TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Ayah di Jambi Meninggal karena Digigt Ular

Bacaan 4 menit
Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Ayah di Jambi Meninggal karena Digigt Ular

Seorang ayah di Jambi meninggal digigit ular. Kondisinya memburuk karena tidak segera diberikan pertolongan medis.

Di musim hujan seperti sekarang ini, kita perlu memang waspada dengan kemunculan ular di lingkungan sekitar. Baru-baru ini seorang ayah di Jambi meninggal digigit ular. Berita tersebut lantas menjadi sorotan lantaran korban tidak segera mendapat pertolongan medis.

Seperti apa kronologi peristiwa tersebut dan apa yang harus menjadi perhatian Parents? Begini kisah lengkapnya yang berhasil dirangkum theAsianparent.

Kronologi Ayah di Jambi Meninggal Digigit Ular

ayah di jambi meninggal digigit ular

Kejadiaan nahas yang menimpa seorang ayah asal Jambi bernama Zaini berawal saat dirinya berangkat ke laut. Sehari-hari, Zaini diketahui bekerja sebagai pencari pakan ikan.

Menurut keterangan Husni, sang kakak ipar, kondisi Zaini terus memburuk setelah digigit ular. Istri Zaini pun berusaha merawat sekuat tenaga, meski perawatan hanya bisa mereka lakukan di rumah.   

“Awalnya dia digigit ular, sejak itu almarhum mulai kurang sehat dan lemas hingga jarak lima hari sakit, dia meninggal,” terang Husni saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Jumat (20/11/2020).

Husni menambahkan, Zaini meninggalkan satu istri dan empat orang anak. Anak tertua Zaini berusia 8 tahun. Sementara adik-adiknya hanya berjarak masing-masing setahun.

ayah di jambi meninggal digigit ular

Kondisi rumah keluarga Zaini. Foto: Kompas.com

Pasca kejadian digigit ular tersebut, Zaini hanya mendapat perawatan seadanya karena keluarga tersebut mengaku tak punya biaya untuk berobat.

“Pendapatan dia hanya cukup untuk makan. Dan itu lebih banyak kurangnya,” ujar Husni. 

Sang istri juga mengaku tak berani membawa suaminya ke rumah sakit atau pusat kesehatan terdekat lantaran keterbatasan biaya. Akibatnya Zaini hanya bisa terbaring di rumah selama beberapa hari.

Zaini dan keluarga tinggal rumah amat sederhana berupa pondok kecil, berlantai papan dengan dinding dan atap daun nipah.

Artikel terkait: Lakukan 6 Hal Ini Jika Tak Sengaja Digigit Ular Kobra, Waspada Saat Musim Hujan!

Tak Punya KTP, Sulitkan Keluarga Zaini dapat Bantuan Pemerintah

ayah di jambi meninggal digigit ular

Foto: Lifepal.co.id

Hidup di bawah garis kemiskinan, nasib istri dan anak Zaini selanjutnya membuat Husni, sang kakak ipar, merasa khawatir. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini, bantuan Covid-19 dari pemerintah, ternyata tidak dapat diterima keluarga Zaini.

Rupanya kelengkapan dokumen keluarga menjadi kendala. “Pemerintah tidak bisa bantu, karena Zaini tidak memiliki KTP. Sementara KK-nya itu dari Muarojambi,” kata Husni.

Dirinya juga mengatakan, setelah selama 8 tahun tinggal di Desa Sungai Sayang, pemerintah setempat sudah pernah mendatangi rumah Zaini dan memintanya mengurus KTP.

“Zaini tidak langsung pergi membuat KTP atau KK. Dia mungkin tidak sempat, karena harus bekerja,” katanya.

Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Ayah di Jambi Meninggal karena Digigt Ular

Foto: Ceklengkap.com

Sementara itu, hal senada juga dijelaskan oleh Kades Sungai Sayang, Ahmadia.

Dirinya menyebut, pihaknya mau mengeluarkan bantuan Covid-19 untuk keluarga Zaini. Sayangnya, kata dia, Zaini tidak memiliki KTP dan KK. Sehingga akan melanggar aturan, kalau mereka diberi bantuan.

“Kita tetap berikan bantuan, yang sifatnya tidak membutuhkan KTP dan KK. Biasanya berupa sembako,” kata Kades lagi.

Keluarga Zaini juga mendapatkan sejumlah kiriman bantuan dari donatur dari berbagai daerah yang merasa iba dengan kondisi keluarga tersebut.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Artikel terkait: Balita yang sedang tidur ini digigit ular kobra ganas!

Catatan Penting: Mengapa Perlu Mengurus Dokumen Keluarga

Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Ayah di Jambi Meninggal karena Digigt Ular

Parents, terlepas dari kisah pilu keluarga Zaini, rasanya hal ini perlu juga dipandang dari kacamata pentingnya mengurus kelengkapan dokumen keluarga, termasuk KTP dan KK. Bukan apa-apa, dalam kondisi genting dokumen semacam ini akan sangat memudahkan urusan kita.

Misalnya, dalam kasus keterbatasan ekonomi di mana seseorang tak merasa mampu mengakses fasilitas kesehatan, pemerintah pusat dan daerah sebenarnya sudah punya sejumlah program khusus. Sehingga, keluarga miskin pun bisa segera diberi penanganan medis.

Namun fasilitas tersebut tentunya hanya dapat diakses jika keluarga memiliki data kependudukan yang sah dan masih berlaku.

Tak cuma soal akses rumah sakit dan fasilitas kesehatan, kelengkapan dokumen juga akan memudahkan keluarga untuk dijangkau berbagai program lain dari pemerintah. Dalam kasus keluarga Zaini, bahkan bantuan Covid-19 pun tak dapat mereka peroleh lantaran masalah kelengkapan dokumen.

Oleh karena itu, persoalan kelengkapan dokumen keluarga jangan disepelekan ya, Parents. Jika ada kendala dalam pengurusan KTP dan KK segera hubungi dukcapil setempat.

Apalagi jika keluarga Anda berpindah tempat tinggal, jangan menunda untuk mengurus keterangan pindah domisili.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Baca juga:

Belum Punya e-KTP? Ini 10 Masalah yang Bisa Timbul

Tidak Usah Antre, Parents Bisa Cetak KK dan Akta Lahir di Rumah

Bagaimana Cara Membuat Kartu Identitas Anak (KIA)?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tak Punya Biaya Berobat, Seorang Ayah di Jambi Meninggal karena Digigt Ular
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti