TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Bacaan 5 menit
Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Anak sering minta jajan, apa yang Anda lakukan? Agar tidak salah langkah, baca tipsnya berikut ini

Jika anak sering minta jajan, apa yang Bunda lakukan? Menambahkan uang jajan sesuai permintaan anak? Atau tetap konsisten memberikan uang jajan sesuai dengan jatahnya?
 
“Bundaaa…. aku mau jajan!”
 
“Bunda, uang jajan aku kurang…”
 
“Kok, uang jajannya cuma Rp 5.000, kurang dong bunda…”
 
Anak Bunda sering minta uang jajan dengan mengajukan kalimat seperti di atas?
 
Terkait dengan uang jajan, pada dasarnya ada beberapa hal yang perlu Parents pahami lebih dulu. Selama ini jika Anda membiasakan dengan mengatakan “Ini uang jajan untuk kamu, ya, Nak…”. Ada baiknya mulai mengubah dengan mengatakan “Ini uang saku untuk kamu, ya, Nak.”
 
anak sering minta jajan
 
Mengapa kebiasaan mengatakan uang jajan perlu diubah dengan uang saku?
 
Dalam acara ‘Digital Financial Literacy for Children’ yang dilangsungkan di SDN Ragunan 12, Jakarta Selatan, Psikolog anak dan remaja, Roslina Verauli menjelaskan, dengan mengatakan uang jajan akan menimbulkan persepsi pada anak bahwa uang tersebut memang diperuntukan untuk jajan saja. Artinya, anak tidak perlu menabung atau menyisihkan uang tersebut.
 
Sementara, bukankah idealnya uang tersebut tidak dihabiskan untuk jajan saja? Bukankah anak perlu dilatih untuk cerdas finansial sejak kecil termasuk menumbuhkan kebiasaannya untuk gemar menabung?
 
Psikolog yang kerap disapa Verauli ini menjelaskan secara perlahan anak perlu dilatih untuk memahami antara kebutuhan dan keinginan.

Apa bedanya kebutuhan dan keinginan?

Kebutuhan adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakkan mahluk hidup dalam aktivitas-aktivitasnya dan menjadi dasar alasan seseorang untuk terus berususaha untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai contoh, kebutuhan dasar seperti pangan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan.

anak sering minta jajan

Sedangkan keinginan merupakan hasrat yang bersifat subyektif, karena memang tidak tidak terlalu berpengaruh pada kelangsungan hidup seseorang yang seringkali hanya berdasarkan selera individu.

Jika anak tidak dilatih membedakan antara kebutuhan dan keinginan tentu saja akan berdampak butuk pada kebiasaannya kelak, di mana anak akan terjebak pada sifat konsumerisme.

Anak sering minta uang jajan, salah satu tanda anak stres

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

 Tidak hanya itu, tahukan Bunda jika anak yang menuntut untuk minta uang saku berlebih, sering merasa tidak cukup dengan uang saku yang diberikan merupakan salah satu indikasi anak sedang mengalami stres?
 
Seperti yang dikatakan Verauli, “Saat anak sering minta jajan, pastikan dulu apakah anak tidak punya tekanan emosional? Anak yang stres, atau yang punya masalah baik di rumah atau di lingkungan pertemanannya sering melampiaskannya dengan jajan. Jadi nggak cuma ibu-ibu saja yang stres terus jajan, belanja online shop. Anak-anak juga begitu.”
 
Untuk itulah, Verauli mengingatkan apabila Bunda sudah memberikan uang saku yang jumlahnya besar, jangan diberikan pressure lagi dengan mengatakan pada anak, “Uangnya disimpan, ya,” atau dimarahi dengan terus bertanya uang tersebut dihabiskan untuk apa saja? Mengapa tidak disisakan untuk ditabung?

anak sering minta jajan

 
“Anak, dengan kondisi tertekan akan justru memiliki kebutuhan belanja semakin besar, bahkan ada yang berani sampai mencuri dari orangtuanya,” tambah Vera.
 
Baca juga : Parents, Kenali perbedaan stress dengan penyakit mental gangguan kecemasan pada anak

Lantas, apa yang perlu dilakukan saat anak sering minta jajan?

Verauli memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan Parents untuk menghadapi saat anak sering minta jajan:

1. Ketahui bagaimana perasaannya

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Hal pertama yang justru perlu dilakukan Parents adalah, tanyakan pada anak bagaimana perasaannya. “Nak, kamu happy nggak hari ini? Apa yang bikin kamu senang hari ini?”

Anak yang happy akan membuatnya lebih mudah berteman, “Anak yang tidak memiliki masalah dengan temen-temannya, dia juga tidak punya masalah dengan perjajanan,” ujar Verauli lagi.
 
Untuk itulah pastikan anak merasa senang terlebih dulu, kemudian bantu anak dalam memasuki lingkungan sosialnya.
 
Umumnya, anak yang punya uang saku besar akan sering menggunakan uangnya untuk jajanin temannya. Ini dilakukan untuk bisa dekat dengan temannya. Artinya, hal yang sebenarnya dibutuhkan anak adalah pertemanan yang baik. Parents tentu perlu membantu anak, melatihnya bagaimana bersosialisasi dengan baik.

2. Anak sering minta jajan, ajarkan untuk menggunakan ‘kacamata kuda’

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Selanjutnya, latih anak terbiasa untuk pakai ‘kaca mata kuda’. Caranya apa? Bisa dengan melatih anak untuk tidak hidup konsumtif.
 
Saat akhir pekan, jangan biasakan ajak ke mal, karena ketika jalan-jalan ke mal, mau tidak mau semakin banyak keinginan anak yang mau ia turuti. Lebih baik ajak anak-anak ke perpustakaan atau ke museum atau ke taman sambil main bola.

3. Sudahkah menjadi role model yang baik untuk anak?

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Jika memang masih sulit mengendalikan hasrat belanjanya anak, lihat dulu orang-orang  di lingkungan rumah. Bagimana dengan lingkungan terdekatnya? Bagaimana sikap Parents? Jangan-jangan memang Parents yang menjadi role model perilaku anak senang jajan dan mudah mengeluarkan uang.

4. Latih anak untuk gemar menabung

anak sering jajan

Cara terakhir dan cukup efektif adalah melatih anak untuk gemar menabung. Mulai saja dari celengan, sehingga anak bisa rutin menyisihkan uangnya lebih dulu di celengan. Selain itu, ajak juga anak menabung di bank, dan minta ia untuk menge-print buku tabungannya. Dari situ, ia tahu berapa besar uang yang sudah berhasil ia kumpulkan.

5. Jangan lupa berdonasi

Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?

Langkah terakhir yang yang perlu dilakukan adalah mengajak anak untuk melakukan donasi dari hasil tabungannya sendiri. Anak boleh saja membeli mainan seperti yang diinginkan, namun Parents juga perlu melatih agar anak mau berbagi atau berdonasi.
 
Dari sini anak tidak hanya dilatih untuk bisa berempati, sekaligus bisa menimbulkan rasa bahagia pada diri anak karena dirinya bisa memberikan dampak positif pada orang lain. Anak akan merasa bahwa ia berguna untuk lingkungannya. Value inilah yang perlu diajarkan pada anak.
 
Semoga bermanfaat.
 
 
 

Baca juga :

Mengajarkan Anak Tentang Cara Mengatur Keuangan Sesuai Usianya

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Anak Sering Minta Uang Jajan, Benarkah Ini Tanda Dia sedang Stres?
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti