TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD

Bacaan 4 menit
Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD

Begini kisah perjuangan orangtua menyekolahkan anak semata wayangnya dengan latar belakang hanya lulusan SD dan bekerja sebagai driver ojol.

Melalui unggahannya di platform pekerja Linkedin, Nisa Sri Wahyuni menceritakan perjuangan ayahnya yang hanya lulusan SD dan berprofesi sebagai ojol bisa menyekolahkan hingga menjadi sarjana. Begini kisah perjuangan orangtua menyekolahkan anak semata wayangnya itu.

Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak

periuangan orangtua menyekolahkan anak

Nisa Sri Wahyuni adalah seorang konsultan yang bekerja sebagai Vaccination Technical Officer COVID-19 (Level A) di Badan Kesehatan Dunia (WHO). Melalui unggahannya di akun pribadi Linkedin-nya ia menceritakan bagaimana ayah dan ibunya berjuang demi bisa menyekolahkannya.

Bagi sebagian besar orang, terutama yang hanya lulusan SD, tentu sangat takut memiliki impian bisa menyekolahkan anak sampai jenjang strata satu. Tapi tidak demikian dengan ayah Nisa.

“Ayah dan ibuku, keduanya tidak pernah duduk di bangku sekolah menengah atas, ya mereka hanya menyelesaikan sekolah mereka sampai sekolah dasar tetapi mereka selalu bermimpi untuk melihat putri mereka memiliki pendidikan yang lebih baik dari mereka,” tulis Nisa, Rabu (15/2/2022).

Meski hanya lulusan SD, ayah dan ibu Nisa punya semangat hidup yang tinggi. Mereka juga memiliki misi, agar putri Mereka tidak mengalami nasib yang sama dengan dirinya.

Artikel terkait: 6 Artis Ini Sekolahkan Anaknya di Pesantren untuk Bekal Agama

Ayah Nisa Bekerja seperti Satpam dan Supir Ojol

Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD

Sehari-harinya ayah Nisa bekerja sebagai driver ojek online (ojol). Jauh sebelum itu, ia bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah sekolah. Namun setelah pensiun, tak mau berpangku tangan saja di rumah, ayahnya lebih memilih tetap bekerja dengan menjadi driver ojol.  

Dengan bangga Nisa menunjukkan foto sedang bersama ayahnya yang mengenakan jaket dan helm berwarna hijau milik sebuah perusahaan ojol.

“Bagi kalian yang orang Indonesia pasti tahu betul bahwa seragam yang ayah saya pakai adalah seragam untuk driver online yang dikenal dengan nama gojek. Setelah pensiun dari keamanan di sekolah, tempat ini adalah satu-satunya hal yang bisa dia lakukan sebagai karirnya,” tambah Nisa.

Artikel terkait: Besarkan Anak di Turki, Putri Siti KDI Fasih Bicara 3 Bahasa

Tidak diketahui sebelumnya orangtua Nisa tinggal di mana. Tapi katanya, setelah itu mereka pindah ke Jakarta dan bekerja dengan sangat giat demi bisa membesarkan putrinya dengan baik.

“Mereka pindah ke Jakarta, bekerja lebih keras untuk membesarkan putri mereka dan memberi saya motivasi besar untuk melanjutkan pendidikan saya,” ujar perempuan lulusan Universitas Indonesia Fakultas Kesehatan Masyarakat jurusan Epidemologi.

Dari profil yang ditulis Nisa dalam akunnya, ia kuliah di UI tahun 2013 dan berhasil lulus hanya dalam waktu 3,5 tahun saja dan nilai GPA cum laude.

Artikel terkait: Cerita Ririe Fairus Belum Sekolahkan Anak karena Takut Mengalami Bully

Pesan Nisa ke Semua Orang

Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD

“Postingan ini tidak bermaksud untuk menunjukkan latar belakang ekonomi orang tua saya. Tetapi lebih cenderung untuk menunjukkan apa yang dapat kita pelajari bersama dari mereka bahwa kerja keras akan selalu terbayar.”

Nisa menyadari bahwa gelar dan pekerjaan yang saat ini ia dapatkan bukan hasil dari upayanya sendiri, tapi ada peran besar dari kedua orangtuanya.

“Ya, karena saya mendapat gelar ini bukan hanya karena saya. Saya bisa mengejar gelar ini karena waktu yang mereka berikan kepada saya, makanan yang selalu mereka buat untuk saya, nilai yang mereka ajarkan pada saya.”

Nisa mengambil studi S2-nya di Imperial College London dengan jurusan yang sama. Dengan unggahannya ini ia ingin menunjukkan, bahwa kekurangan tidak menjadi alasan bagi seseorang untuk menjadi lemah dan mudah menyerah. Tapi sebaliknya, seharus kekurangan menjadi pemicu bagi seseorang berbuat lebih lagi agar bisa naik lebih tinggi.

“Dengar, kita tidak pernah bertanya dari kondisi mana kita ingin dilahirkan, tetapi kita selalu memiliki kekuatan yang Tuhan berikan kepada kita untuk melakukan yang terbaik dalam setiap hal yang kita lakukan. Lakukan saja dan selalu berikan yang terbaik karena kerja keras selalu terbayar dan satu hal lagi selalu percaya pada prosesnya,” pesan Nisa di akhir unggahannya.

Wah, kisah perjuangan ayah menyekolahkan anak ini sungguh inspiratif sekali, ya, Bunda. Semoga kita semua bisa belajar dari semangat yang diberikan orangtua Nisa kepada Nisa.

 

Baca juga:

Kisah Seorang Single Parent Yang Mengharukan

Kisah Ibu:"Trauma Masa Kecil Membuat Saya Bersikap Keras pada Anak"

Tak Sesuai Espektasi, Ini Pengalamanku Sekolahkan Anak di SD Jepang dan SD Indonesia

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Ester Sondang

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kisah Perjuangan Orangtua Menyekolahkan Anak, Hanya Ojol Lulusan SD
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti