TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Bacaan 4 menit
Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Dianggap dapat mencederai hingga berujung kematian, FDA keluarkan larangan penggunaan pelampung atau ban leher bayi!

Berenang memang menjadi kegiatan yang mengasyikkan apalagi jika dilakukan bersama keluarga. Namun, Parents harus waspada karena berenang bersama bayi harus benar-benar memperhatikan keselamatannya. Apalagi baru-baru ini FDA melarang penggunaan ban leher bayi karena dianggap bahaya. Bahaya ban leher bayi bahkan bisa mengancan nyawa si kecil.

FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pada 29 Juni 2022 lalu memutuskan pelarangan penggunaan ban leher bayi. Hal itu disebabkan penggunaan pelampung atau ban leher dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian pada bayi. 

Artikel terkait: 8 Manfaat Bayi Berenang dan Tips Memilih Kolam Renang yang Tepat

Bahaya Ban Leher Bayi 

bahaya ban leher bayi

Sumber: The Independent

Selama bertahun-tahun para ahli memperingatkan bahwa ban leher bayi dianggap bahaya saat digunakan berenang. Ban leher atau neck floats menurut FDA juga tidak efektif digunakan untuk meningkatkan perkembangan motorik.

Belum ada penemuan pasti mengenai dampak dari penggunaan ban leher untuk bayi saat berenang pada perkembangan motorik mereka. Malah, benda tersebut dapat menyebabkan cedera yang lebih serius pada bayi.

“Keamanan dan efektivitas pelampung leher untuk terapi fisik guna membangun kekuatan dan meningkatkan perkembangan motorik masih belum ditetapkan,” bunyi pernyataan FDA dilansir dari The Independent.

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Pelampung atau ban leher dirancang untuk melingkari leher bayi guna memastikan kepala mereka tetap berada di atas air. Jadi, bayi bisa mengapung saat diajak bermain di kolam renang. 

Meskipun benda tersebut dianggap memiliki banyak manfaat, tapi FDA melihat jika ban leher bisa menyebabkan bahaya karena dapat membuat bayi tenggelam saat ban bocor dan kempes. 

“Risiko penggunaan pelampung leher bayi antara lain kematian karena tenggelam dan mati lemas akibat merasa tercekik. Bayi juga bisa mengalami ketegangan dan cedera pada leher,” lanjutnya. 

Sudah Ada Korban dari Penggunaan Ban Leher Bayi

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Sumber: Huffpost

Dibuatnya keputusan FDA untuk melarang penggunaan ban bayi karena sebelumnya ada laporan korban meninggal dan satu lagi dirawat di rumah sakit.

Dalam kedua kasus tersebut dikatakan jika bayi-bayi itu terluka karena pengasuh tidak memperhatikan mereka saat sedang berenang dengan ban leher. 

“FDA percaya bahwa kematian dan cedera serius dari pelampung leher memang jarang terjadi. Namun, penyedia layanan kesehatan, orang tua, dan pengasuh harusnya menyadari bahwa peristiwa tersebut bisa terjadi lagi. Mungkin ada juga beberapa kasus yang belum dilaporkan ke FDA,” imbuhnya.

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Sebelumnya, pada tahun 2017 lalu seorang ahli juga mengatakan kepada The Independent bahwa pelampung leher adalah sebuah “perangkap kematian yang potensial.”

AAP atau American Academy of Paediatrics juga pernah menyarankan kepada orang tua untuk menghindari penggunaan ban leher bayi. Agensi tersebut juga menganggap bahwa ban leher bukanlah alat yang dirancang sebagai life saving device. 

Artikel terkait: Tips dan cara mengajari bayi berenang sejak dini

Hal yang Perlu Dilakukan agar Bayi Tetap Aman saat Bermain di Air

bahaya ban leher bayi

Sumber: Baby Centre

Anak-anak memang sangat suka bermain air. Namun, sebagai orang tua Parents harus tetap memberikan pengawasan saat mereka sedang bermain air di kolam renang. 

Berikut ini beberapa tips untuk menjaga bayi tetap aman saat bermain di air:

1. Berikan Perhatian Ekstra

Hal utama dan yang terpenting untuk menjaga bayi tetap aman saat bermain air adalah dengan selalu memberikan perhatian kepadanya. Bayi bisa tenggelam saat Parents lengah meskipun sebentar. 

Saat ini penggunaan ban leher bayi dilarang dan dianggap bahaya. Jadi, kalau ingin mengajarinya berenang, Parents harus selalu memegangnya secara langsung dan tidak menggunakan pelampung leher lagi.

2. Pastikan Lingkungan Sekitar Kolam Aman

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Coba perhatikan lingkungan di sekitar kolam. Apabila ada benda yang berbahaya di dekat bayi, sebaiknya segera ambil dan jauhkan darinya. Apalagi jika benda-benda tersebut dapat melukai anak-anak. 

Perhatikan juga bagaimana temperatur air yang ada di kolam. Jangan sampai bayi mengalami kedinginan karena airnya terlalu dingin. 

3. Tentukan Waktu yang Ideal untuk Berenang

Berenang dengan buah hati memang mengasyikkan. Akan tetapi, Parents jangan sampai lupa waktu, ya!

Perhatikan durasi saat berenang dengan bayi karena mereka bisa mudah kelelahan. Belum lagi, jika mereka mudah terserang flu. Tentunya, tidak boleh terlalu lama berenang dan bermain air yang terlalu dingin.

4. Pelajari CPR

Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya

Terjadinya kecelakaan tak pernah terduga. Meskipun sudah mempersiapkan diri dan lingkungan tetap aman, bisa saja bayi tetap mengalami kecelakaan saat bermain air.

Itulah mengapa, Parents harus selalu siap menghadapi keadaan tersebut. Ada baiknya, mulai pelajari cara melakukan CPR yang bisa digunakan untuk melindungi buah hati. 

Itulah informasi terbaru yang menyatakan FDA melarang penggunaan ban leher bayi karena dianggap bahaya. Bagaimana menurut Parents mengenai keputusan tersebut?

***

Baca juga:

Manfaat Berenang Sejak Bayi dan Tips Memilih Pelampung yang Tepat

Ini 7 teknik aman ajarkan bayi berenang sejak dini (disertai VIDEO)

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Trias

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bahaya Ban Leher Bayi mengancam si Kecil, FDA Melarang Penggunaannya
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti