Apakah Berat Badan Bayi Anda Sudah Ideal?

Apakah Berat Badan Bayi Anda Sudah Ideal?

Jangan khawatir jika bayi Anda terlihat kecil atau pun terlalu besar. Simak artikel berikut untuk mengetahui berat badan bayi yang ideal untuk bayi Anda!

Sudah idealkah berat badan bayi Anda? Simak terus artikel di TheAsianParent Indonesia ini.

Sudah idealkah berat badan bayi Anda?

Apakah arti ‘berat badan ideal’ untuk bayi?

Sama seperti orang dewasa, bayi memiliki berbagai bentuk dan ukuran! Berat badan si kecil juga ditentukan oleh faktor genetika dan kesehatan serta gizi selama kehamilan. Namun yang paling penting bukan berapa berat bayi Anda saat lahir- melainkan perkembangan berat badan setelah lahir.

Penurunan berat badan setelah lahir

Setiap anak memiliki pola pertumbuhan sejak lahir. Dan biasanya hal pertama yang terjadi adalah menurunnya berat badan! Hal ini disebabkan bayi membutuhkan waktu cukup lama dalam meminum ASI. Dan jika Anda sedang menyusui, tubuh Anda juga harus membiasakan diri dalam memproduksi susu.

Banyak bayi kehilangan berat badan sampai 10% dari berat badan mereka dalam beberapa hari pertama setelah lahir. Namun dalam waktu sekitar 10 hari berat badan si kecil akan mulai terlihat perkembangannya.

Mengukur pertumbuhan bayi Anda

Pertumbuhan bayi diukur melalui grafik tumbuh kembang bayi. Apakah besar atau kecil, bayi diharapkan dapat menambah berat badan dengan kecepatan tetap, sesuai dengan rata-rata yang sama pada tabel. Jika berat bayi Anda mungkin berada di atas atau di bawah tabel bukan berarti mereka kelebihan berat badan atau terlalu kurus.

Pastikan Anda datang ke klinik bayi secara teratur. Pertumbuhan dan kesehatan bayi Anda akan dipantau dengan cermat dan tenaga medis di sana dapat menjawab pertanyaan atau masalah yang mungkin Anda miliki.

Berapa berat badan bayi yang ideal ?

Dalam beberapa minggu pertama berat badan si kecil mungkin akan bertambah sekitar 175gram hingga 225gram per minggu. Sekitar enam bulan kemudian, berat badan mereka akan mencapai dua kali lipat berat badan saat lahir lahir dan setelah fase ini berat badan mereka secara bertahap akan melambat.

Kartu Menuju Sehat (KMS) digunakan di Indonesia sebagai pedoman dalam mengukur pertumbuhan bayi. Jadi berat badan si kecil harus berada dalam rata-rata ukuran yang ditetapkan.

Jika berat badan berada di bawah garis berwarna merah, maka berat badan akan dinilai kurang memenuhi standar. Usahakan berat badan berada dalam garis warna hijau sebagai ukuran berat badan standar.

Baca juga : 10 Makanan Terbaik untuk Bayi

Selain di Posyandu terdekat, KMS juga dapat diunduh pada halaman berikut ini :

Buatlah grafik pertumbuhan anak pada KMS, sehingga kita dapat memantau kenaikan berat badannya setiap bulan.

Untuk mengunduh KMS balita perempuan, klik di sini

Untuk mengunduh KMS balita laki-laki, klik di sini

Namun jangan khawatir jika sesekali bayi Anda berada di atas atau di bawah ukuran standar,  mungkin saja disebabkan oleh faktor pertumbuhan, penyakit, kesulitan menyesuaikan diri dengan makanan atau terlalu banyak kalori yang digunakan saat mereka mulai merangkak.

Jika Anda memiliki masalah  apapun tentang pertumbuhan bayi Anda,  datanglah ke kader kesehatan terdekat atau POSYANDU terdekat.

 

 

Baca juga artikel menarik lainnya:

Pentingnya Imunisasi dan Efek Sampingnya

Tahap Perkembangan Batita dari Bulan ke Bulan

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

hcqwupxl

app info
get app banner