliti menyatakan bahwa penyakit ini juga dapat membahayakan saluran pencernaan dan jaringan hati. Diare juga bisa berlangsung selama lima hingga tujuh hari dan dalam banyak kasus berhenti dalam waktu dua minggu.

5. Gangguan Pernapasan

Selain itu, beberapa bayi yang baru lahir mungkin juga mengalami masalah pernapasan dan gejala pneumonia lainnya yang disebabkan oleh infeksi COVID-19.

6. Tanda atau Gejala COVID-19 pada Bayi Lainnya 

Melansir situs Mayo Clinic, gejala COVID-19 pada bayi selain yang dijelaskan di atas, yakni:

  • Sakit dada
  • Perubahan pada kulit, seperti area yang berubah warna pada kaki dan tangan
  • Sakit tenggorokan
  • Panas dingin
  • Kelelahan ekstrem
  • Rewel yang menunjukkan rasa sakit atau nyeri. 

Gejala-gejala ini umumnya muncul sekitar 6 hari setelah terpapar virus. 

Faktor Risiko COVID-19 pada Anak

Data dari studi CDC menunjukkan ada beberapa anak yang mungkin berisiko lebih tinggi mengalami kasus serius COVID-19 dan memerlukan perawatan medis di rumah sakit, yaitu:

  • Anak berusia di bawah 2 tahun
  • Anak-anak yang mengalami malnutrisi sangat rentan terhadap komplikasi COVID-19 yang parah. 
  • Anak yang lahir prematur
  • Anak dengan dengan obesitas atau penyakit paru-paru kronis

Masih Perlukah Vaksin COVID-19 untuk Anak

Kasus Baru! Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid Jadi Kasus Pertama di Singapura Tahun Ini

Pada bulan Maret 2023 lalu, WHO menyatakan bahwa anak-anak dan remaja sehat mungkin tidak memerlukan vaksinasi COVID-19. Mereka memprioritaskan vaksin Covid untuk orang dengan risiko kematian tinggi dan penyakit parah (penyakit penyerta) akibat infeksi SARS-CoV-2. Selain itu, orang dengan masalah kekebalan imunitas, termasuk anak-anak berusia 6 bulan ke atas, ibu hamil, dan petugas kesehatan. 

Update baru tersebut juga mencakup rekomendasi yang telah direvisi tentang dosis booster tambahan dan jarak antar-booster. Pengurangan vaksin pada kondisi pasca-Covid saat ini masih dipertimbangkan, tapi bukti sejauh mana dampaknya belum konsisten.

“Diperbarui untuk mencerminkan bahwa sebagian besar populasi telah divaksinasi atau sebelumnya terinfeksi Covid-19, atau keduanya. Road map yang direvisi menekankan kembali pentingnya memvaksinasi mereka yang masih berisiko terkena penyakit parah, orang yang lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi bawaan, termasuk dengan booster tambahan,” kata Ketua SAGE Hanna Nohynek, dikutip dari laman resmi WHO.

Kasus bayi 13 bulan yang meninggal karena COVID-19 tersebut tentu menjadi pengingat kita bahwa virus ini masih ada dan masih perlu diwaspadai. Jangan lengah dan tetap lakukan tindakan pencegahan. 

***

Toddler dies of COVID-19; Singapore’s first patient under 12 to die from the disease in 2023

www.channelnewsasia.com/singapore/toddler-baby-boy-dies-covid-19-first-death-singapore-2023-congenital-condition-3945716

 

 

Baca juga: 

Kabar duka, seorang bayi meninggal akibat Covid-19, seperti apa gejalanya?

Studi Tunjukkan Bayi Tularkan COVID-19 Lebih Cepat, Begini Faktanya

Bayi 50 Hari Positif Corona, Tertular dari Acara Resepsi Pernikahan

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kasus Baru! Bayi 13 Bulan Meninggal karena Covid Jadi Kasus Pertama di Singapura Tahun Ini
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti