Apakah Tas Ransel Anak Terlalu Berat?

Berangkat ke sekolah dengan tas ransel yang terlalu berat, tidak baik untuk kesehatan dan perkembangan tubuh anak. Bagaimana cara kita memilih dan menyikapi masalah tas ransel anak ini?

Apakah tas ransel anak terlalu berat?

Apakah tas ransel anak terlalu berat?

Terkadang saya kasihan melihat anak-anak sekolah jaman sekarang, karena hampir setiap hari membawa tas ransel yang berat. Bahkan, banyak anak-anak sekolah yang membawa tas beroda sehingga bisa ditarik dan tidak perlu dipanggul di punggung. Begitu banyakkah kebutuhan buku sehari-hari di sekolah, sehingga tas ransel anak begitu beratnya?

Masa kanak-kanak adalah masa belajar yang paling baik. Belajar bukanlah sekedar menghafal isi buku pelajaran, tetapi juga melalui proses bermain dan bersosialisasi di rumah, sekolah, serta lingkungan lainnya. Bila setiap hari tas ransel anak dijejali dengan berbagai buku, bagaimana dengan perkembangan tulang punggung anak? Bagaimanapun kita hanya bisa menyarankan agar pembuat jadwal pelajaran sekolah memperhatikan hal ini. Bila dalam 1 hari terdapat 7 jam pelajaran, sebaiknya diisi kurang dari 7 pelajaran. Lebih baik membuat hanya 3 pelajaran, dengan durasi masing-masing 2-3 jam pelajaran, sehingga buku yang dibawa oleh anak tidak terlalu banyak.

Tips membeli tas ransel anak

Selebihnya, kita sebagai orang tua dapat mengantisipasi dampak negatif tas ransel anak yang terlalu berat dengan berbagai cara berikut ini :

1)      Ketika membeli tas ransel anak, pilihlah tas dengan strip punggung yang lebar, empuk, dan tebal.

2)      Hindari membeli tas ransel anak yang tidak kebesaran.

3)      Pilihlah tas ransel anak yang tidak terlalu berat. Bila tas kosong saja sudah berat, bagaimana bila sudah diisi buku?

4)      Bila sekolah menyediakan loker, cek dulu ukuran loker sehingga tas yang dibeli muat di dalam loker tersebut.

5)      Tas beroda adalah ide yang baik agar bisa ditarik.

Menggunakan tas ransel dengan baik

Ketika menggunakan tas ransel, perhatikanlah hal-hal berikut ini :

1)      Ingatkan anak agar selalu menggunakan kedua strip punggung, jangan hanya satu saja.

2)      Jangan mengisi tas ransel anak terlalu berat. Menurut Dr. Michael O’Brien, sports medicine physician di Children’s Hospital Boston, sebaiknya total berat tas dan isinya tidak lebih dari 20% berat badan anak.

3)      Idealnya, posisi ujung bawah tas tidak lebih dari tinggi pusar.

4)      Bila barang yang dibawa terlalu berat, pisahkan sebagian menjadi tas kecil lain. Misalnya, pisahkan botol minum dan bekal makanan pada jinjingan yang berbeda.

5)      Ketika mengatur isi tas, letakkan yang paling berat pada dasar tas, atau bagian yang paling dekat dengan punggung. Berat isi tas harus dibuat merata antara kiri dan kanan.

6)      Minta anak agar memberitahu Anda bila ia merasa ada yang tidak nyaman dengan punggungnya.

Semoga tips-tips di atas dapat bermanfaat bagi ayah dan bunda.

Baca juga artikel menarik lainnya :

Anak Suka Matematika, Bagaimana Caranya?

Mengasuh Atau Memanjakan?

Mengajar Anak Bangun Pagi

Bila Anda ingin berbagi informasi ini dengan teman lainnya sebarkan artikel ini melalui Facebook, Twitter, dan Google+.