TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Anak di Beberapa Negara Mendadak Terkena Hepatitis, Inilah Kemungkinan Penyebabnya

Bacaan 3 menit
Anak di Beberapa Negara Mendadak Terkena Hepatitis, Inilah Kemungkinan Penyebabnya

Anak di berbeagai negara mendadak sakit hepatitis. WHO pun mengungkap kemungkinan penyebabnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Akhir-akhir ini, dunia tengah dikejutkan dengan kasus anak mendadak sakit hepatitis di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris Raya. Dilansir dari CNN, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi ada 74 kasus hepatitis akut pada anak di Inggris Raya.

Artikel terkait: Hepatitis A dan Hepatitis B, mana yang lebih berbahaya?

Penyebab Anak Mendadak Sakit Hepatitis

Anak mendadak sakit hepatitis

Selain itu, di Amerika Serikat tercatat ada 9 kasus. Pejabat kesehatan negara bagian Alabama, Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah mendapat kasus serupa sejak November lalu. Kemudian, dilansir dari Detik, 5 kasus dilaporkan di Irlandia dan 3 kasus dilaporkan di Spanyol. 

Terkait kasus ini, WHO pun melihat suatu anomali di dalamnya. Mereka menyebut bahwa WHO tidak melihat adanya virus hepatitis tipe A, B, C, D, dan E sebagai penyebabnya. Dalam sebuah pernyataan WHO mengatakan bahwa ditemukan virus penyebab COVID-19 dan adenovirus dalam kasus anak mendadak sakit hepatitis tersebut.

WHO pertama kali mengidentifikasi 10 kasus penyakit pada anak-anak usia 11 bulan hingga 5 tahun yang sebelumnya sehat di Skotlandia tengah pada 5 April. Investigasi lebih lanjut di Inggris mengidentifikasi total 74 kasus, termasuk 10 kasus asli, pada 8 April.

Anak mendadak sakit hepatitis

Kemudian, mereka menemukan penyakit yang cukup parah pada enam anak di Inggris. Karena parah, mereka pun harus menjalani transplantasi hati, tetapi tidak ada kasus kematian yang dilaporkan.

Departemen Kesehatan Masyarakat Alabama juga telah mengidentifikasi sembilan anak berusia 1 hingga 6 tahun dengan hepatitis. Semua anak itu juga positif adenovirus dan dua membutuhkan transplantasi hati. 

“Anak-anak ini datang ke penyedia layanan kesehatan di berbagai daerah di Alabama dengan gejala penyakit gastrointestinal dan berbagai tingkat kerusakan hati termasuk gagal hati. Analisis selanjutnya mengungkapkan kemungkinan hubungan hepatitis ini dengan Adenovirus 41,” kata pernyataan itu.

Artikel terkait: Kenali ciri dan faktor risiko hepatitis A agar kita dapat mencegahnya

Perlu Ada Penelitian Lebih Lanjut

Anak mendadak sakit hepatitis

Adenovirus adalah penyebab umum penyakit seperti pilek. Virus ini dapat menyebabkan konjungtivitis dan diare. Meskipun jarang, virus ini sering menjadi penyebab hepatitis pada orang yang memiliki sistem kekebalan lemah. Meski demikian, WHO menegaskan bahwa perlu ada penelitian lebih lanjut terkait peran potensian adenovirus dan/atau virus penyebab COVID-19, SARS-CoV-2.

“Meskipun peran potensial adenovirus dan/atau SARS-CoV-2 dalam patogenesis kasus-kasus ini merupakan hipotesis, faktor menular dan tidak menular lainnya perlu diselidiki sepenuhnya untuk menilai dan mengelola risiko dengan benar,” kata WHO.

Hanya satu dari kasus di Inggris yang dikonfirmasi memiliki kontak dekat dengan seseorang dengan hepatitis. Namun, belum ada faktor risiko epidemiologis lain yang diidentifikasi, termasuk perjalanan internasional baru-baru ini, untuk kasus di Eropa dan AS.

“Secara keseluruhan, etiologi kasus hepatitis saat ini masih dianggap tidak diketahui dan masih dalam penyelidikan aktif,” kata WHO tentang kasus di Inggris. Pejabat kesehatan setempat sedang melakukan pengujian tambahan untuk infeksi lain, bahan kimia atau racun yang mungkin menjadi penyebab.

Demikian kabar mengenai anak mendadak sakit hepatitis yang terjadi di berbagai negara di dunia. Meskipun hipotesis awal, penyebab utamanya adalah adenovirus dan SARS-CoV-2, WHO masih terus menyelidiki kasus yang sedang menyeruak ini.

Di Indonesia sendiri, pandemi masih belum berakhir. Maka itu, selalu jaga kesehatan diri dan keluarga terutama si kecil ya, Parents!

Baca juga:

id.theasianparent.com/penyakit-hepatitis-a-pada-anak

Parents, kenali beberapa gejala hepatitis A pada anak berikut ini

id.theasianparent.com/pencegahan-hepatitis-a

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Anak di Beberapa Negara Mendadak Terkena Hepatitis, Inilah Kemungkinan Penyebabnya
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti