TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Balita meninggal karena sepsis, ayahnya memberi peringatan pada semua orang

Bacaan 3 menit
Balita meninggal karena sepsis, ayahnya memberi peringatan pada semua orang

Kasus balita meninggal karena sepsis ini sungguh menyayat hati. Seorang anak berusia 3 tahun meregang nyawa karena diagnosa dokter yang salah.

Keluarga Peter Howarth merayakan kehadiran anggota keluarga baru pada bulan April 2014. Tak pernah ada yang menyangka, kebahagiaan tersebut berubah menjadi kesedihan ketika putrinya yang masih balita meninggal karena sepsis.

Hanya seminggu setelah anak keduanya lahir, Pippa, putri kecil Peter yang masih berusia 3 tahun menunjukkan gejala terkena flu. Pippa mengalami demam dan selalu gelisah.

Kedua orangtua Pippa merawat gadis kecil itu dengan pengobatan untuk flu. Tetapi, setelah beberapa hari berjalan, Peter dan istrinya menyadari bahwa Pippa tidak bernapas dengan baik.

Mereka membawa balita mereka ke rumah sakit dan dokter memberi diagnosa bahwa Pippa terkena pneumonia. Namun ternyata, bukan hanya paru-paru basah yang diderita Pippa, melainkan sepsis yang tidak terdiagnosa oleh dokter.

Pippa masuk rumah sakit pada pukul 7 malam. Keesokan harinya pada pukul 4 pagi, gadis kecil ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Balita meninggal karena sepsis yang tidak terdeteksi oleh kedua orangtua maupun pihak medis.

“Apa yang orang tidak tahu tentang sepsis ialah betapa cepatnya ia mengubah hidup seseorang,” ujar Peter.

balita meninggal karena sepsis

Artikel terkait: Awalnya hanya demam, anak 4 tahun ini hampir kehilangan nyawa akibat sepsis

Peter menjabarkan hari terkelam dalam hidup keluarganya tersebut:

Saya berada di sana pada pukul 10 malam, dan dia dipasangi berbagai alat kesehatan. Namun Pippa tetap meminta minuman berwarna pink dan minta dibacakan dongeng. Dia selalu menyuruhku ini dan itu, dia sangat bersemangat. Ketika pukul 3 pagi tiba, dan aku pikir kondisinya tidak baik-baik saja. Dia berbicara, namun ucapannya tidak masuk akal dan melantur.  Saya memanggil perawat, dia langsung memeriksa kondisi Pippa, dan saat itu tidak ada yang mengatakan soal sepsis sama sekali. Kemudian mereka pergi.  Saya duduk bersamanya selama setengah jam, hanya memegang tangannya saja. Putriku menghembuskan nafas terakhir ketika aku sedang memegang tangannya. Dia pergi begitu saja.  Saya bergegas keluar, tim UGD langsung datang. Putri kecilku meninggal sebelum istriku sampai di rumah sakit. 20 menit kemudian, aku boleh kembali ke ruangan Pippa. Saat itulah, hidupku berubah untuk selamanya.  Sepsis, aku tidak pernah mendengar kata tersebut hingga gadis kecilku telah tiada. Kami tidak memiliki kesempatan untuk berjuang melawan penyakit ini, Pippa telah pergi sebelum kami sempat mencoba menyelamatkannya.  Kami tidak memiliki kesempatan, dia tidak punya peluang. Dalam satu kedipan mata, dia pergi untuk selamanya. 

Pada dasarnya, ketika dokter sedang merawat Pippa untuk gejala pneumonia, tubuh kecilnya sedang berjuang sendiri melawan sepsis. Dia sekarat ketika sedang menjalani perawatan.

balita meninggal karena sepsis

Apa itu sepsis?

Docdoc menyebut sepsis adalah infeksi darah yang sangat parah sehingga dapat menyebabkan gagal organ vital, termasuk hati, paru-paru, dan ginjal dengan cepat. Penyakit ini juga disebut sebagai sindrom respons inflamasi sistemik.

Tubuh merespons infeksi sepsis dengan munculnya radang. Peradangan ini membuat terjadinya penggumpalan darah sehingga aliran darah di arteri terhambat.

Dampaknya, organ vital tidak menerima nutrisi dan oksigen yang biasanya disuplai dari darah.

Itulah mengapa penyakit ini sangat mematikan dan cepat menyebar. Berikut adalah gejala sepsis yang harus diwaspadai orangtua.

  • Detak jantung sangat cepat
  • Demam
  • Bingung
  • Napas pendek dan putus-putus
  • Tekanan darah rendah

balita meninggal karena sepsis

“Tetapi, seringkali gejala sepsisnya tidak terlihat. Dan aku tidak tahu apa kami punya kesempatan untuk menghentikan penyebaran penyakitnya,” ujar Peter.

Sebab itulah orangtua harus waspada terhadap penyakit ini. Peristiwa putrinya yang masih balita meninggal karena sepsis, dibagikan oleh Peter, karena dia tidak ingin ada orangtua lain yang mengalami hal serupa.

Dia menyatakan, dia akan sangat bahagia jika kisahnya bisa menyelamatkan keluarga lain agar tidak menjalani kesedihan yang sama.

Semoga para orangtua menjadi lebih waspada akan risiko penyakit mematikan yang mungkin menimpa sang anak.

 

Baca juga:

Syok Sepsis, Anak Reisa ‘dr.Oz’ Brotoasmoro Sempat Henti Nafas

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Balita meninggal karena sepsis, ayahnya memberi peringatan pada semua orang
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti