TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sedih, Seorang Ayah Cium Jenazah Bayi Berulang Kali Sebelum Dimakamkan

Bacaan 4 menit
Sedih, Seorang Ayah Cium Jenazah Bayi Berulang Kali Sebelum Dimakamkan

Potret ayah cium jenazah bayi berulang kali di liang kubur ini membuat haru warganet.

Kepedihan yang mendalam lantaran buah hati ‘berpulang’ memang sulit digambarkan. Rasa inilah yang bisa terlihat lewat peristiwa yang baru-baru ini viral di media sosial. Seorang ayah cium jenazah bayi ulang kali di liang kubur sesaat buah hatinya dimakamkan.

Melihat hal tersebut, banyak warganet yang berempati pada sosok sang ayah. Potret tersebut merupakan wujud nyata kesedihan mendalam yang dialami seorang ayah karena kehilangan anaknya.

Artikel terkait: “Bayiku punya penyakit jantung, kini ia positif corona,” curhatan seorang ibu

Begitu Kehilangan, Seorang Ayah Cium Jenazah Bayi Berulang Kali

ayah cium jenazah bayi

Rasa duka mendalam karena kehilangan anak ini dialami oleh seorang lelaki asal Malaysia. Momen dirinya yang mencium jenazah sang anak ramai diperbincangkan di media sosial lewat unggahan seorang Ustaz.

Potret seorang ayah yang mengantarkan jenazah bayinya ini pertama kali dibagikan oleh pengguna Facebook bernama Ustaz Muhammad Rafieudin Zainal Rasid pada Minggu (7/6). Dalam unggahan tersebut, sang Ustaz membagikan pengalaman dirinya saat memulasarkan jenazah bayi yang meninggal setelah dilahirkan.

Anak Pertama yang Telah Lama Dinanti 

Menurut keterangan Ustaz Rafieudin, bayi tersebut dilahirkan secara prematur saat usia kandungan sang ibu masih berusia  23 minggu. Kelahiran prematur ini disebabkan oleh adanya komplikasi yang terjadi pada masa kehamilan. Sang bayi dengan berat lahir 500 gram tersebut pun hanya bertahan beberapa jam setelah dilahirkan.

“Malam ini, kami mengkebumikan jasad bayi yang terpaksa dilahirkan pada usia kandungan 23 minggu karena komplikasi yang dialami ibunya. Dia hanya bisa bertahan beberapa jam setelah dilahirkan,” tulis sang Ustaz.

Tidak hanya itu, seperti yang dikutip dari laman Suara, kedua orangtua juga begitu terpukul karena bayi tersebut adalah anak pertama yang telah lama dinantikan kehadirannya.

ayah cium jenazah bayi

Artikel terkait: Ibu ini 6 kali kehilangan bayi karena penyakit langka yang tak ada obatnya

Rasa terpukul sang ayah juga terlihat dalam satu foto yang dibagikan oleh sang Ustaz. Lelaki tersebut tampak memangku dan hendak mengantarkan sang buah hati ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Menjadi saksi atas kejadian tersebut, sang Ustaz pun menuliskan pesan kepada setiap orangtua yang ditinggal pergi oleh buah hati mereka.

“Sang ayah tidak berhenti menciumi jenazah bayinya di pemakaman berkali-kali, dia seperti enggan merekalan kepergian anaknya. Ayah dan Ibu, bersabarlah. Anakmu kini sudah bahagia dan tengah bermain-main di surga. Insya Allah, mereka akan senantiasa menunggu kehadiran kalian kembali di pintu mulia tersebut. Setiap anak yang pergi terlebih dahulu akan tetap mengingat segala kasih sayang dan jasa orangtuanya atas izin Allah,” pungkasnya.

Unggahan ini pun ramai dibicarakan oleh warganet setempat. Mereka juga banyak yang mengirimkan doa pada dan ucapan berbela sungkawa pada kedua orangtua.

Tahapan Berduka Orangtua yang Kehilangan Anak 

ayah cium jenazah bayi

Bagi orangtua, anak merupakan suatu anugerah yang paling beharga dari Sang Pencipta. Oleh karena itu, rasa sedih dan terpukul merupakan hal yang sangat wajar dirasakan ketika mereka kehilangan anak untuk selamanya. Terlebih, jika buah hati sudah sangat dinantikan kehadirannya sejak lama.

Mengutip buku On Detah and Dying karya Elisabeth Kubler Ross, berikut merupakan tahapan yang dirasakan oleh seseorang ketika berduka saat ditinggal pergi oleh orang tercinta, termasuk anak:

  1. Adanya rasa penolakan. Menolak kenyataan jika orang yang dicintai sudah pergi. Munculnya rasa enggan merelakan karena syok atas kenyataan yang terjadi.
  2. Marah dan bersedih. Mulai menerima kenyataan dengan menunjukkan emosinya, bisa dengan cara marah atau pun menangis.
  3. Timbulnya perasaan menyesal
  4. Berusaha ikhlas dan menerima kenyataan yang ada (acceptance)

Melalui keempat tahapan tersebut pun tentunya tidaklah mudah. Setiap orang juga memiliki jangka waktu yang berbeda untuk bisa mencapai fase menerima atau mengikhlaskan kepergian orang yang dicintainya.

Sedih, Seorang Ayah Cium Jenazah Bayi Berulang Kali Sebelum Dimakamkan

Sementara itu, beberapa upaya berikut ini juga bisa dilakukan sebagai upaya orangtua dalam menerima kepergian anak, yakni:

  • Jangan khawatir, merasa sedih, marah, kecewa, dan putus asa merupakan hal yang wajar dirasakan saat kehilangan. Jadi, upayakan untuk tidak memendam perasaan itu seorang diri, ya. Tidak ada salahnya meluapkan emosi tersebut dengan menangis atau bercerita kepada keluarga dan orang terdekat.
  • Perasaan duka cenderung menguras tenaga, baik fisik maupun emosional. Maka, tetap jaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. Mengonsumsi makanan bergizi, rajin olahraga, dan cukup tidur juga akan membantu mengurangi perasaan sedih yang berlarut-larut karena kehilangan.
  • Apabila perasaan sedih dan kehilangan sudah sangat sulit dikontrol, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional seperti psikolog.

Artikel terkait: Surat untuk para orangtua yang telah kehilangan anak untuk selamanya

Potret ayah yang cium jenazah bayi berulang kali tersebut menjadi tanda bahwa kehilangan anak pasti akan meninggalkan perasaan duka mendalam bagi orangtua. Meski demikian, menyimpan kesedihan dan duka yang berlarut-larut merupakan hal yang tidak baik. Karena bagaimana pun, kehidupan akan tetap berlanjut sehingga orangtua juga perlu belajar mengikhlaskan kepergian buah hati mereka.

Baca juga:

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Cegah depresi setelah melahirkan, ini hal yang perlu Bunda perhatikan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sedih, Seorang Ayah Cium Jenazah Bayi Berulang Kali Sebelum Dimakamkan
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti