Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Mari lihat keseruan Parents untuk memahami dan mendidik anak-anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019 kemarin, yuk!

Baby Bash Juli 2019 akhirnya sukses digelar! Sebanyak 100 keluarga hadir mengikuti rangkaian acara dan keseruan di event play date tahunan theAsianparent Indonesia ini. Bahkan, beberapa orangtua mengaku tak sabar untuk ikut keseruan Baby Bash yang akan datang loh! Seperti cerita Bunda dalam akun @sindymarieta berikut ini.

 

View this post on Instagram

 

Pertama kalinya ikut acaranya #babybash yang diadain sama @theasianparent_id . Dan pas banget untuk #babybash kali ini diperuntukkan baby usia 6 – 12 bulan. Materi dan sharing knowledge yang dikasih sesuai banget dengan kebutuhan ilmu untuk moms and dads terutama yang newbie seperti kami. Dan gak hanya materi tapi langsung workshop juga jadi bisa langsung dipraktekin. Raihan sendiri juga happy bisa berinteraksi dengan sekitarnya walaupun sempet rewel sedikit karena emang gak biasa bising kaya gini😂 Gak sabar nunggu event selanjutnya dengan tema Parenting Class 😁 #babybashid #babybash #theasianparentindonesia #familytime #qualitytime #babybashalphageneration #babybashjuli2019 #bukalapak #konicarewanginyabayibanget #cussonsbaby #mamaschoice

A post shared by Sindy Marieta Putri (@sindymarieta) on

Nah, penasaran seperti apa keseruan Baby Bash kali ini? Simak ulasan di bawah ini!

Keseruan Baby Bash Juli 2019 – Orangtua dari generasi Alpha berkumpul

Tantangan membesarkan Alpha Gen: Managing Baby Screentime

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Melissa Andini dari theAsianparent Indonesia menjelaskan tentang generasi alpha

Waktu telah menunjukan pukul 08.00 WIB, Hotel Ibis Sentral Cawang pun dipenuhi oleh ratusan orangtua milenial yang siap mengikuti serangkaian acara seru Baby Bash Juli 2019.

Rupanya banyak di antara mereka yang masih bingung dan penasaran dengan sosok generasi Alpha yang tak lain ialah generasi dari anak-anak mereka sendiri. Kebingungan inilah yang coba hendak dijawab oleh para pembicara dan pakar yang hadir.

Melissa Andini selaku Deputy Country Manager theAsianparent Indonesia menjelaskan, anak-anak generasi Alpha adalah anak-anak yang lahir pada kisaran tahun 2010 hingga 2025. Anak-anak ini lahir dari orangtua milenial yang gaya parenting-nya berbeda dengan orangtua generasi sebelumnya (baby boomers).

Jika orangtua milenial hidup saat teknologi mulai berkembang, anak-anak generasi Alpha sudah hidup di zaman teknologi yang kian pesat. Akibatnya, mereka tidak bisa terlepas dari teknologi dan bahkan lebih tertarik pada teknologi daripada mainan atau hewan.

“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua millenials. Ketika anak-anak jadi kurang interaksi sosial karena lebih sering bermain gadget. Dan akibat kurangnya interaksi sosial, nilai dan norma sosial yang dimiliki anak pun jadi berkurang,” tegas Melissa dalam pembukaan acara Baby Bash Juli 2019, di Hotel Ibis Sentral Cawang, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Melissa menjelaskan ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orangtua:

  • Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
  • Mengenalkan kerja tim
  • Memberikan pendidikan internet dan media sosial
  • Mengendalikan waktu screentime
Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

“Risiko terbesar bila anak terlalu banyak memiliki waktu screentime ialah stimulasi otaknya jadi kurang maksimal, anak juga akan memiliki masalah pada fisik dan psikologis,” ujar Listiyo Andini. S. Psi., M. Psi., Psikolog Klinis Anak & Remaja dari Klik Dokter.

Penjelasan tersebut pun didukung oleh Listiyo Andini. S. Psi., M. Psi., Psikolog Klinis Anak & Remaja dari Klik Dokter. Menurut Andini, generasi Alpha adalah generasi yang tidak bisa lepas dari gadget karena mereka telah tumbuh di dunia teknologi yang kian pesat.

Bila screentime anak tidak dibatasi, anak bisa mendapatkan efek negatif pada perkembangan fisik dan psikologisnya.

“Jangka pendeknya mungkin anak akan jadi sulit tidur dan kurang gerak. Adapun jangka panjangnya, stimulasi otak anak akan kurang maksimal sehingga akan memengaruhi perkembangan kognitifnya di masa depan,” jelas Andini.

“Waktu screentime anak di bawah 2 tahun itu 0 jam. Jadi sebaiknya tidak diberikan sama sekali. Untuk anak usia 2-5 tahun, waktu screentime-nya kurang dari 1 jam. Dan untuk anak usia sekolah, waktu screentime-nya bisa 2 jam. Namun tentu dengan penggunaan yang bijak dan pengawasan dari orangtua,” tegasnya.

Artikel terkait: Kenali Generasi Alpha, Generasi Hebat di Masa Depan

Protection starts at Home

Untuk membatasi waktu screentime anak-anak, Anda harus berani mengajak anak untuk bermain di luar rumah. Tak perlu takut dan khawatir berlebih, karena saat ini sudah ada serangkaian Produk Konicare yang dapat melindungi anak dari gatal dan gigitan serangga yang nakal. Hal itu dijelaskan oleh Arofani Hermastuti, Marcom Manager Konicare Minyak Telon Plus.

Tak hanya itu, dalam sesi Protection starts at Home, dr. Rose Grand Chen, M. Ked(Ped), Sp. A juga menjelaskan mitos tentang anak yang tidak boleh dibawa keluar rumah sebelum 40 hari.

Menurutnya, anak boleh-boleh saja dibawa ke luar rumah sebelum 40 hari. Selama orangtua mempertimbangkan kenyamanan anak dan keamanan tempat yang akan dituju. Jangan lupa siapkan peralatan ganti, baju hangat dan minyak telon hangat untuk anak Anda.

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

dr. Rose Grand Chen, M.Ked (Ped), Sp.A dan Arofani Hermastuti, Manager Konicare Minyak Telon Plus menceritakan mitos fakta bayi di bawa keluar rumah sebelum 40 hari.

Keuangan untuk keluarga baru & rencana pendidikan anak sejak dini

Keseruan Baby Bash 2019 21

Bareyn Mochaddin Independent Financial Advisor & CEO dari Rizkanna Financial Plan berbagi tips mengatur tabungan keluarga

Nah, setelah orangtua diajak memahami dan mengenali lebih jauh tentang generasi Alpha. Salah satu point penting yanng tidak bisa dilupakan tentu saja terkait dengan pendidikan anak. Orangtua juga diajak untuk mulai memikirkan keuangan untuk keluarga dan rencana pendidikan anak sejak dini.

Inflasi merupakan hal yang sudah tak bisa lagi kita hindari. Bareyn Mochaddin yang merupakan Independent Financial Advisor & CEO dari Rizkanna Financial Plan menjelaskan bahwa inflasi untuk dana pendidikan anak biasanya sebesar 15% per tahun.

“Jadi bayangkan saja, anak-anak generasi Alpha Parents saat ini akan mulai kuliah 18 tahun lagi. Bila biaya kuliah saat ini di UI Rp150 juta maka 18 tahun lagi biaya kuliah anak-anak Parents mencapai Rp1,8 milyar. Oleh karena itu, Parents harus mulai membuat perencanaan keuangan sejak sekarang,” jelasnya.

Sesi ini pun menjadi sesi yang paling ditunggu-tunggu oleh para orangtua. Semua terlihat fokus dan antusias saat Bareyn mulai menjelaskan tips perencanaan keuangan keluarga yang mencakup cashflow, utang, dana darurat, asuransi dan investasi.

Menurut Bareyn, khusus untuk pendidikan anak, idealnya Parents sudah memiliki pilihan sekolah terlebih dahulu baru mulai menabung sesuai kebutuhan.

Get to know Mama’s Choice: Pilihan aman Mama dan workshop foto flatlay bersama Rahne Putri

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Keseruan talkshow dan workshop bersama Rahne Putri dari Mama’s Choice

Setelah mendapatkan berbagai materi tentang anak. Ini saatnya para Bunda mendapatkan informasi untuk kecantikan dan kesehatan dirinya sendiri.

Para Bunda dikenalkan dengan produk perawatan untuk Ibu hamil dan menyusui yang halal, aman dan natural dari Mama’s Choice bersama Rahne Putri selaku Head of Branding. Tak hanya itu, di sesi ini pula para Bunda diajak untuk workshop dan lomba foto flatlay dengan total hadiah ratusan ribu rupiah!

Cooking Demo Kaldu Movement

Keseruan Baby Bash 2019 15

@kelincitertidur sedang memandu acara cooking class

Setiap Bunda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tidak hanya dalam hal pendidikan dan kesehatan, tetapi juga nutrisi.

Nah, di sesi ini, para Bunda dikenalkan dengan Slow Cooker dari Bear Indonesia. Yakni slow cooker yang aman dan sehat untuk Si Kecil, juga dikemas dengan desain yang imut dan menggemaskan.

Agar tidak penasaran, salah satu Bunda yang beruntung juga diajak untuk menggunakan Slow Cooker dari Bear Indonesia secara langsung bersama dengan Content Creator dan Pegiat MPASI, Ayi @kelincitertidur, memasak 3 jenis kaldu. Ada Bubur Chinese, Kaldu IGA, Kaldu Sumsum.

Strengthen baby sense through interaction

Keseruan Baby Bash 2019 23

Inti Nuraida Child Psychologist dari Insight Psikologi menjelaskan pentingnya stimulasi untuk anak

Bunda tentu sudah pernah mendengar tentang pentingnya stimulasi indra pada anak-anak. Namun jangan sampai salah ya, indra manusia ternyata tidak hanya ada 5 seperti yang kita ketahui selama ini. Namun ada 7. Hal itu dijelaskan oleh Inti Nuraida Child Psychologist dari Insight Psikologi.

Selain itu, ada juga indra vestibular atau keseimbangan dan proprioseptif atau kesadaran tubuh

Untuk menstimulasi semua indra tersebut, Parents bisa mencobanya dengan 5 cara sederhana yang bisa dilakukan dari dalam rumah.

“Misalnya dengan sentuhan lembut menggunakan sabun atau lotion Cussons Baby setelah mandi, pelukan yang kencang dan lembut, ayunan yang pelan dengan nyanyian, main tangkap sinar dengan senter, dan permainan sensori dengan pola kontras, sensori bag, kapas yang ditetesi berbagai macam bau, dan bermain tekstur makanan,” jelasnya.

Workshop seru menggendong menggunakan kain jarik tradisional bersama BukaReview

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Keseruan menggendong menggunakan kain jarik tradisional bersama BukaReview

Menggendong bayi juga ada tekniknya, Bun. Di Baby Bash 2019 ini, Bukareview menghadirkan workshop seru menggendong menggunakan kain jarik tradisional bersama Wiena Pratasik, Certified Babywearing Consultant from School of Babywearing UK & Presiden Nusantara Menggendong.

Di workshop ini, Bukareview mengajak 20 orang peserta untuk belajar menggendong menggunakan kain jarik langsung bersama anak-anak mereka.

Meskipun menggunakan kain jarik tradisional, tetapi tak disangka para peserta begitu antusias mengikutinya. Mereka bahkan mulai tertarik untuk menggendong anak-anak mereka dengan kain jarik lagi seperti yang diajarkan orangtua mereka dahulu.

Tidak hanya mendapatkan informasi, para orangtua juga diberi kesempatan berinteraksi langsung dengan bertanya atau curhat bersama para pakar yang hadir. Dengan begitu, informasi yang didapatkan oleh para orangtua bisa sesuai dengan pengalaman yang dialami sehari-hari.

Artikel terkait: Membesarkan anak generasi Alpha, ini tantangannya buat Parents!

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Sesi tanya jawab

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Tempat yang nyaman dan ramah anak di Baby Bash Juli 2019

Tak perlu khawatir anak akan rewel saat datang di acara Baby Bash. Karena setiap event ini digelar, theAsianparent Indonesia selalu memikirkan keamanan dan kenyamanan anak. Seperti di acara Baby Bash Juli 2019 kali ini.

TheAsianparent Indonesia menyediakan area playground yang luas dan lengkap persembahan dari Zaida Rental. Di sini, anak-anak bisa bermain dengan aneka mainan yang telah disesuaikan untuk usia anak 6-12 bulan seusai dengan usia target acara.

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Tak hanya itu, di tengah ruangan juga disediakan matras yang lebar dan besar untuk tempat orangtua duduk dan bersantai menidurkan anak selama menyaksikan rangkaian talkshow dan workshop yang telah disediakan.

Lihat keseruan Parents belajar memahami anak generasi Alpha di Baby Bash Juli 2019!

Dessert Table Baby Bash Juli 2019 yang cantik dan Photobooth yang menarik untuk mengabadikan momen berharga bersama keluarga

Selama acara berlangsung, orangtua dan anak-anak dapat menikmati camilan manis dari Mini Dessert Table. Tak hanya menikmati camilan, orangtua dan anak-anak juga bisa berfoto bersama di depan meja dessert yang telah didesain cantik dengan nuansa berwarna biru dan putih.

Selain berfoto-foto, orangtua dan anak-anak juga bisa berfoto di Suryakanta Photo untuk mengabadikan momen berharga bersama keluarga di Baby Bash Juli 2019. Menariknya, hasil foto ini bisa langsung dicetak dan dibawa pulang ke rumah.

Booth Sponsor dengan berbagai games, photobooth, dan hadiah menarik

Tak hanya mengikuti serangkaian acara menarik yang disajikan oleh theAsianparent Indonesia. Orangtua yang hadir di Baby Bash 2019 juga bisa mengunjungi booth sponsor yang tersedia di sekitar acara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ellys Novita B, SH, M.Kn (@ellysbanjarnahor) on

Di booth ini, orangtua bisa mengikuti berbagai games seru, photobooth yang lucu, dan mendapatkan hadiah menarik.

Keseruan Baby Bash 2019 11

Bertabur goodie bag dan doorprize menarik

Dengan membayar tiket seharga Rp200.000, orangtua bisa membawa pulang sejumlah goodiebag menarik bernilai jutaan rupiah! Ada berbagai produk, jasa, dan voucher dari brand ternama dan berkualitas yang mendukung Baby Bash kali ini.

Mulai dari Bukalapak, Cussons, Konicare, Fitmee, Playgro, Vitaflow, Scotch brite, Puyo, handmade_kitchn, nuby, Bka Indonesia, Babyology, Little dimple, Lactaboost, Andalan, Cerelac, Cheris, Rivera Cosmetics, Sayurbox, Puku Baby, Bonanza frozen food, Ovale, Ellips, Sleek handwash, Mothercare, Momami tissue, dan Erha.

Artikel terkait: 5 Gaya Parenting Khas Generasi Millennial

 

View this post on Instagram

 

Thank you @theasianparent_id sudah mengadakan acara “Baby Bash Alpha Generation 2019”. Dan Thank you buat @bundakonicare Yang sudah memberikan saya kesempatan untuk datang ke acara ini. Kece bangettt…. Mama pulang dengan muka sumringah bawa segudang ilmu. Senang biaa ketemu sesama orangtua dari Alpha Generation. Selain itu juga sangat bahagia banget dapat hadia door price sebesar Rp200.000,- dari @bukalapak slide photo ke➡️ 2 dan ga disangka-sangka foto yang mama upload sebelumnya menjadi photo terbaik kali ya, pokonya intinya menang kali ya. Jadi mama dihadiahi sebuah slow cooker bear dari @bearelectric_id slide photo ke ➡️3 seharga 980ribuan. Aaa…. trus pas pulangnya juga dikasih banyak goodie bag persembahan dari @theasianparent_id bersama dengan sponsor-sponsor kecenya slide photo ke➡️ 4 dan seterusnya. Semua produknya juga kece-kece banget. Sukses terus buat acara Baby Bash berikut-berikutnya @theasianparent_id, sukses juga buat semua sponsor-sponsor kece yang berpartisipasi. 😊 #BabyBashID #TAP2019

A post shared by Rotua Panggabean (@rotuapanggabean) on

Tidak hanya goodiebag, orangtua juga berkesempatan mendapatkan sejumlah doorprize fantastis dari Bukalapak, Cussons, Konicare, Fitmee, Vitaflow, Nuby, IIMO – Rocking chair, Little dimple, Cerelac, Cheris, Bka Indonesia, Playgro, Rivera Cosmetics, Sayurbox, Puku Baby, BabyGo Inc, Erha, OONEW, dan Bear Indonesia.

baby bash juli 2019

Keseruan Baby Bash 2019 2

baby bash juli 2019

Seru kan? Nah bila Parents juga ingin mengukuti event play date ini, segera follow akun Instagram @theasianparent_ID atau like fanpage theAsianparent Indonesia untuk mendapatkan informasi paling update-nya.

Sampai berjumpa lagi di event kami berikutnya ya!

***

Mau tahu lagi acara dan event seru dari theAsianparent Indonesia? Yuk, bergabung bersama jutaan Parents lainnya memantau acara seru yang akan kami adakan di aplikasi theAsianparent. Jangan lupa diunduh, ya, Bun!

baby bash juli 2019

Baca juga

10 Alasan Mengapa Parents Gagal Move On Dari Acara Baby Bash

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner