TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Bacaan 4 menit
Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Dianggap dapat mencederai hingga berujung kematian, FDA keluarkan larangan penggunaan pelampung atau ban leher bayi!

Berenang memang menjadi kegiatan yang mengasyikkan apalagi jika dilakukan bersama keluarga. Namun, Parents harus waspada karena berenang bersama bayi harus benar-benar memperhatikan keselamatannya. Apalagi baru-baru ini FDA melarang penggunaan ban leher bayi karena dianggap bahaya. Bahaya ban leher bayi bahkan bisa mengancan nyawa si kecil.

FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pada 29 Juni 2022 lalu memutuskan pelarangan penggunaan ban leher bayi. Hal itu disebabkan penggunaan pelampung atau ban leher dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian pada bayi. 

Artikel terkait: 8 Manfaat Bayi Berenang dan Tips Memilih Kolam Renang yang Tepat

Bahaya Ban Leher Bayi 

bahaya ban leher bayi

Sumber: The Independent

Selama bertahun-tahun para ahli memperingatkan bahwa ban leher bayi dianggap bahaya saat digunakan berenang. Ban leher atau neck floats menurut FDA juga tidak efektif digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik.

Belum ada penemuan pasti mengenai dampak dari penggunaan ban leher untuk bayi saat berenang pada perkembangan motorik mereka. Malah, benda tersebut dapat menyebabkan cedera yang lebih serius pada bayi.

“Keamanan dan efektivitas pelampung leher untuk terapi fisik guna membangun kekuatan dan meningkatkan perkembangan motorik masih belum ditetapkan,” bunyi pernyataan FDA dilansir dari The Independent.

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Pelampung atau ban leher dirancang untuk melingkari leher bayi guna memastikan kepala mereka tetap berada di atas air. Jadi, bayi bisa mengapung saat diajak bermain di kolam renang. 

Meskipun benda tersebut dianggap memiliki banyak manfaat, tapi FDA melihat jika ban leher bisa menyebabkan bahaya karena dapat membuat bayi tenggelam saat ban bocor dan kempes. 

“Risiko penggunaan pelampung leher bayi antara lain kematian karena tenggelam dan mati lemas akibat merasa tercekik. Bayi juga bisa mengalami ketegangan dan cedera pada leher,” lanjutnya. 

Sudah Ada Korban dari Penggunaan Ban Leher Bayi

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Sumber: Huffpost

Dibuatnya keputusan FDA untuk melarang penggunaan ban bayi karena sebelumnya ada laporan korban meninggal dan satu lagi dirawat di rumah sakit.

Dalam kedua kasus tersebut dikatakan jika bayi-bayi itu terluka karena pengasuh tidak memperhatikan mereka saat sedang berenang dengan ban leher. 

“FDA percaya bahwa kematian dan cedera serius dari pelampung leher memang jarang terjadi. Namun, penyedia layanan kesehatan, orang tua, dan pengasuh harusnya menyadari bahwa peristiwa tersebut bisa terjadi lagi. Mungkin ada juga beberapa kasus yang belum dilaporkan ke FDA,” imbuhnya.

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu seorang ahli juga mengatakan kepada The Independent bahwa pelampung leher adalah sebuah “perangkap kematian yang potensial.”

AAP atau American Academy of Paediatrics juga pernah menyarankan kepada orang tua untuk menghindari penggunaan ban leher bayi. Agensi tersebut juga menganggap bahwa ban leher bukanlah alat yang dirancang sebagai life saving device. 

Artikel terkait: Tips dan cara mengajari bayi berenang sejak dini

Hal yang Perlu Dilakukan agar Bayi Tetap Aman saat Bermain di Air

bahaya ban leher bayi

Sumber: Baby Centre

Anak-anak memang sangat suka bermain air. Namun, sebagai orang tua Parents harus tetap memberikan pengawasan saat mereka sedang bermain air di kolam renang. 

Berikut ini beberapa tips untuk menjaga bayi tetap aman saat bermain di air:

1. Berikan Perhatian Ekstra

Hal utama dan yang terpenting untuk menjaga bayi tetap aman saat bermain air adalah dengan selalu memberikan perhatian kepadanya. Bayi bisa tenggelam saat Parents lengah meskipun sebentar. 

Saat ini penggunaan ban leher bayi dilarang dan dianggap bahaya. Jadi, kalau ingin mengajarinya berenang, Parents harus selalu memegangnya secara langsung dan tidak menggunakan pelampung leher lagi.

2. Pastikan Lingkungan Sekitar Kolam Aman

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Coba perhatikan lingkungan di sekitar kolam. Apabila ada benda yang berbahaya di dekat bayi, sebaiknya segera ambil dan jauhkan darinya. Apalagi jika benda-benda tersebut dapat melukai anak-anak. 

Perhatikan juga bagaimana temperatur air yang ada di kolam. Jangan sampai bayi mengalami kedinginan karena airnya terlalu dingin. 

3. Tentukan Waktu yang Ideal untuk Berenang

Berenang dengan buah hati memang mengasyikkan. Akan tetapi, Parents jangan sampai lupa waktu, ya!

Perhatikan durasi saat berenang dengan bayi karena mereka bisa mudah kelelahan. Belum lagi, jika mereka mudah terserang flu. Tentunya, tidak boleh terlalu lama berenang dan bermain air yang terlalu dingin.

4. Pelajari CPR

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Terjadinya kecelakaan tak pernah terduga. Meskipun sudah mempersiapkan diri dan lingkungan tetap aman, bisa saja bayi tetap mengalami kecelakaan saat bermain air.

Itulah mengapa, Parents harus selalu siap menghadapi keadaan tersebut. Ada baiknya, mulai pelajari cara melakukan CPR yang bisa digunakan untuk melindungi buah hati. 

Itulah informasi terbaru yang menyatakan FDA melarang penggunaan ban leher bayi karena dianggap bahaya. Bagaimana menurut Parents mengenai keputusan tersebut?

***

Baca juga:

Manfaat Berenang Sejak Bayi dan Tips Memilih Pelampung yang Tepat

Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Trias

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti