TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Stres karena Corona, Bapak dan Anak di Kudus Diduga Bunuh Diri!

Bacaan 4 menit
Stres karena Corona, Bapak dan Anak di Kudus Diduga Bunuh Diri!

Bapak ditemukan dalam kondisi tangan berlumuran darah sementara sang anak ditemukan dalam kondisi kepala terlilit kain sarung.

Masalah yang bertubi-tubi hingga kesedihan yang berlarut seringkali memicu tindakan bunuh diri. Namun, di antara banyaknya kasus bunuh diri, pernahkah Anda mendengar kasus bapak dan anak bunuh diri?

Ya, belum lama ini bapak dan anak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditemukan dalam keadaan kritis di dalam rumah mereka. Dugaan sementara, keduanya sengaja bunuh diri. Namun, penyebabnya belum diketahui. Lalu, seperti apa kasusnya? Simak laporan lengkapnya berikut ini.

Bapak dan Anak Bunuh Diri, Sang Anak Tewas dan Si Bapak Berhasil Diselamatkan

bapak dan anak bunuh diri

Sumber: Shutterstock

Seorang bapak berinisial EG, warga Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi kritis di rumahnya pada hari Kamis (8/10/2020). Lelaki berusia 48 tahun itu ditemukan tergeletak di lantai dengan kondisi tangan kiri berlumuran darah.

Namun, yang lebih mengejutkan lagi, ternyata tak cuma EG yang ditemukan dalam kondisi kritis. Anaknya yang berinisial IM juga ditemukan di sebuah kursi dengan kondisi kepala terlilit sarung. Saat ditemukan, kondisi keduanya masih hidup sehingga pihak keluarga langsung melarikan EG dan IM ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

Sayangnya, IM meninggal dunia ketika dalam perjalanan. Bocah berusia 12 tahun itu meregang nyawa sebelum kendaraan yang mengangkutnya sampai di RSUD Loekmono Hadi. Sementara itu, EG yang berhasil bertahan kini tengah menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, polisi hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut. Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah bapak dan anak itu sengaja bunuh diri bersama atau ada indikasi pembunuhan. Polisi juga menemukan barang bukti berupa tali plastik yang menggantung di kamar anak.

“Kami belum bisa menyimpulkan kejadian tersebut apakah masuk kategori bunuh diri atau pembunuhan karena masih didalami sehingga belum bisa menyimpulkan apa-apa,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Pesan terakhir pasangan suami istri bunuh diri, “Jaga adikmu, ya, Nak”

Bapak dan Anak Bunuh Diri, Sempat Jalani Tes Usap Covid-19

bapak dan anak bunuh diri

Ilustrasi tes swab (Sumber: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, EG diketahui sempat berobat ke Puskesmas Ngembal Kulon, Kudus, Jawa Tengah karena mengeluhkan gejala Covid-19. Namun, ketika dilakukan tes cepat atau rapid test dan hasilnya non reaktif.

Namun, EG masih belum yakin dengan hasil tes cepat yang ia jalani. Ia kemudian melakukan tes usap tenggorokan atau yang dikenal dengan swab test secara mandiri di salah satu klinik di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum diketahui hasil swab test yang dijalani oleh EG. Namun, ia sempat menuliskan pesan terakhir untuk keluarga.

“Makamkan kami dengan protokol kesehatan dengan satu liang.” Demikian pesan yang tertulis dalam secarik kertas.

Selain itu, ada juga pesan lain yang berbunyi, “Maafkan kami, semoga kami berkumpul.” Kedua surat itu diduga ditulis oleh EG.

Korban Diduga Depresi Akibat Merasa Tertular Virus Corona

bapak dan anak bunuh diri

Ilustrasi depresi (Sumber: Shutterstock)

Ani, tetangga korban dan juga saksi mata mengatakan, selama beberapa hari terakhir kondisi EG memang menurun. Tetangganya itu mengeluhkan gejala Covid-19 dan sempat menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan Ani, hasil tes usap tenggorokan EG menyatakan dirinya negatif Covid-19. Namun, EG bersikeras ia telah tertular virus corona.

EG juga berpikiran anaknya ikut tertular virus corona karena selama beberapa hari terakhir menderita sesak napas.

“Bapaknya itu pikirannya kena Covid-19, itu padahal tidak kena Covid-19. Itu mau minta Puskesmas untuk swab. Saat swab hasilnya negatif. Lha kenapa anaknya diajak, ibunya dibilang anaknya ketularan bapaknya. Anaknya kalau sakit itu kan sakit sesak napas. Itu dikira Covid-19,” terang Ani seperti dikutip dari Detik.com.

Baca juga: Depresi ditinggal istri, ayah ini menggantung anaknya lalu bunuh diri

Istri Sedang Tidak di Rumah Saat Bapak dan Anak di Kudus Bunuh Diri

Stres karena Corona, Bapak dan Anak di Kudus Diduga Bunuh Diri!

Sumber: Shutterstock

Sementara itu, istri EG adalah orang pertama yang menemukan suami dan anaknya dalam kondisi tak sadarkan diri. Ia pun segera mencari bantuan setelah mengetahui apa yang terjadi di rumahnya.

Ia juga mengaku, saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah. Aksi bunuh diri itu diduga terjadi pada hari Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 17.00 WIB ketika sang istri sedang tidak berada di rumah.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Saat ini, keluarga tengah dalam kondisi berduka. Jenazah IM telah dimakamkan sementara EG masih menjalani perawatan intensif di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Parents, ternyata efek pandemi juga bisa membahayakan nyawa seseorang ya. Seperti yang dialami oleh EG dan anaknya. Kita doakan semoga EG segera pulih dan keluarga diberi kekuatan atas kepergian IM.

Baca juga:

Orangtua Bunuh Diri adalah Tindakan Egois yang Berdampak Negatif pada Anak

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Stres karena Corona, Bapak dan Anak di Kudus Diduga Bunuh Diri!
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti