TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kesal Ajari Anak Matematika, Seorang Ayah Terkena Serangan Jantung

Bacaan 4 menit
Kesal Ajari Anak Matematika, Seorang Ayah Terkena Serangan Jantung

Ia frustasi usai mengajari anaknya matematika berulang kali tetapi tak kunjung paham hingga akhirnya memicu serangan jantung.

Sungguh miris nasib seorang ayah terkena serangan jantung karena soal matematika. Peristiwa ini terjadi usai ia berinisiatif mengajari anaknya matematika.

Matematika memang terkenal sebagai mata pelajaran yang sulit. Akibatnya, sejumlah siswa enggan belajar karena menganggap matematika adalah momok yang menakutkan.

Peristiwa ayah yang terkena serangan jantung karena soal matematika ini membuat panik keluarga. Sang ayah langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk diberikan pertolongan pertama.

Ia diduga stres karena tak kuasa mengajari anaknya matematika hingga berulang kali. Lalu, seperti apa kondisinya saat ini? Mengapa hal itu bisa terjadi? Simak laporannya berikut ini.

Artikel Terkait: Anak Belajar Secara Daring di Rumah, Ini yang Perlu Parents Lakukan untuk Membantunya

Ayah Terkena Serangan Jantung karena Soal Matematika, Begini Kronologinya

ayah terkena serangan jantung karena soal matematika

Sumber: Shutterstock

Seorang ayah asal Cina yang hanya diketahui nama marganya, yaitu Liu terkena serangan jantung. Pemicunya tak lain adalah pelajaran matematika.

Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (4/10/2020). Ia diduga stres karena tak kuasa mengajari putranya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD.

Pria berusia 45 tahun itu menjadi sangat marah karena sudah tiga kali menjelaskan pelajaran matematika kepada putranya, tetapi tak kunjung mengerti. Frustasi dengan keadaan, ia tiba-tiba merasakan sakit yang luar biasa di bagian dada. Rasa sakit ini disusul dengan tarikan napasnya yang menjadi lebih pendek hingga akhirnya pingsan.

Ia sempat sadar kembali dan langsung pergi menuju RS Ketiga Rakyat Shenzhen. Dokter kemudian mendiagnosis bahwa ia terkena serangan jantung. Sayangnya, tak berapa lama kemudian kondisinya kembali menurun dan kembali tak sadarkan diri.

Mengutip Oddity Central melalui Kompas.com, kondisi Liu kali ini bahkan jauh lebih buruk. Ia mengalami kejang dan dari mulutnya keluar busa putih hingga membuat keluarga semakin panik. Dokter pun segera memberikan pertolongan agar kondisi Liu kembali stabil.

Ayah yang Terkena Serangan Jantung karena Soal Matematika Ternyata Perokok Berat

ayah terkena serangan jantung karena soal matematika

Sumber: Shutterstock

Setelah kondisinya mulai membaik, dokter segera menentukan serangkaian tes guna mencari tahu penyebab Liu kolaps begitu cepat. Berdasarkan hasil tes, diketahui bahwa arteri koroner Liu ternyata mengalami penyumbatan. Akibatnya, suplai darah ke jantung berhenti sehingga tak heran jika ia mengalami kesulitan bernapas.

Usut punya usut, sebelum kondisinya turun, selama beberapa hari belakangan, Liu ternyata sering merasakan sakit di bagian dada. Kondisi ini berlangsung selama dua pekan khususnya ketika ia mengajari putranya matematika. Selain itu, ia juga seorang perokok berat selama bertahun-tahun sehingga memperburuk penyakitnya.

Meski demikian, tim medis sepakat bahwa serangan jantung yang dialami Liu dipicu oleh kemarahan dan frustasi yang terjadi saat ia kesal mengajari putranya soal matematika. Hal semacam ini rupanya sangat berdampak pada kesehatan penderita penyakit jantung seperti Liu.

Artikel Terkait: Tanda awal serangan jantung, tubuh akan merasakan 9 hal ini

Berhasil Selamat karena Segera Pergi ke RS untuk Mendapat Pertolongan

Kesal Ajari Anak Matematika, Seorang Ayah Terkena Serangan Jantung

Sumber: Shutterstock

Tim medis memuji tindakan Liu yang bergegas menuju RS setelah merasakan nyeri di bagian dada. Pasalnya, andaikan ia terlambat datang ke RS, maka kecil kemungkinan nyawanya bisa selamat. Kondisinya bahkan bisa lebih buruk dari sekadar kejang dan mulut berbusa.

Liu kini telah menjalani operasi di RS guna memperbaiki pembuluh darah yang sempat tersumbat. Kondisinya dilaporkan berangsur membaik dan mulai stabil, hanya perlu memulihkan diri selama beberapa waktu ke depan.

Dokter juga mengimbau agar penderita penyakit serupa agar segera mencari pertolongan ke penyedia layanan kesehatan terdekat. Dengan demikian, dokter bisa segera memberikan pertolongan dan mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Mengenal Pertolongan Pertama bagi Penderita Penyakit Jantung

Kesal Ajari Anak Matematika, Seorang Ayah Terkena Serangan Jantung

Sumber: Shutterstock

Serangan jantung bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Meskipun bisa dikenali tanda-tandanya, tapi sering kali serangan jantung terjadi secara mendadak dan tak jarang membahayakan nyawa seseorang.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui pertolongan pertama pada penderita penyakit jantung. Apa saja? Dikutip dari Alodokter, berikut langkah-langkahnya:

  1. Tenangkan pasien dan hubungi ambulans secepatnya.
  2. Sambil menunggu ambulans datang, bimbing pasien untuk duduk. Bisa di mana saja asalkan bersandar. Namun, lebih disarankan suduk di lantai karena dapat mengurangi cedera jikalau tiba-tiba pasien pingsan.
  3. Longgarkan semua pakaian.
  4. Tanyakan apakah pasien memiliki obat nitrogliserin yang diresepkan dari dokter. Jika punya, segera berikan obat ini kepadanya. Cara pemberiannya adalah dengan meletakkan tablet di bawah lidah.
  5. Hindari memberikan makanan atau minuman apapun melalui mulut.
  6. Bila saat menunggu pasien tidak sadarkan diri, lakukan resusitasi jantung paru.

Nah, Parents, semoga dari kisah ayah terkena serangan jantung karena soal matematika itu bisa menjadi peringatan bagi kita semua tentang bahaya penyakit jantung. Selain itu, apabila anak sulit untuk diajari, usahakan untuk mengendalikan emosi ya. Ingat bahwa kemampuan anak berbeda-beda, tak bisa dalam satu hal bukan berarti ia tak pandai dalam hal lain.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Baca Juga:

Social Distancing, 5 Selebmom ini unggah kegiatan belajar di rumah bersama anak!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ruhaeni Intan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kesal Ajari Anak Matematika, Seorang Ayah Terkena Serangan Jantung
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti