TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Dianiaya karena Bolos Belajar, Anak Meratap Agar Ibunya Tak Ditangkap Polisi

Bacaan 4 menit
Dianiaya karena Bolos Belajar, Anak Meratap Agar Ibunya Tak Ditangkap Polisi

Kekerasan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi. Sungguh miris, hanya karena anak bolos belajar online, ia dipukul balok oleh ibu kandungnya.

Lagi-lagi publik dihebohkan dengan peristiwa penganiayaan yang dilakukan orangtua kepada anak di bawah umur. Hanya karena anak bolos belajar online, ia dipukul balok oleh ibu kandungnya sendiri.

Bocah berusia 10 tahun berinisial NJ harus menanggung luka akibat kegagalan orangtua dalam mengendalikan diri. Anak laki-laki yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini dipukul dengan balok kayu oleh ibu kandungnya, SF (34).

Meski babak belur lantaran dipukul balok saat ketahuan bolos sekolah online, bocah asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan tetap ingin melindungi sang ibu.

Ibu Marah Karena Anak Berbohong dan Bolos Belajar

Sang ibu SF rupanya terpancing emosi. Amarahnya tersulut lantaran mendapati putranya berbohong dan tidak mengikuti kegiatan belajar online selama 10 hari.

Sang ibu, SF awalnya tak tahu-menahu anaknya bolos belajar. Guru di sekolah NJ kemudian menghubunginya. Guru tersebut mengatakan bahwa NJ sudah 10 hari tak mengikuti kegiatan sekolah online.

Dianiaya karena Bolos Belajar, Anak Meratap Agar Ibunya Tak Ditangkap Polisi

Mendapat laporan semacam itu, SF merasa sangat kesal. Kekesalan yang ia rasakan makin menjadi lantaran anak laki-lakinya itu pergi ke rumah neneknya tanpa meminta izin terlebih dulu kepada dirinya.

Ketika NJ pulang ke rumah, amarah sang ibu pun makin memuncak. Pasalnya, sang ibu menemukan chat Whatsapp NJ dengan tantenya. Kepada tantenya, NJ mengaku bahwa ibunya berbohong mengenai ia yang tak pernah mengikuti belajar online.

Rasa kesal dan amarah SF sudah tak bisa dikendalikan lagi. Ia lalu mengambil balok kayu dan memukul NJ.

anak bolos belajar online dipukul balok

“Sang ibu menganiaya anaknya dengan balok kayu dalam video lantaran kesal. Anaknya yang sempat ke rumah mertuanya dilaporkan oleh gurunya 10 hari terakhir tak mengikuti pelajaran daring,” terang Kasat Reskrim Polres Kota Parepare, Sulawesi Selatan Iptu Asian Sihombing sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

“SF kesal karena NJ anaknya pergi ke Kabupaten Pinrang, ke rumah neneknya juga tak izin pada ibunya,” lanjut Asian.

SF lalu merekam hukuman yang ia berikan pada NJ itu dan mengirimkannya pada tante korban. Hal tersebut dilakukan tersangka SF untuk mengklarifikasi bahwa dirinya tak berbohong.

Artikel terkait: Berdalih Cegah Korban Bunuh Diri, Seorang Ibu Gigit Putrinya hingga Tewas

Video Anak Bolos Belajar Online Dipukul Balok Menjadi Viral

Rekaman video yang tadinya dimaksudkan sebagai klarifikasi pada akhirnya harus berbuntut panjang. Video yang dikirimkan SF ke keluarga almarhum suaminya itu kemudian menjadi viral. SF pun tak menyangka, rekaman pemukulan anaknya itu akan beredar luas.

“Awalnya saya hanya mengirim video itu ke sejumlah keluarga almarhum suami saya. Namun entah siapa yang membagikannya ke media sosial,” jelas SF di Ruang PPA Polres Parepare.

Dianiaya karena Bolos Belajar, Anak Meratap Agar Ibunya Tak Ditangkap Polisi

Kini, SF hanya bisa menyesali perbuatannya. “Saya memukul NJ lantaran kesal, namun sebagai ibu saya menyesal,” terang SF.

Ia mengaku harus merawat seorang diri tiga anaknya sepeninggal sang suami. Beban kehidupan yang terasa makin berat membuatnya cukup emosional.

Pihak keluarga pun menginginkan agar persoalan tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Mereka mengharapkan adanya mediasi agar SF tak dikenai sanksi.

Artikel terkait: Video seorang ayah memukul anak saat belajar, peringatan agar orangtua mengendalikan emosi

Anak Meratap, Minta Ibunya Tak Ditangkap Polisi

Saat proses penangkapan SF, terjadi peristiwa yang sungguh menyayat hati. Meski mengalami luka lebam di kedua tangannya, NJ meratap pada polisi ketika ibunya hendak dibawa pihak berwajib. 

“Pak Polisi, aku sayang ibu, tolong jangan ditangkap,” kata NJ pada Selasa (22/9/2020).

Hal ini dibenarkan oleh Kanit PPA Polres Parepare Sulawesi Selatan Aipda Dewi Natalia Noya. “Korban berharap agar kami tak menahan SF,” kata Dewi.

Anak laki-laki yang dikenal sebagai juara kelas ini bahkan menyesal lantaran tak mengikuti sekolah online selama beberapa hari.

anak bolos belajar online dipukul balok

Ibu tiga anak itu kini terancam dikenai Pasal 44 ayat 1 Undang-undang 23 tahun 2004 ancaman 5 tahun penjara dan pasal 80 Ayat 1 Undang-Undang RI dengan ancaman hukuman 2,5 tahun penjara.

****

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parents, nyatanya orangtua akan selalu diuji dengan tingkah pola anak-anak yang kadang bikin kesal. Banyak yang bilang, menjadi orangtua artinya meluaskan sabar.

Ketika mendapati anak melakukan perbuatan di luar harapan dan kendali orangtua, jangan buru-buru menghujani mereka dengan amarah. Bertanyalah lebih jauh dan dalam, mengapa mereka melakukan itu? Jangan sampai sumber masalahnya adalah diri kita, orangtua mereka.

Baca juga:

Aniaya Anak Hingga Tewas, Pasangan Ini Pura-pura Sedih Lapor Anaknya Hilang

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Dianiaya karena Bolos Belajar, Anak Meratap Agar Ibunya Tak Ditangkap Polisi
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti