Mandi malam memicu rematik, mitos atau fakta? Berikut penjelasannya!

Mandi malam memicu rematik, mitos atau fakta? Berikut penjelasannya!

Mandi malam dapat menyebabkan penyakit rematik dan asam urat, ternyata hanya mitos. Berikut ini penjelasannya.

Pernah mendengar kalau bahaya mandi malam termasuk akan memicu sakit rematik dan asam urat? Pernyataan ini mungkin sering Anda dengar dari nasihat orangtua yang mengatakan, “jangan mandi malam-malam, nanti rematik lho kamu”. Hmm, benarkah demikian?

Banyak orang percaya kalau mandi malam dapat memicu sejumlah penyakit, termasuk rematik dan asam urat. Meskipun hal ini belum terbukti secara ilmiah, karena studi tentang bahaya mandi malam masih terbatas. Namun, beberapa kondisi kesehatan memang bisa dipengaruhi oleh aktivitas mandi malam.

Artikel terkait: 5 Cara sederhana menghilangkan bau mulut akibat makan petai, sudah coba?

bahaya mandi malam

Benarkah bahaya mandi malam dapat menyebabkan penyakit tertentu?

Aktivitas mandi malam bisa memengaruhi metabolisme tubuh kita. Mengutip dari Vice Indonesia, dr. Mahesa Paranadipa Maikel, M.H. dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan kalau metabolisme tubuh kita terbagi ke dalam dua kategori, yaitu sebelum dan setelah tidur.

“Suhu tubuh kita naik saat menjalani aktivitas pada siang hari. Lalu ketika mandi pada malam hari, suhu keseluruhan tubuh relatif lebih dingin, bahkan air biasa saja akan “mengejutkan” kita,” kata dr. Mahesa. Ibaratnya seperti menuangkan air dingin ke dalam gelas panas, itu akan membuat gelasnya pecah.

Nah, umumnya orang Indonesia mandi menggunakan air dingin, bukan dengan air panas. Sedangkan efek dari air dingin dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh kita, menurut dr. Mahesa.

“Jadi mandi pada malam hari setelah seharian beraktivitas tidak disarankan. Tetapi jika kamu tidur dulu sebelum mandi, suhu tubuhmu akan menyesuaikan. Itu benar-benar akan meningkatkan sirkulasi darah kita,” ucap dr. Mahesa.

bahaya mandi malam-1

Nyeri sendi saat mandi pada malam hari

Tapi bagaimana kalau seseorang merasa nyeri sendi saat mandi malam? Di sana dr. Mahesa juga mengatakan kalau rasa sakit pada sendi biasanya terjadi ketika suhu menurun. Penurunan suhu tubuh ini mengakibatkan cairan sendi menebal. Suhu dingin juga dapat memperburuk pergerakan sendi, meskipun bukan menjadi penyebab utamanya.

Nyeri sendi ini juga sering kali dikaitkan dengan gejala rematik atau asam urat. Padahal hal ini hanyalah mitos. Menurut Lifehealth, mandi malam justru dapat membantu melancarkan peredaran darah.

Mandi malam boleh dilakukan oleh seseorang yang banyak berkeringat pada siang harinya. Selain untuk menghilangkan bau badan, mandi malam juga dapat menjaga kebersihan kulit dengan membasmi bakteri dan jamur yang menempel di tubuh. Namun, dianjurkan mandi malam dilakukan dengan air hangat, supaya tubuh lebih rileks dan tidur menjadi nyenyak.

***

Yuk, bergabung dengan jutaan Parents lainnya bertukar kisah dan pengalaman mengenai fakta dan mitos dalam kehidupan sehari-hari di aplikasi theAsianparent dengan klik banner di bawah ini!
Mandi malam memicu rematik, mitos atau fakta? Berikut penjelasannya!

 

Referensi: Vice, Lifehealth

Baca juga

4 Manfaat Mandi Sebelum Tidur Malam Bagi Bayi dan Anak-anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner