TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tips Parenting: 5 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Harus Memukul

Bacaan 3 menit
Tips Parenting: 5 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Harus Memukul

Mendisiplinkan anak memang susah-susah gampang. Dengan strategi yang baik, anak bisa dilatih untuk disiplin tanpa orangtua harus memukulnya.

Beberapa perilaku anak kadang membuat kita kesal, apalagi jika anak tidak mau mengikuti aturan disiplin yang sudah Anda terapkan di rumah. Mendisiplinkan anak memang sulit, tapi jangan cepat menyerah dengan amarah dan mengambil jalan pintas dengan memukulnya.

Memukul anak tidak akan membuat anak bertambah disiplin, hanya akan mendapatkan efek kepatuhan sesaat. Namun efek jangka panjang yang akan dialami sangatlah buruk, seperti trauma dan juga IQ yang rendah.

Baca: Penelitian: Memukul Anak Sebagai Hukuman, Berdampak Buruk Pada Perkembangan Mental dan IQ Mereka

Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari pemukulan saat mendisiplinkan anak. 5 tips berikut bisa Anda ikuti agar dapat mendisiplinkan anak tanpa harus memukulnya.

1. Ambillah waktu jeda

Saat anak mulai bandel dan membuat kesal, Anda pasti merasa gemas dan ingin memukulnya. Di sinilah pengendalian diri Anda sangat dibutuhkan. Jangan menyerah pada amarah yang hanya akan menyakiti anak.

Lakukan beberapa hal berikut jika Anda merasa amarah sudah di ubun-ubun.

  • Menjauhkan diri sejenak dari anak untuk beberapa menit
  • Usahakan diam selama beberapa menit dan mulai lakukan kegiatan lain yang bisa mengalihkan perhatian Anda dari apa yang telah dilakukan oleh anak
  • Tulislah apa yang Anda rasakan di sebuah jurnal atau buku harian. Cara ini ampuh untuk mengidentifikasi penyebab kemarahan Anda dan akan mengurangi perasaan marah tersebut

2. Berikan hukuman yang masuk akal pada anak

Memberi hukuman nyatanya tidak harus melalui kekerasan fisik, Anda bisa menerapkan hukuman yang lebih rasional dan meningkatkan kedisiplinan pada anak.

Misalnya, bila anak suka meloncat ke sana kemari dan tidak bisa diam, buat ia berdiri di pojok selama 10-15 menit. Atau sampai kemarahan Anda berkurang. Bila dia suka membuat kamarnya berantakan, buat ia membereskannya atau Anda akan mengurangi uang jajannya selama seminggu.

Atau Anda juga bisa melarangnya bersepeda jika anak sangat menyukai sepeda, tidak memberikan makanan kesukaannya sampai dia berjanji akan berbuat baik jauh lebih efektif dibanding memukulnya.

3. Buat anak menulis permintaan maaf

Anak-anak mengembangkan akal dengan sangat baik meski usianya masih dini. Karena itu, pola komunikasi yang baik bisa memberikan efek yang luar biasa pada anak.

Saat anak mulai berbuat nakal atau berperilaku buruk, buat ia menulis beberapa halaman permintaan maaf. Dengan begini anak akan menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah salah. Dan anak akan berperilaku lebih baik ke depannya.

Selain menulis permintaan maaf, Anda juga bisa meminta anak untuk menulis apa dampak negatif dari perilaku yang ia lakukan. Agar ia semakin memahami dan tidak melakukannya lagi di masa depan.

4. Buatlah timeline yang jelas

Katakan pada anak bahwa dia telah berperilaku buruk dan Anda sudah berada di ambang batas kemarahan. Lalu berbaliklah dan jauhi anak sebentar untuk menenangkan diri. Setelah itu, ajak dia duduk dan mengobrol.

Buatlah timeline dan batas waktu yang jelas untuk memperbaiki perilakunya. Berikan hukuman yang akan membuat anak memperbaiki kesalahannya. Seusai itu, tetaplah tegas terhadap peringatan dan hukuman yang telah Anda katakan.

5. Memberi tugas

Saat anak tidak menurut, Anda bisa mengalihkan energi anak kepada tugas-tugas rumah yang lebih bermanfaat. Berikan ia tugas yang penting, bahkan meskipun dia tak menyukainya.

Ketidakpuasan dan minimnya kesenangan saat melakukan tugas rumah tersebut juga merupakan salah satu hukuman baginya.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendisiplinkan anak tanpa harus memukulnya. Menghindari memukul anak juga akan menghindari perasaan bersalah yang sering muncul pada orangtua setelah memukul anak.

Yuk, jadikan anak lebih pintar dan disiplin tanpa harus menggunakan kekerasan.

 

Baca juga:

Anak Suka Menggigit? Atasi dengan Cara yang Efektif ini

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Tips Parenting: 5 Cara Mendisiplinkan Anak Tanpa Harus Memukul
Bagikan:
  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

    Niat Puasa Syaban Lengkap dan Amalan Lain yang Bisa Dilakukan

  • Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

    Sering Diucapkan saat Figur Publik Meninggal, Ini Arti Rest in Peace

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti