TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

"Kapan mau belajar jadi ibu?" Pesan untuk orangtua yang sering menitipkan anak

Bacaan 4 menit
"Kapan mau belajar jadi ibu?" Pesan untuk orangtua yang sering menitipkan anak

Hati-hati, menitipkan anak tanpa mengingat etikanya merupakan salah satu bentuk durhaka halus pada orang tua!

Menjadi orangtua, otomatis akan membuat kita banyak belajar. Benar tidak? Tetapi hal ini baru bisa dirasakan ketika kita bisa mengurus anak sendiri, bukan menitipkannya pada orangtua. Ya, menitipkan anak tentu saja boleh. Namun, tentu saja ada etika yang perlu dimengerti dan dijalankan. Jika tidak, bisa-bisa kita menjadi anak durhaka  karena tidak tahu diri.

Iya, tidak tahu diri. Setelah orangtua kita susah payah membesarkan dan mendidik kita sebagai anak, apa iya sebagai nenek dan kakek mereka arus direpotkan mengurus cucu?

Beberapa hari yang lalu, seorang teman menunjukkan video terkait dengan hal ini, yang ramai beredar di media sosial.

“Dis, sudah lihat video ini belum? Soal anak durhaka secara halus karena menitipkan anak pada orangtua atau pada nenek kakeknya.”

Karena penasaran, saya pun langsung membuka link video yang dimaksud. Begitu mendengarkan, saya pun lantas membatin, “Eh, iya… kadang kondisi seperti ini memang masih banyak terjadi. Ketika bekerja, kita, para orangtua sering mengandalkan kakek nenek untuk menjaga cucunya. Padahal, belum tentu mereka tidak memiliki aktivitas lain.”

Artikel terkait : Sering menitipkan anak ke orangtua? 15 hal ini sering jadi curhatan kakek nenek

Nyatanya, menurut Ummi Fairuz Ar-Rahbini, sang penceramah, perilaku ini sebenarnya bentuk anak durhaka secara halus.

anak durhaka

Penasaran dengan isi ceramahnya? Berikut kutipannya : 

Beda anak durkaha saat ini dengan zaman dulu berbeda. Kalau dulu anak durhaka karena orangtua di kampung nggak dijenguk, kalau sekarang nggak. Orangtua di kampung dijemput, dibawa ke rumahnya, dan dikasih kamar satu. Kayanya sih enak ya… baik kayanya. Tapi nanti pas punya anak… ternyata istri anaknya itu wanita karier. “Ibu nitip dedek yaaa.. abis juga pesen, ‘oh iya bu, itu di kulkas ada sayur bayem, nanti titip ya sekalian di masakin.’ Ya ibunya baik banget, dari kampung dikasih kamar, dapet mainan cucu, jadi urusan dimintain masak bayem mah, senang aja. Giliran liburan, ayo jalan jalan ke mal. Terus diminta untuk tolong gendong cucunya, mantunya mah bawa tas…. MashaAllah… Udah gitu nanti kalau beliin baju yang yang paling murah. Banyak nggak yang kaya gini? Kita nangis kalau ada yang kaya begini, kok tega ya?

Kita makanya paling sebel ada yang bilang, ‘Umi.. saya mohon maaf ya, saya nggak bisa ngaji lagi karena jagain cucu.’

anak durhaka Saya tuh mau ngomong, ‘Anakmu kok tega?’ Dulu sudah repot ngurusin dia, eh, ini masih juga disuruh jagain anaknya. Dia kapan belajar jadi ibu? Kami nggak menyalahkan kalau misalkan ada seorang nenek yang senang ngurusin cucu karena memang ada neneknya yang justru ngotot. Tapi paling tidak kita sebagai anak juga tahu diri, dong. Kalau memang orangtua kita mau berlapang dada, mau sampai capek cepek ngurusin cucunya. Minimal kita suruh kek orang itu untuk berkhidmah ke orangtua kita. Jadi minimal kan bisa meringankan juga tuh. Memang kadang ada nenek yang kalau nggak dikasih tugas apa-apa malah sensitif, dianggap kaya nggak diakui. Ya nggak masalah, boleh kalau memang kaya begitu. Kalau memang hiburan neneknya itu adalah jagain cucu, ya nggak masalah. Tapi ke orangtua kita, kita juga siapin orang untuk bantuin. Begitu dong. Bukannya malah jadi aji mumpung

Alhamdulillah, nggak suka nyewa babysitter….Alhamdulillah nggak usah sewa pembantu… Alhamdulillah nggak usah panggil tukang masak… Alhamdulillah nggak perlu manggil tukang cuci.

anak durhaka   Lihat… Kenapa? Karena dia sudah mendapat pembantu gratis. Ibunya sendiri.  Karena ini lho, yang terjadi. Banyak tidak sekarang? Mau berkah dari mana rumah tangga? Kalau anak durkaha pada orangtua, lihat…. rumah tangga nggak akan bahagia. Nanti akan dibalas oleh Allah. Mungkin dia punya anak yang lebih durhaka lagi. Atau suami yang akan dzolim pada dia. Atau mungkin hartanya nanti tidak akan barokah, atau nanti hidupnya akan sengsara. Karena dosa itu akan diakirkan hukumnya nanti dihari kiamat. Kecuali apa? Kecuali durkaha pada orangtua karena Allah akan memberikan bonusnya dulu di dunia baru nanti, sebelum mersakannya di akhirat Dikasih dulu di dunia, hidupnya nggak akan bahagia, makanya hati-hati masalah durkaha pada orangtua.

Lewat pesan yang disampaikan oleh Ummi Fairuz Ar-Rahbini, sang penceramah, semakin mengingatkan kalau menitipkan anak pada orang tua memang ada etikanya. Jangan sampai, menitipkan anak justru hanya berujung menjadikannya durhaka halus. Duh!

 

Baca juga  :

Membesarkan anak tanpa kakek-nenek, apa saja untung dan ruginya?

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • "Kapan mau belajar jadi ibu?" Pesan untuk orangtua yang sering menitipkan anak
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti