Anak Perempuan yang Kuat dan Pemberani Dididik dengan 15 Cara ini

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak perempuan yang kuat dan pemberani merupakan anugrah untuk orang tua dan lingkungan sekitarnya. Ini 15 cara untuk mendidiknya.

Di jaman sekarang, ada banyak orang tua yang menginginkan anak perempuan yang kuat dan pemberani. Karena, anak perempuan yang pemberani tidak hanya mandiri, namun juga dapat membela dirinya sendiri dan orang sekitarnya.

Anak perempuan yang kuat dan pemberani juga dapat melindungi mereka dari perilaku bullying. Karena para pelaku bullying cenderung akan menyerang anak-anak yang lemah.

Gunakan 15 cara ini agar dapat mendidik anak perempuan yang pemberani:

1. Selalu dorong dirinya untuk berbicara mewakili dirinya sendiri

Lakukan tahap ini dengan selalu meminta penjelasan atas apa yang dilakukannya. Atau, minta ia untuk memperkenalkan diri sendiri di depan orang lain.

Anak perempuan yang kuat dan pemberani akan mampu menyelesaikan masalahnya sendiri alih-alih menunggu orang lain untuk membereskan segalanya.

2. Jangan merasa gampang jijik terhadap hal-hal di sekitarnya

Jangan buru-buru berteriak jika parents melihat kecoa, tikus, maupun hal menjijikkan lainnya. Kejijikan orang tua terhadap banyak hal akan menular pada anak.

Sekalipun kita merasa jjik, upayakan diri agar tampak tenang di depan anak. Bahaslah tentang pentingnya hewan-hewan tersebut dalam rantai makanan kehidupan ini.

Mengajari anak untuk tak jijik dengan hal-hal kotor bukan berarti mengajari dia untuk jorok. Tapi untuk mengajarinya cara berdamai dengan keadaan yang tidak nyaman suatu hari nanti.

3. Olahraga bersama

Jangan membedakan antara olahraga yang dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Jika anak mau belajar bela diri, biarkan ia belajar bela diri. Jika ia ingin angkat beban, dukunglah keinginannya.

Gunakan kesempatan ini untuk memperkuat ikatannya bersama orang tua. Jika ayah dan bunda melakukan olahraga yang sama, maka anak perempuan parents tidak akan ragu melakukan olahraga yang berguna untuk melatih kekuatan fisiknya.

4. Jangan ajari anak untuk terlalu jaim (jaga image)

Mengajari anak untuk menjaga sopan santun memang baik. Namun, bukan berarti anak perempuan kita harus selalu lemah lembut dan bersikap jaim.

Misalnya, buang angin sembarangan kadang memang menyebalkan, apalagi jika berbau. Tapi mengajarkan ia agar tak mudah malu saat terpaksa buang angin di depan orang lain juga penting.

Ajari anak perempuan kita untuk mengerti proses biologis tubuh manusia yang sehat. Agar ia tak perlu kehilangan muka saat melakukan sesuatu yang menurut standar umum masuk kategori memalukan.

5. Ajari ia agar jangan mudah kaget dan heran tentang sesuatu

Tidak perlu berteriak heboh saat ada sesuatu yang mengagetkan. Anak perempuan yang mudah berteriak dan kaget tentang sesuatu akan dicap sebagai anak yang penakut saat ia dewasa nantinya.

Setidaknya, jangan sampai hal-hal menakutkan dan mengagetkan jadi salah satu kelemahannya. Bagaimanapun, mengajari anak untuk tetap tenang dalam segala situasi adalah modal utama membentuk anak perempuan yang kuat dan pemberani.

6. Belikan mainan yang membuatnya berpikir

Ada anggapan keliru dalam masyarakat bahwa perempuan hanya menggunakan perasaan di saat lelaki hanya menggunakan logikanya. Ajari anak untuk membuktikan kesalahan pikir tersebut dengan cara membuatnya berpikir rasional sejak masih kecil.

Permainan puzzle, catur, lego, maupun robotik dapat menjadi pilihan untuk melatih nalarnya. Kelak, tidak ada seorang pun yang akan berani untuk mengatakan bahwa anak perempuan Anda adalah seseorang yang bodoh dan hanya bisa memakai perasaannya.

7. Kenalkan dengan panutan yang pemberani

Kenalkan padanya sejak dini tokoh perempuan di dunia nyata yang dapat ia tiru. Agar tokoh tersebut menjadi inspirasinya di masa depan.

Misalnya, peraih nobel perdamaian Malaa Yousafzai dari Pakistan yang jadi pejuang pendidikan. Bisa kenalkan juga dengan Marie Curie yang berhasil meraih nobel fisika dan kimia.

Anda juga bisa mengenalkan tokoh fiksi perempuan yang bisa menjadi idolanya. Misalkan tokoh Hermione Granger dalam Harry Potter yang pintar dan pemberani. Ataupun tokoh Merrida dalam film animasi Disney Brave yang menyelamatkan ibunya dari kutukan penyihir tanpa bantuan dari pangeran manapun.

Memberinya contoh tokoh pemberani yang tak mengandalkan lelaki juga akan membuat ia berpikir bahwa bukan kecantikan yang membuat seorang perempuan menjadi hebat. Namun perempuan hebat adalah mereka yang pemberani dan berkontribusi untuk orang di sekitarnya.

8 cara mendidik anak perempuan agar menjadi kuat dan pemberani di halaman selanjutnya..

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Usia Sekolah