Balita Meninggal Tersedak Anggur, Peringatan untuk Setiap Orangtua yang Punya Balita

Balita Meninggal Tersedak Anggur, Peringatan untuk Setiap Orangtua yang Punya Balita

Kisah balita meninggal tersedak anggur ini semoga menjadi pengingat untuk selalu waspada mengasuh anak kita.

Balita meninggal tersedak anggur kejutkan Inggris

Jacob Jenkins (2) diberitakan berhenti bernafas setelah tersedak sebutir anggur 30 menit sebelumnya. Saat itu ia tengah makan di sebuah gerai Pizza Hut Hartlepool, Inggris bersama kedua orangtuanya.

Jacob segera dilarikan ke rumah sakit Royal Victoria Infirmary di Newcastle. Saat itu jantungnya telah berhenti berdetak saat tim paramedik datang.

Dokter mengatakan Jacob mengalami kerusakan otak. Sebuah laman media sosial dibuat untuk mengumpukan biaya (fundraising) bagi perawatan Jacob. Apa daya, para dokter mengatakan Jacob tak punya harapan hidup.

Lima hari kemudian Abigail dan David Jenkins (orangtua Jacob) memutuskan untuk melepaskan semua perangkat penunjang hidup yang menempel di tubuh Jacob.

Mereka memutuskan membiarkan Jacob meninggal dunia daripada hidup dalam keadaan tersiksa. Di saat yang sama ribuan balon kuning dilepaskan ke udara sebagai ucapan selamat jalan warga kota Hartlepool untuk Jacob yang pergi untuk selamanya.

Makanan tahun baru

Reaksi Pizza Hut

Juru bicara Pizza Hut yang tak disebutkan namanya membenarkan kejadian tragis tersebut. Pizza Hut juga telah meniadakan anggur dari seluruh menu mereka untuk mencegah agar insiden balita meninggal tersedak tak terjadi lagi.

Pizza Hut Hartlepool, tempat di mana Jacob tersedak anggur, menghentikan kegiatan operasionalnya tepat di hari kematian Jacob sebagai tanda penghormatan untuknya.

“Pikiran dan kepedulian kami ditujukan untuk Jacob dan keluarganya di saat yang menyedihkan ini,” pungkasnya.

anggur untuk bayi

Berikutnya, apa yang harus dilakukan jika balita tersedak?

Parents, agar kisah balita meninggal tersedak di atas tak terulang kembali, kita perlu mengetahui apa yang harus dilakukan jika suatu saat hal ini menimpa kita.

1. Minta atau paksa orang yang tersedak untuk batuk

2. Minta ia membungkukkan badan dan pukul keras punggungnya tepat di antara kedua bahunya.

3. Jika ia masih bayi, tengkurapkan ia di paha dan sangga kepalanya. Pukul punggung di antara kedua bahunya sampai lima kali

4. Apabila ia berusia lebih dari satu tahun, tambahkan dengan mendorong bagian perutnya sebanyak lima kali

5. Jika langkah-langkah di atas tak menunjukkan reaksi apapun, segera telepon ambulans. Kemudian ulangi langkah di atas sampai paramedis tiba.

anggur- dipotong kecil-kecil memudahkan menyapih anak

anggur- dipotong kecil-kecil memudahkan menyapih anak

Mencegah Anak Tersedak

Tersedak adalah penyebab umum dari cedera dan kematian pada anak kecil, terutama karena saluran udara mereka yang masih kecil mudah terhambat. Diperlukan waktu bagi bayi untuk menguasai kemampuan mengunyah dan menelan makanan, dan bayi mungkin tidak bisa batuk dengan cukup kuat untuk menghilangkan penyumbatan jalan napas.

Terkadang kondisi kesehatan juga meningkatkan risiko tersedak. Anak-anak yang memiliki kelainan menelan, keterlambatan perkembangan dan cedera otak, misalnya, memiliki risiko tersedak yang lebih tinggi daripada anak-anak lainnya.

Makanan adalah penyebab paling umum bayi tersedak. Namun, benda-benda kecil dan jenis perilaku tertentu yang dilakukan selama makan – seperti makan sambil tertawa – juga dapat menyebabkan tersedak. Untuk mencegah bayi tersedak lakukan langkah yang direkomendasikan Mayo Clinic berikut ini:

1. Tepat waktu mengenalkan makanan padat. Memperkenalkan bayi pada makanan padat sebelum ia memiliki keterampilan motorik untuk menelannya dapat menyebabkan bayi tersedak. Tunggu hingga bayi berusia minimal 4 bulan untuk memperkenalkan makanan padat.

2. Jangan menawarkan makanan berisiko tinggi. Jangan memberikan pada bayi atau anak kecil, potongan daging atau keju, anggur, sayuran mentah, atau potongan buah, kecuali jika dipotong kecil-kecil. Jangan memberi bayi atau anak-anak makanan yang sulit dikunyah.

3. Awasi anak saat makan. Ketika anak Anda semakin besar, jangan biarkan dia bermain, berjalan atau berlari sambil makan. Ingatkan anak Anda untuk mengunyah dan menelan makanannya sebelum berbicara. Jangan biarkan anak Anda melemparkan makanan ke udara dan menangkapnya di mulutnya atau memasukkan banyak makanan ke mulutnya.

4. Cermati mainan anak Anda. Jangan biarkan bayi atau balita Anda bermain dengan bola kecil, kelereng, mainan yang berisi bagian-bagian kecil atau mainan yang diperuntukkan bagi anak-anak yang lebih besar. Cari pedoman umur saat membeli mainan dan secara teratur memeriksa mainan untuk memastikan mereka dalam kondisi baik.

Petunjuk selengkapnya juga dapat Anda temukan dalam video Bila Anak Tersedak, Bagaimana Menolongnya?

Referensi : BBC, Metro

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner