Ternyata hal ini yang membuat anak takut potong rambut di salon!

lead image

Anak takut potong rambut mungkin karena tidak nyaman dengan suara bising maupun aroma berbeda di salon atau barbershop.

Parents, pernah mengalami anak takut potong rambut? Mungkin sebagian Parents akan menjawab “Ya…” terlebih pada anak balita. Sebenarnya, banyak hal yang dapat membuat anak takut potong rambut, apalagi bila Parents belum cukup mengenalkan kepadanya apa itu potong rambut, mengapa harus melakukan hal itu, dan apa saja yang terjadi di salon atau babershop.

Kenapa anak takut potong rambut?

anak takut potong rambut

Umumnya anak akan cenderung takut bila berhadapan dengan sesuatu yang asing. Misalnya asing dengan keadaan di salon atau barbershop yang berisik, alat-alat yang digunakan terlihat menyeramkan, atau bahkan anak takut dengan si pencukur rambut.

Banyak hal lain yang dapat memicu kecemasan dan penolakan pada sebagian anak, bahkan sampai membuat anak tantrum dan kesal.

Apa yang terjadi? Mengapa tidak berhasil hanya dengan mengatakan, “Kamu baik-baik saja kok. Ini ngga sakit!”. Meskipun benar-benar dapat dipahami, respon ini hanya menambah frustrasi anak dan juga Anda.

Di satu sisi, Anda tahu anak Anda membutuhkan pengertian dan kasih sayang. Di sisi lain, seluruh prosesnya bisa melelahkan Anda berdua. Mari kita mulai dengan melihat situasi ini dari perspektif anak.

Pertama, berikan kata-kata pada anak Anda untuk mengidentifikasi perasaan mereka, dan biarkan mereka tahu Anda ingin membantu. Biasanya, anak akan merasa semakin takut dan berpikir sang pencukur rambut akan menyakitinya bila ia hanya duduk diam.

Tapi pernahkah Parents mengatakan padanya, “Kalau adik tidak duduk diam, mungkin Om ini bisa menyakiti kamu,” lalu anak akan berpikir “Aku harus duduk diam agar aku tidak terluka”.

Sebenarnya pengetahuan ini perlu Parents beritahukan sebelum mengajaknya ke salon atau barbershop. Memberitahu apa yang akan dilakukan pencukur rambut padanya mungkin akan lebih membuatnya tenang.

Selain itu, Parents perlu memberitahukan, akan ada bau yang tidak seperti di rumah, ada suara yang belum pernah mereka dengar.  Tipnya, jika Anda sudah mengetahui apa yang membuatnya takut, ajukan solusi untuk mengurangi rasa sakit atau ketidaknyamanan.

Misalnya, “Mama tahu adeik takut suara gunting, apa adik mau pakai headphone atau penyumbat telinga untuk membantu meredam suara?”

Ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk membimbing mereka mengenali kepekaannya dan mengurangi frustrasinya. Dan siapa yang tahu? Mungkin anak Anda bahkan datang untuk menikmati perawatan lainnya di salon!

Berikut ini 3 cara mengatasi anak takut potong rambut

anak takut potong rambut - 1

Mengatasi anak takut potong rambut #1: Salon touring

Cobalah kunjungi salon terlebih dahulu hanya untuk membiasakan diri dengan suara dan aroma, sebelum Anda benar-benar ingin memangkas rambut anak. 

Selain itu juga untuk mengenalkan apa saja yang dilakukan seseorang di salon atau barbershop.

Mengatasi anak takut potong rambut #2: Ajak anak bermain peran sebagai pencukur rambut

Kegiatan ini pasti akan seru dan menyenangkan untuk mereka. Dan biarkan mereka menggunakan sisir rambut atau sisir favorit mereka untuk menata rambut boneka atau Parents (sebagai pelanggannya).

Mereka bahkan bisa menggunakan gunting mainan untuk berpura-pura memotong rambut bonekanya.

Mengatasi anak takut potong rambut #3: Buat cerita tentang aktivitas di salon

Jika Anda telah mencoba semua ide dan anak Anda masih takut potong rambut, mintalah seseorang mengambil foto dari setiap tahap kegiatan (mengenakan jubah, duduk di dekat wastafel, rambut basah, rambut diberi shampo, bilas, sisir rambut, jepit sebagian rambut, dll).

Foto ini dapat digunakan sebagai bahan cerita untuk memberi tahu mereka apa yang akan terjadi selanjutnya dan lebih meyakinkan mereka bahwa aktivitas ini memiliki akhir yang menyenangkan.

Selamat mencoba cara-cara di atas, ya Parents! Semoga berhasil.

 

Referensi: ParentMap

Baca juga:

Agar Batita Tidak Takut Potong Rambut

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.

Written by

fadhil