Waspada bahaya listrik, sudahkah Parents ajarkan hal ini kepada anak?

Waspada bahaya listrik, sudahkah Parents ajarkan hal ini kepada anak?

Saat anak sudah mulai aktif mengeksplorasi setiap sudut rumah, Parents harus mengawasi anak agar tidak sembarangan memainkan kabel dan colokan listrik.

Seiring berjalannya waktu, si kecil akan mulai mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, termasuk area-area yang memiliki bahaya listrik.

Bahaya listrik tak hanya bagi anak-anak, namun juga orang dewasa dapat mengakibatkan sesuatu yang fatal, mulai dari luka serius hingga kematian.

Bahaya listrik untuk anak-anak

bahaya listrik

Seperti yang kita ketahui, rasa ingin tahu anak-anak itu sangat tinggi dan mereka belum tentu paham akan bahaya listrik. Ini mengapa sangat penting bagi orangtua untuk mengajarkan dasar-dasar penggunaan listrik yang aman bagi si kecil.

Sebelum lebih jauh mengajarkan tentang bagaimana penggunaan listrik yang aman, kita sebagai orangtua harus terlebih dahulu memberikan pemahaman tentang bahaya listrik, sebagai berikut:

  • Listrik dapat menyebabkan sengatan, kebakaran dan bahkan kematian.
  • Kabel listrik dan alat-alat bermuatan listrik juga sama berbahayanya dengan jaringan listrik.
  • Listrik dapat dihantarkan melalui air, dan dapat menyerang tubuh kita sendiri sebab tubuh kita mengandung 70% cairan di dalamnya.
  • Aliran listrik dapat mencari jalur paling cepat melalui tanah.

Penggunaan listrik yang aman di lingkungan dengan anak kecil

bahaya listrik

Semua anak, tanpa memandang usia, harus menyadari resiko dan bahaya listrik. Anda sebagai orangtuanya, harus memberikan informasi dan pemahaman tentang apa yang boleh dilakukan dengan listrik dan apa yang harus dihindari.

Di rumah

  • Pastikan semua kabel listrik berjauhan dengan gas atau sumber panas dan api.
  • Hindari peralatan listrik yang menyala dan membiarkannya tetap menyala saat ada anak-anak di sekitar
  • Untuk membersihkan peralatan listrik, jangan lupa untuk mencabut dayanya terlebih dahulu
  • Jauhkan benda-benda kecil dalam jangkauan anak-anak. Sebab anak-anak seringkali iseng memasukkan benda tersebut ke outlet listrik
  • Untuk lokasi outlet listrik yang terjangkau dengan tinggi anak-anak, upayakan memberikan cover atau penutup agar mereka tak bisa mencoba bermain-main dengannya
  • Gunakan isolasi atau double-tape, untuk menutupi outlet listrik yang tidak digunakan atau untuk melindungi kabel-kabel listrik
  • Simpan peralatan listrik dan gadget di luar jangkauan anak-anak.
  • Jangan menyimpan peralatan listrik di dekat bak mandi, wastafel atau sumber air lainnya.

Di luar ruangan

  • Jangan biarkan si kecil bermain di dekat saluran listrik
  • Pastikan anak Anda tidak memanjat pepohonan yang terhubung atau lokasinya sangat dekat dengan saluran listrik publik
  • Layang-layang dan benangnya bisa menjadi penghantar listrik yang baik. Jangan biarkan anak Anda memainkannya pada saat badai di lokasi yang dekat dengan sumber listrik
  • Berhati-hati juga dengan pagar di luar rumah karena bisa saja menghantarkan listrik
  • Selalu ajarkan anak Anda untuk bermain di area terbuka yang jauh dari sumber listrik

Tips aman ajarkan anak penggunaan listrik yang aman

  •  Berikan pemahaman mengenai cara kerja listrik
  • Ajari mereka bahwa air dapat membahayakan arus listrik
  • Ajari juga bahayanya terlalu banyak mencolok peralatan listrik dalam waktu yang bersamaan karena dapat menyebabkan overloads
  • Agar lebih menarik, berikan penjelasan melalui games edukatif, buku bacaan yang menarik dan berikan contoh yang dapat mudah dipahami oleh anak-anak.

Sudahkah Bunda ajarkan mengenai bahaya listrik bagi anak-anak di rumah?

 

Referensi: Momjunction

Baca juga:

Mulut anak tersengat charger HP; Parents! simak peringatan ibu ini

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner