TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25

Bacaan 4 menit
Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25

Seorang ayah tewas demi anak kandungnya yang bunuh diri lompat dari lantai 25. Mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut kronologis lengkapnya.

Kasih sayang orang tua memang terkadang tak mengenal rasa takut. Buktinya, seorang ayah tewas demi anaknya, saat itu ia mencoba menyelamatkan sang anak yang terjatuh dari lantai 25 sebuah apartemen.

Nahas, keduanya sama-sama tidak tertolong dan meninggal dunia begitu terguling dari apartemen. Bagaimana kronologi kejadian hingga keduanya bisa sampai terjatuh?

Kronologi Ayah Tewas Demi Selamatkan Anak Terjatuh dari Lantai 25

ayah tewas setelah selamatkan anak 3

Sumber: Mothership

Pagi itu, Sabtu (22/8/2020), salah seorang saksi melihat gadis berusia 15 tahun naik ke lantai 25 sebuah apartemen di Sichuan, China. Khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ia kemudian melapor kepada petugas keamanan.

Benar saja dugaannya, gadis yang tak disebutkan identitasnya itu bersiap melompat dari atas gedung. Namun, tak lama kemudian, ayahnya yang mendengar kabar itu bergegas menghampirinya.

Sayangnya, gadis remaja itu tak berhasil diselamatkan. Ayahnya bahkan ikut terjatuh karena menolong putrinya yang terjun bebas. Keduanya meninggal dengan tragis usai terjatuh dari lantai 25.

Ayah Tewas Demi Selamatkan Anak, Petugas Sudah Siapkan Balon Penyelamatan

ayah tewas setelah selamatkan anak 4

Kasus tewasnya ayah dan anak di Sichuan juga menyisakan rasa penyesalan pada petugas penyelamat yang hendak mengevakuasi keduanya. Pasalnya, petugas telah menyiapkan balon penyelamatan guna menghindari benturan pada tubuh korban yang jatuh ke tanah.

Nahas, mereka terlambat tiba di lokasi. Alhasil, kedua korban telah jatuh tersungkur di dasar apartemen.

Baik sang anak maupun ayahnya meninggal dunia seketika usai terjatuh dari lantai 25. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut secara lengkap.

Sontak, kejadian itu pun membuat penduduk setempat merasa kaget. Perasaan mereka campur aduk antara sedih, kaget, takut, dan sekaligus iba. Salah seorang pejalan kaki yang melintas bahkan sempat berlinang air mata.

“Semua orang tahu pot bunga yang jatuh dari ketinggian itu saja bisa membunuh seseorang apalagi ini,” katanya seperti dikutip dari Asiaone, Kamis (27/8/2020).

Kasus Ayah Tewas Demi Anak yang Bunuh Diri, Diduga Sang Anak Mengidap Depresi

Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25

Potongan video kejadian tragis itu sempat tersebar di situs mikroblogging Weibo, hingga menimbulkan spekulasi. Warganet menduga gadis remaja itu menderita depresi sehingga berani terjun dari ketinggian lantai 25.

Beberapa orang kemudian berspekulasi, gadis yang mengikuti les piano itu kesal dengan mata pelajaran piano yang ia ambil sehingga memutuskan untuk terjun dari lantai 25. Lalu, ada juga yang mengatakan ia tidak bahagia dengan kehidupannya saat ini.

Baca juga: Jangan sampai terlambat! Ini ciri-ciri depresi pada anak yang perlu diwaspadai

Keluarga Menjawab Rumor Anaknya Terjun dari Lantai 25 karena Depresi

Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25

Rumor yang menyelimuti kematian gadis remaja dan ayahnya itu membuat keluarga tidak nyaman. Ibu kandung sang gadis kemudian memilih untuk menjawab rumor tersebut dengan mengatakan bahwa putrinya memang telah lama mengidap depresi.

Ia bahkan mengatakan, putrinya sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) terkait gangguan kejiwaan yang ia derita. Tak hanya itu, anaknya juga memiliki kecenderungan melukai diri atau self-harm. Ini dibuktikan dengan luka sayatan yang ia temukan di lengan putrinya.

Keluarga telah bertanya kepada gadis tersebut, apa masalah yang sebenarnya dialami oleh sang putri hingga ia jadi menderita. Namun, anak itu memilih bungkam.

Akhirnya, keluarga pun mengirim gadis tersebut untuk mengikuti les piano. Itu pun karena gadis tersebut memang menginginkannya.

Baca juga: Anak depresi bisa disebabkan pola asuh orangtua yang salah, bagaimana mencegahnya?

“Kami membelikannya piano dan mendaftarkannya les setelah dia menyatakan berminat pada hal itu,” kata sang ibu.

Selain ibu, kakak kandung gadis tersebut juga memberikan kesaksian. Ia menuturkan, selama ini ayahnya bekerja di sektor konstruksi bangunan dan menjadi tulang punggung keluarga.

Namun, semenjak adiknya didiagnosis menderita depresi, keluarga memutuskan untuk fokus merawat putri bungsunya secara total.

“Apa yang ayah saya lakukan membuktikan bahwa ia tidak mementingkan dirinya sendiri,” katanya.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25

Ia kemudian mengatakan, keluarganya ingin memberikan perpisahan terbaik bagi saudarinya itu. Ia ingin mengantarkan saudarinya menuju tempat peristirahatan terakhir dengan tenang.

Sungguh tragis kasus ayah tewas semi selamatkan anak di atas ya Parents. Bagaimanapun juga, kesehatan mental telah menjadi isu yang penting saat ini, apalagi depresi yang dialami oleh anak-anak.

Apabila Parents melihat tanda-tanda depresi pada anak, segera cari bantuan dengan membawanya ke profesional ya!

Jangan biarkan anak berjuang sendirian melawan depresi. Begitu juga dengan orang tua. Kesehatan mental adalah hal penting. Jadi, jangan pernah menyepelekannya.

Baca juga:

Anak juga bisa alami depresi, kenali gejalanya dan cara tepat menghadapinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Ayah Tewas Mencoba Selamatkan Anak yang Loncat dari Lantai 25
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti