TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Benarkah ASI bisa menangkal virus corona? Ini penjelasan dari ahli

Bacaan 4 menit
Benarkah ASI bisa menangkal virus corona? Ini penjelasan dari ahli

Ilmuwan di New York mengumpulkan sampel ASI dari para relawan untuk menguji apakah ASI bisa menangkal virus corona atau tidak.

ASI sebagai penangkal corona virus sedang diuji oleh Rebecca Powell. Powell adalah seorang ahli imunologi yang juga asisten profesor di Icahn School of Medicine, di wilayah Mount Sinai, Amerika Serikat.

Beberapa waktu lalu, Powell meminta ibu menyusui untuk mendonasikan ASI mereka sebagai sampel penelitian Powell. Ia akan meneliti apakah ASI memiliki kandungan yang bisa menangkal virus COVID-19 atau tidak.

ASI sebagai penangkal corona

Banyak relawan ingin menyumbangkan ASI untuk diuji kandungannya

Powell meminta sumbangan ASI dari beberapa ibu menyusui di New York. Dengan catatan, mereka dalam keadaan sehat.

“Apakah Anda seseorang yang dalam keadaan sehat, sedang menyusui dan tinggal di New York?,” tulisnya dalam sebuah iklan yang diterbitkan Icahn School of Medicine at Mount Sinai.

Powell juga memastikan jika relawan ASI yang direkrutnya harus memiliki alat pompa ASI. Serta, mau menyumbangkan kelebihan ASI yang tidak lagi dibutuhkan bayinya.

Artikel terkait : Ibu menyusui dinyatakan positif corona, ini hal yang perlu dilakukan

Mengutip dari Vice News, ternyata sudah banyak relawan yang menawarkan ASI miliknya untuk diteliti. Menurut Powell, selain ibu menyusui yang sehat, ia juga menerima tawaran donasi ASI dari ibu yang pernah terinfeksi.

Ia menerima banyak email dari para ibu yang ingin berpartisipasi mendonasikan ASI. Bahkan, sebagian besar mereka mengaku terinfeksi virus, hingga terkonfirmasi positif COVID-19.

Kandungan antibodi dalam ASI dapat melawan penyakit

ASI sebagai penangkal corona

Menurut Powell, ASI mengandung protein penangkal penyakit yang kuat, disebut antibodi. Fungsinya untuk membantu melindungi bayi dari infeksi virus, seperti campak dan cacar air.

Kandungan antibodi alami dalam ASI merupakan alasan mengapa dokter mendesak ibu baru untuk segera menyusui anak, dan memberikan ASI eksklusif jika mampu.

Maka dari itu, Powell berpikir kandungan antibodi ini dapat membantu mengarahkan para ilmuwan ke pengobatan yang efektif melawan COVID-19.

ASI sebagai penangkal corona perlu diteliti lebih lanjut

Meskipun manfaat ASI untuk bayi sudah diketahui, tapi belum ada penelitian lebih lanjut tentang manfaat ASI selain untuk perkembangan bayi. Belum diketahui pasti apakah ibu menyusui juga dapat terlindung dari virus, seperti air susu yang dihasilkannya dapat melindungi imun bayi.

“Penelitian manfaat ASI ini belum pernah dicoba pada SARS, MERS, bahkan flu yang telah diteliti dengan baik. Sayangnya, hasil penelitian tentang manfaat perlindungan ASI juga masih jarang,” kata Powell

Tim peneliti Powell di Mount Sinai membayar 5 dolar untuk setip ons ASI yang didonasikan oleh para ibu di kota New York. Ia juga menerima ASI dari ibu menyusui yang berasal dari luar kota New York.

Asalkan, mereka dalam keadaan berisiko besar terpapar virus COVID-19, misalnya tenaga kesehatan. Atau ibu menyusui yang pernah terkonfirmasi mengidap COVID-19.

Artikel terkait : Bayi 4 bulan positif corona setelah mudik, bagaimana cara pencegahannya?

Ekspreimen plasma darah dan ASI sebagai penangkal corona

Benarkah ASI bisa menangkal virus corona? Ini penjelasan dari ahli

Para relawan diminta membekukan ASI mereka setiap beberapa minggu. Supaya proses menemukan antibodi dalam ASI pada individu dengan kasus yang berbeda dapat terus dilakukan, meskipun relawan sewaktu-waktu berhenti jadi pendonor ASI.

Sementara itu, melansir dari Nypost, dalam minggu ini, lembaga pengawas obat dan makanan mengizinkan penggunaan convalescent plasma untuk menangani kasus infeksi virus tersebut.

Convalescent plasma diperoleh dari antibodi dalam plasma darah pasien corona yang sembuh. Pada terapi convalescent plasma, pasien disuntik dengan antibodi yang telah dipanen dari plasma darah pasien yang sembuh.

Plasma darah adalah bagian dari darah yang bertugas membawa sel darah. Plasma darah berwarna kekuningan dan di dalamnya terkandung protein fibrinogen yang berfungsi mengatur pembekuan darah.

Seperti ASI, plasma juga mengandung zat antibodi dan sel-sel imun yang dapat disuntikkan pada pasien yang sakit, untuk membantu tubuh mereka melawan virus.

Meskipun begitu, Powell menemukan fakta bahwa dibandingkan dengan antibodi pada plasma darah, menurutnya ASI mungkin lebih unggul. Sebab, berkat satu faktor khusus, yang disebut sekresi imunoglobulin A (IgA), yang sangat tahan terhadap serangan virus lain.

Kabar baiknya, terdapat 90% IgA dalam antibodi ASI.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

“Bisa jadi ada solusinya (pada ASI), dan saya rasa fakta ini tidak bisa diabaikan begitu saja,” pungkas Powell.

Demikianlah informasi ini. Semoga bermanfaat.

Referensi : Vice.com, Nypost

Baca juga :

Pasien suspek corona melahirkan bayi secara caesar di Wuhan, China

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Benarkah ASI bisa menangkal virus corona? Ini penjelasan dari ahli
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti