TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Parents, Ini Alasan Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi

Bacaan 4 menit
Parents, Ini Alasan Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi

Minum teh adalah kebiasaan orang Indonesia. Namun meskipun nikmat, Anda harus membatasi pemberian teh pada anak demi kepentingan kesehatannya

Di hari yang dingin, atau saat anak sedang sakit, memberikan teh nampak sebagai salah satu ide yang baik. Namun pemberian teh pada anak , khususnya bayi di bawah usia lima tahun haruslah dibatasi.

Menurut American Academic of Pediatrics (AAP), di dalam 100 gram teh mengandung 11 miligram kafein.

Sementara, asupan jumlah kafein untuk anak harus dibatasi agar tidak membahayakan kesehatannya. AAP memberikan daftar asupan kafein yang diperbolehkan sesuai dengan usia anak

  • 5 miligram (4-6 tahun)
  • 62,5 miligram (7-9 tahun)
  • 85 miligram (10-12 tahun)

Telah lama diketahui, bahwa kafein adalah zat yang bersifat diuretik. Artinya, mengonsumsi teh bisa membuat si kecil sering buang air kecil. Seperti dikutip dalam bumpsandbaby, hal ini bisa mengarah pada berkurangnya asupan kalsium akibat kalsium terbuang bersama oleh urine.

Selain itu, bila si kecil cukup sensitif, kafein yang dikonsumsi bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Anak akan menjadi rewel, mengalami heartburn, dan sakit perut.

 

Apa kaitan teh dengan kecerdasan anak? Simak pada halaman selanjutnya!

Tidak hanya mengandung kafein, teh juga mengandung senyawa bernama Tanin.

Penelitian menunjukkan bahwa Tanin menghambat proses penyerapan zat besi hingga lebih dari 60%.

Jika penyerapan zat besi terhambat, maka produksi hemoglobin akan berkurang.

Padahal, hemoglobin berguna untuk mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Kekurangan hemoglobin inilah yang bisa menjadi penyebab menurunnya daya konsentrasi anak dan berpengaruh pada tingkat kecerdasannya kelak.

Meskipun demikian, bukan berarti teh menjadi minuman terlarang bagi anak Anda.

Anda masih bisa memberikannya dalam porsi yang kecil dan tentunya dicampur dengan lebih banyak air putih dan rendah gula agar tidak meningkatkan potensi diabetes dan mengganggu pertumbuhan giginya.

Referensi: bumpsandbaby

 

Baca juga:

7 Mitos dan Kebiasaan Salah Dalam Merawat Bayi

Saat anak sedang sakit, memberikan teh mungkin adalah solusi terbaik untuk meredakan panas atau batuk pada anak. Namun ternyata memberikan teh terlalu sering kepada anak, justru akan berdampak buruk pada kesehatan si kecil. Untuk itulah bunda harus mulai membatasi pemberian teh pada anak khususnya yang masih dibawah lima tahun. Yuk simak ulasan selengkapnya berikut.

Kandungan Teh yang Berdampak Pada Kesehatan Anak

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Americn Academc of Pediatrics (AAP) mengatakan bahwa di dalam teh yang memiliki berat 100 gram mengandung 11 miligram kafein. Konsumsi jumlah kafein untuk anak haruslah dibatasi karena akan membahayakan kesehatannya. AAP juga telah memberikan informasi untuk jumlah kafein yang tepat untuk anak.

ini Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi ini

Anak yang baru berusia 4 hingga 6 tahun, bisa mengkonsumsi lima milligram kafein. Sementara untuk anak yang memiliki rentan usia 7 hingga 9 tahun bisa mengkonsumsi teh yang memiliki kandungan kafein sebesar 62,5 miligram. Anak yang mamiliki usia 10 hingga 12 tahun bisa mengkonsumsi teh yang mengandung kafein dengan kadar 85 miligram.

Sudah tentu diketahui oleh banyak orang, jika kafein adalah salah satu zat yang bersifat diuretic. Artinya mengkonsumsi teh akan membuat si kecil buang air kecil. Hal ini bisa mengarah pada berkurangnya asupan kalsium akibat banyaknya kalsium yang terbuang bersama urine. Apabila si kecil cukup sensitif dengan kafein justru akan menyebabkan gangguan pencernaan. Anak pun akan rewel, mengalami hearthburn dan sakit perut.

mau tau Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi Kapan-Anak-Boleh-Minum-Teh

Kaitan Pemberian Kafein dengan Kecerdasan Anak

Tidak hanya mengandung kafein, pemberian teh juga mengandung senyawa bernama Tanin yang akan menghambat proses penyerapan zat besi hingga lebih dari 60%. Apabila penyerapan zat besi terhambat, maka poduksi hemoglobin akan semakin berkurang. Seperti sudah diketahui jika hemoglobin sangat berguna untuk mengikat oksigen dan mengedarknya ke seluruh tubuh.

Kekurangan hemoglobin inilah yang menjadi penyebab menurunnya daya konsentrasi anak dan berpengaruh pada tingkat kecerdasan yang dimiliki oleh anak. Meskipun demikian, bukan berarti teh menjadi minuman yang dilarang untuk dikonsumsi si kecil. Anda bisa membiarkan anak mengkonsumsi teh namun dala porsi yang seikit.

ini dia Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi itu

Agar lebih aman, Anda memberikan teh dengan campuran air yang lebih banyak sehingga mengurangi kadar kafein yang ada di dalamnya. Perhatikan akan pula gula yang diberikan, karena akan sangat berpengaruh untuk meningkatkan potensi diabetes dan mengganggu pertumbuhan gigi si keci.

Itulah ulasan singkat mengenai dampak mengkonsumsi teh secara berlebihan untuk anak yang masih berusia di bawah lima tahun. Dengan memberikan porsi yang cukup, anak tidak akan kehilangan kalsium yang sangat membantu untuk meningkatkan pertumbuhan gigi pada anak. Selain itu mengkonsumsi teh secara berlebihan, juga akan mengganggu tingkat konsentrasi dan kecerdasan yang dimiliki oleh anak.

Cerita mitra kami
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Febby

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Parents, Ini Alasan Pemberian Teh Pada Anak Harus Dibatasi
Bagikan:
  • Tak Hanya Salmon, 7 Jenis Ikan Ini Baik untuk Perkembangan Bayi

    Tak Hanya Salmon, 7 Jenis Ikan Ini Baik untuk Perkembangan Bayi

  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Tak Hanya Salmon, 7 Jenis Ikan Ini Baik untuk Perkembangan Bayi

    Tak Hanya Salmon, 7 Jenis Ikan Ini Baik untuk Perkembangan Bayi

  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti