TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspadai berbagai macam bahaya keju bagi ibu hamil dan janin

Bacaan 4 menit
Waspadai berbagai macam bahaya keju bagi ibu hamil dan janin

Suka mengonsumsi keju? Anda harus tahu bahaya keju bagi ibu hamil berikut ini agar kehamilan Anda tetap aman dan bayi lahir selamat

Keju adalah panganan yang populer di Indonesia. Namun tidak setiap saat orang bisa mengonsumsinya. Ada bahaya keju bagi ibu hamil dan janin yang membuat Anda harus menghindari keju selama kehamilan.

Bahaya keju untuk ibu hamil dan janin

bahaya keju bagi ibu hamil 3

Jenis keju lembut ini memiliki kadar asam yang jauh lebih rendah daripada keju lain dan teksturnya jauh lebih lembut. Kondisi ini sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Salah satunya adalah bakteri listeria.

Meskipun begitu, tidak semua jenis keju berbahaya bagi kehamilan. Jenis yang perlu Anda hindari adalah jenis soft cheese yang rentan terhadap bakteri karena pengolahannya tidak melalui pasteurisasi.

Apa yang terjadi jika seorang ibu terinfeksi bakteri listeria?

Infeksi yang diakibatkan bakteri listeria dinamakan listeriosis. Peluang seorang ibu hamil terserang listeriosis menjadi lebih besar akibat adanya perubahan hormon di dalam tubuh dan paling sering menyerang ibu hamil trimester akhir.

Dilansir dari Healthline, bakteri listeria banyak ditemukan di tanah, debu, air, daging mentah, kotoran hewan, dan makanan yang keju. Bakteri listeria ini dapat dibunuh dengan cara memasak dan pasteurisasi (proses memanaskan cairan ke suhu tinggi untuk membunuh kuman).

Umumnya listeriosis hanya menyebabkan penyakit ringan bagi kebanyakan orang. Namun, listeriosis dapat menyebabkan penyakit yang jauh lebih serius bila dialami oleh ibu hamil.

Dalam kasus yang parah, listeriosis dapat menyebabkan infeksi janin yang kemudian berisiko keguguran atau lahir mati. Tidak hanya itu, listeriosis juga dapat menginfeksi pada bayi baru lahir dan dapat menyebabkan pneumonia hingga kematian.

Untuk oleh karena itu, pemahaman dan pencegahan listeriosis selama kehamilan sangatlah penting.

Artikel terkait: Risiko virus corona bagi ibu hamil dan anak, benarkah sangat berbahaya?

Gejala listeriosis 

bahaya keju bagi ibu hamil 2

Jika seorang ibu hamil mengalami infeksi listeriosis, gejala dapat mulai terlihat dari dua hingga dua bulan setelah terpapar bakteri. Hal ini sedikit berbeda dari orang dewasa sehat dan tidak hamil yang mungkin tidak menunjukan gejala sama sekali.

Adapun gejala listeriosis antara lain ialah:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Panas dingin
  • Mual
  • Muntah
  • Leher kaku
  • Kebingungan

Sebaiknya segera konsutasi pada dokter bila Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut ini. Terlebih bila Anda mencurigai adanya kemungkinan terkena bakteri listeria.

Jika hasilnya positif, dokter akan memberikan antibiotik untuk melawan infeksinya. Jika bayi Anda juga terinfeksi, dokter akan melakukan langkah serupa ketika sang bayi telah lahir ke dunia.

Jenis keju yang perlu dihindari dan aman dikonsumsi selama kehamilan

bahaya keju bagi ibu hamil 1

Seperti sudah dijelaskan di awal artikel, tidak semua jenis keju berbahaya untuk dikonsumsi. Jenis keju yang harus Anda hindari selama kehamilan adalah

  • Keju Brie
  • Keju Biru
  • Keju yang dibuat dengan susu kambing

Sementara jenis keju yang aman dikonsumsi adalah

  • Cheddar
  • Keju lembaran
  • Cream cheese

Untuk jenis keju semi-lembut seperti Mozzarela, meskipun aman ada baiknya Anda membatasi konsumsi untuk keselamatan janin dalam kandungan.

Apakah listeria dalam kehamilan dicegah?

Kunci untuk mencegah infeksi listeria selama kehamilan ialah mengikuti pedoman yang direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and PreventionTrusted Source (CDC). Di mana ibu hamil direkomendasikan agar tidak makan makanan dengan risiko tinggi kontaminasi bakteri listeria, seperti:

  • Hot dog dan daging olahan lainnya yang disajikan secara mentah atau dipanaskan kurang dari 165˚F
  • Produk mentah yang belum dicuci bersih
  • Susu mentah (tidak dipasteurisasi)
  • Makanan laut asap didinginkan
  • Keju lunak yang tidak dipasteurisasi

Selain itu, penting juga untuk mempraktikkan pedoman penanganan dan keamanan pangan, seperti:

  • Mencuci buah dan sayuran secara menyeluruh dalam air bersih, bahkan jika kulitnya akan dikupas
  • Baca label makanan
  • Periksa tanggal kedaluwarsa
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin
  • Jaga permukaan peralatan dapur tetap bersih
  • Atur suhu kulkas Anda pada suhu 40˚F atau lebih rendah
  • Sering-seringlah membersihkan kulkas
  • Masak makanan sampai suhu yang tepat. Bila perlu, beli termometer makanan untuk memastikan makanan dimasak atau dipanaskan hingga setidaknya 160˚F
  • Dinginkan atau bekukan makanan yang mudah rusak atau siap saji dan sisa makanan dalam waktu dua jam persiapan. Kalau tidak, buang saja.

Referensi: Americanpregnancy, Healthline

Baca juga

20 Fakta Perubahan Tubuh Saat Hamil yang Harus Diketahui Setiap Ibu Hamil

 

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Febby

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Waspadai berbagai macam bahaya keju bagi ibu hamil dan janin
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti