TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

6 Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh Dipukul, Efeknya Sangat Berbahaya!

Bacaan 4 menit
6 Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh Dipukul, Efeknya Sangat Berbahaya!

Beberapa bagian tubuh ini sangat sensitif. Saat dipukul keras, efeknya bisa mengancam nyawa si kecil.

Adakalanya anak memunculkan perilaku yang membuat orangtua menjadi kesal bahkan geram. Meski demikian, sangat salah jika rasa kesal itu dilampiaskan dengan memukul anak, terlebih hingga melukainya. Lagi pula, perlu Parents ketahui bahwa ada bagian tubuh anak yang tidak boleh dipukul.

Saat Parents memukul si kecil, khususnya di bagian tubuh yang tidak boleh dipukul itu, tentu sangat membahayakan si kecil. Sebab, bagian-bagian itu sangat sensitif. Contoh efeknya yaitu berisiko membuat anak mengalami kejang, kebutaan, bahkan hingga kematian.

Duh, sungguh efek yang sangat mengerikan dan tidak diinginkan. Oleh karena itu, untuk mencegah berbagai risiko tadi, inilah bagian tubuh anak yang tidak boleh dipukul.

Artikel Terkait: Penelitian: Memukul Anak Sebagai Hukuman, Berdampak Buruk Pada Perkembangan Mental dan IQ Mereka

6 Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh dipukul

Bagian tubuh anak yang tidak boleh dipukul

Gambar ilustrasi: yesdok

1. Bagian Belakang Kepala

Bagian kepala merupakan salah satu bagian tubuh yang cukup sensitif sehingga tidak boleh terkena pukulan maupun benturan. Pusat pernapasan manusia berada di bagian kepala, khususnya pada bagian belakang kepala.

Jika bagian ini terkena pukulan yang begitu keras, maka akan menimbulkan masalah serius, seperti munculnya gangguan keseimbangan, mual-mual, gagal pernapasan dan beberapa komplikasi lainnya.

Tidak hanya itu, sebuah studi yang dipublikasikan di Archives of Neurology menunjukkan bahwa pukulan berulang di bagian kepala bisa berakibat fatal. Ini dapat menyebabkan peningkatan bahan kimia dalam cairan yang bersirkulasi di sekitar otak dan sumsum tulang belakang.

Zat kimia tersebut merupakan penanda cedera otak dan sel saraf. Tak jarang hal itu dapat memicu terjadinya kerusakan neurologis jangka panjang.

Artikel Terkait: Tips Parenting: 5 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Harus Memukul

2. Bagian Pelipis

Pelipis tidak boleh dipukul. Pelipis memiliki dinding yang sangat tipis, mudah retak dan pecah. Jika pelipis terkena pukulan, maka akan berdampak negatif pada perkembangan saraf penglihatan.

Kerusakan pada pelipis akan lebih mudah menyebabkan kebutaan karena pelipis terletak dekat sekali dengan mata. Maka dari itu, Parents jangan sembarangan memukul bagian ini, ya.

3. Telinga, Termasuk Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh Dipukul

Menjewer telinga, hal ini barangkali paling sering dilakukan oleh orangtua. Pelru Parents ketahui, telinga juga merupakan bagian sensitif yang tidak boleh terkena benturan.

Menjewer telinga anak dengan keras justru sangat dilarang. Sebab, menjewer telinga dengan cara yang berlebihan bisa menyebabkan gendang telinga retak hingga jebol. Akibatnya, fungsi pendengaran pada anak pun dapat terganggu.

Memukul anak

Artikel Terkait: Penelitian; Menghukum Anak dengan pukulan Memengaruhi Perilakunya Hingga Dewasa

4. Hidung

Mencubit atau memencet hidung anak juga tak kalah berbahaya bagi si kecil. Hidung anak-anak masih memiliki mukosa (selaput lendir atau lapisan kulit bagian dalam) yang tergolong halus.

Bukan hanya itu, pada bagian hidung juga terdapat banyak pembuluh darah. Jika Parents mencubit, memencet, atau memukul bagian hidung dengan keras, maka akan berpotensi melukai mukosa dan pembuluh darah.

5. Pantat, Salah Satu Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh Dipukul

Pantat menjadi bagian tubuh yang sering menjadi sasaran pukulan. Sejumlah orangtua berpikiran jika memukul bagian pantat anak akan lebih aman, karena dagingnya dianggap lebih tebal. Namun, tidak demikian.

Orangtua tidak boleh memukul pantat anak. Bagian pantat (bokong) memiliki saraf sciatic yang apabila terkena pukulan keras, justru dapat memberikan dampak yang cukup serius.

Melansir dari Okezone yang mengutip Daily Mail, dalam kebijakan baru American Academy of Pediatrics (AAP) dijelaskan bahwa bahayanya memukul pantat anak dapat menyebabkan agresi, perubahan otak, penyalahgunaan zat, dan perilaku bunuh diri di masa dewasa.

Memukul anak

6. Bagian Punggung

Satu lagi bagian tubuh tidak boleh dipukul adalah punggung. Pada bagian punggung terdapat tulang belakang yang pada anak-anak masih belum sempurna perkembangannya.

Oleh karena itu, jangan pernah memukul bagian punggung anak karena pada tulang belakang terdapat banyak saraf penting yang rawan terkena masalah jika mendapat pukulan.

Itulah beberapa bagian tubuh anak yang tidak boleh dipukul. Cobalah berpikir kembali untuk tidak melakukannya, lagi pula masih ada cara lain yang lebih tepat untuk mendisiplinkan anak.

Baca Juga:

"Ayah, berhenti memukuli saya," tangis balita dalam video ketika dipukuli

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Cut Nadia M. Rahmah

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • 6 Bagian Tubuh Anak yang Tidak Boleh Dipukul, Efeknya Sangat Berbahaya!
Bagikan:
  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti