TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Inspiratif Anak SMP Ternak Kelinci, Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Bacaan 4 menit
Kisah Inspiratif Anak SMP Ternak Kelinci, Raih Omzet Belasan Juta Rupiah

Lupakan kegiatan tidak berfaedah, Genthur memilih beternak kelinci yang hasilkan rupiah.

Waktu luang di sela pandemi bisa menimbulkan kejenuhan, tetapi bisa juga mengarah pada peluang. Seperti kisah anak SMP ternak kelinci yang sangat menginspirasi. Aktivitas yang berawal dari iseng ini nyatanya berkembang dan membuatnya punya penghasilan sendiri.

Kisah Anak SMP Ternak Kelinci, Berawal dari Isi Waktu Luang

Kendati jenuh, sekolah daring yang sempat dialami pelajar sekolah bisa jadi mendatangkan berkah. Seorang anak Sekolah Menengah Pertama di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merasakan hal tersebut.

Kisah Anak SMP Ternak Kelinci

Sumber: Detik

Adalah Genthur Rahmadhani (15) yang memilih mengisi waktu luang sejak COVID-19 mewabah di Indonesia. Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus COVID-19 pertama, sekolah tatap muka perlahan ditiadakan dan diganti pembelajaran secara online.

Sadar akan waktu luang yang tersisa banyak, Genthur pun memutuskan mencari kegiatan lain. Beternak kelinci pun menjadi pilihan.

“Awalnya dulu kan cari kesibukan karena cuma belajar daring dan banyak waktu luangnya. Terus lihat di YouTube soal memelihara kelinci,” ujar Genthur memulai kisahnya mengutip laman Detik.

Bertempat di kediamannya di Pedukuhan Banaran 9, Kelurahan Banaran, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Genthur memulainya dengan sepasang kelinci. Kala itu, kelinci yang dibelinya berjenis Rex seharga Rp 600 ribu dari seseorang di Kapanewon Playen.

“Terus coba pelihara kelinci sepasang untuk mengisi waktu luang, dan lama-lama kok beranak. Ternyata dijual lewat Facebook kok laku,” sambungnya lagi. Melihat peluang yang menjanjikan, Genthur pun memutuskan menggeluti aktivitas tersebut menjadi bisnis.

Artikel terkait: Kini Sedang Langka, Waspada Praktik Minyak Goreng Oplosan

Belajar Secara Otodidak

Kisah Anak SMP Ternak Kelinci

Sadar aktivitasnya mampu mendatangkan pundi rupiah, pelajar yang masih duduk di bangku kelas 3 SMPN Playen tersebut mempelajari semuanya secara otodidak. Perlahan tapi pasti, Genthur menyulap area di belakang rumahnya menjadi lokasi beternak kelinci.

“Karena saya lihat prospeknya bagus, terus saya belajar di YouTube dan sama peternak lain untuk mengembangbiakkan kelinci. Setelah berjalan, mulai awal 2021 itu saya membesarkan kandang di rumah belakang yang tidak dipakai ini,” ujarnya lagi.

Anak tunggal pasangan Sumanto dan Tuwisriyanti ini mengaku dalam beternak kelinci hanya seorang diri. Orangtuanya sangat mendukung kegiatannya tersebut, walaupun tidak turut campur.

“Beternak sendiri saja, orangtua tidak membantu,” ujarnya. Menurutnya, beternak kelinci bukanlah hal yang sulit asalkan teliti dan telaten dalam memelihara. Tantangan lain adalah ketika kelinci terserang penyakit gudik dan diare.

“Yang saya kembangkan saat ini kelinci Hayla dan NZ atau New Zealand, untuk pakan cukup pelet sama rumput kering saja. Terus kalau penyakit biasanya Gudig dan diare, itu bisa sembuh kalau disuntik dan biasanya saya suntik sendiri,” sambungnya lagi.

Di samping itu, keuntungan lain juga bisa didapat. Daging kelinci bisa diolah menjadi menu sate, sementara urin kelinci sering dicari petani untuk dimanfaatkan sebagai pupuk.

“Daging hingga urin kelinci bisa dimanfaatkan, kalau daging dikonsumsi dan kalau urinnya untuk pupuk tanaman. Biasanya kalau urin kelinci saya jual ke petani, per liter harganya Rp 5 ribu,” tukas Genthur.

Artikel terkait: 5 Fakta Sinta Aulia, Anak Penderita Tumor Tulang yang Ingin Jadi Polwan

Bisa Beli Benda Impian

Kisah Anak SMP Ternak Kelinci

Terkait penghasilan, Genthur mengaku senang karena lumayan. Melalui ternak kelinci, ia bisa membeli benda yang selama ini ia impikan tanpa harus meminta orangtuanya. Penjualan kelinci juga hanya memanfaatkan media sosial.

“Penghasilan dari beternak kelinci lumayan, bisa buat beli Hp dan motor. Kalau jualnya biasanya saya jual lewat online di Facebook Genthur Rahmadhani dan untuk yang pedaging diambil pengepul ke sini (rumahnya) biasanya,” sambungnya.

Saat dicaritahu lebih mendetail, omzet remaja ini konon bisa mencapai belasan juta rupiah per bulannya.

“Sekali panen kalau pedaging 50 ekor Rp 8 jutaan, kalau betina 50 ekor Rp 12 juta ke atas. Untuk waktu panen kalau betina 2 bulan dan jantan 3 bulan.

Karena untuk kelinci betina minim harus berbobot 1,3 kilogram, kalau jantan 2 kilogram untuk bisa dijual. Dipasarkannya secara online dan untuk dagingnya itu biasanya ada pengepul dari Magelang,” imbuh Genthur.

Sejauh ini, Genthur sudah memiliki 25 ekor indukan kelinci dan 90 ekor anakan. Ia pun berharap dapat mengembangkan peternakan kelincinya dan mencapai ratusan indukan.

“Sekarang saya punya indukan 25 ekor dan anakan sekitar 90 ekor. Harapannya apa yang saya lakukan bisa terus berkembang dan kedepannya bisa punya 100 induk, syukur-syukur bisa lebih,” pungkas Genthur.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Wah Parents, apakah Anda tertarik menyusul jejak Genthur?

Baca juga:

Kisah Lenny Pemilik Sambal Bu Rudy, Sukses Berbisnis walau Tak Tamat SD

Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD

Tragis! Seorang Wanita Tewas Setelah Lakukan Suntik Filler Payudara Ilegal

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah Inspiratif Anak SMP Ternak Kelinci, Raih Omzet Belasan Juta Rupiah
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti