Ibu Menyusui Hindarilah Makanan dan Minuman Ini

Beberapa makanan siap saji atau olahan, ternyata berbahaya bagi ibu menyusui. Menghindarinya adalah tindakan yang paling bijaksana.

Bijaklah memilih makanan selama Anda menyusui

Bijaklah memilih makanan selama Anda menyusui

Apakah saat ini Ibu sedang dalam masa menyusui? Cobalah baca beberapa daftar makanan dan minuman yang tidak baik untuk ibu menyusui ini. Siapa tahu salah satunya adalah makanan atau minuman kegemaran ibu

1. Minuman penambah tenaga atau isotonic

Minuman seperti ini kebanyakan mengandung natrium, kalium, kalsium dan zat-zat non organic lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Hanya saja bila dikonsumsi dalam keadaan tidak sedang beraktivitas berat, kandungan ion-nya malah tidak berguna untuk tubuh.

Beberapa minuman juga mengandung Aspartame atau gula non organic. Meski terkandung dalam jumlah yang diijinkan, beberapa ibu alergi terhadap zat semacam ini.

2. Soft drink

Soft drink dan minuman isotonik, tidak baik untuk ibu menyusui

Soft drink dan minuman isotonik, tidak baik untuk ibu menyusui

Kandungan gula dalam minuman softdrink biasanya sangat tinggi. Akan lebih baik bila ibu menyusui menghindari untuk mengkonsumsinya guna mencegah peningkatan kadar gula berlebih dalam darah.

3. Alkohol

Alkohol tidak baik untuk ibu hamil dan menyusui

Alkohol tidak baik untuk ibu hamil dan menyusui

Tidak ada seorangpun yang membantah efek buruk alkohol pada bayi. Jadi bila ibu sedang dalam kondisi hamil atau menyusui, alkohol adalah jenis minuman yang paling wajib ibu hindari.

4. Monosodium glutamat atau MSG

Ibu menyusui sebaiknya membatasi makanan yang banyak menggunakan MSG

Ibu menyusui sebaiknya membatasi makanan yang banyak menggunakan MSG

ASI sesungguhnya mengandung glutamate 10 kali lebih banyak dibanding susu sapi. Untuk itu tambahan glutamate dari luar sesungguhnya tidaklah diperlukan bagi ibu menyusui.

Di beberapa negara, MSG masih boleh dikonsumsi dalam batas 0,3-1 gram per hari. Hanya saja, tidak mudah bagi ibu untuk mengukur jumlah MSG yang ia konsumsi. Jadi akan lebih baik bila ibu menghindari mengkonsumsi zat ini.

5. Makanan yang mengandung zat pengawet dan pewarna

Minuman yang mengandung zat pewarna tidak baik untuk ibu hamil dan menyusui

Minuman yang mengandung zat pewarna tidak baik untuk ibu menyusui

Di pasaran, saat ini banyak sekali makanan olahan atau pun mentah yang diketahui mengandung zat pewarna tekstil, seperti rhodamin dan methyl yellow. Zat ini dapat memicu timbulnya kanker hati dan kerusakan ginjal.

Untuk mengurangi resiko terpaparnya tubuh seorang ibu menyusui dari aneka zat aditif berbahaya pada makanan, akan lebih baik bila ibu memasak atau mengolah sendiri makanan yang ia konsumsi.

Saat hendak mengkonsumsi makanan dalam kemasan perhatikan komposisi bahan pembuatnya. Beberapa makanan ternyata mengandung pemanis buatan yang dapat memicu kanker kandung kemih bila dikonsumsi terus menerus.

Zat pengawet makanan seperti boraks, formalin dan kloramfenicol yang banyak ditambahkan pada bakso, mie, tahu dan udang juga mengancam kesehatan bagi ibu menyusui.

Akan lebih baik bila ibu membuat sendiri bakso yang ingin ia konsumsi. Selain lebih enak sudah tentu tejamin keamanannya. Pastikan pula tahu yang hendak ibu konsumsi bebas dari formalin.

Tahu berformalin biasanya bertekstur keras tapi bagian dalamnya tidak kompak, tidak rusak jika disimpan lebih dari tiga hari pada suhu 25 derajad atau suhu kamar, atau bila disimpan dalam lemari es, tahu tersebut akan bertahan lebih dari 15 hari.

Tahu yang alami, bila disimpan selama satu hari pada suhu kamar pasti akan langsung berlendir dan bila lebih dari 3 hari pada suhu lemari es,  akan mudah berjamur.

Artikel terkait: Fakta dan Mitos seputar Makanan Ibu Menyusui