TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Video seorang ayah memukul anak saat belajar, peringatan agar orangtua mengendalikan emosi

Bacaan 3 menit
Video seorang ayah memukul anak saat belajar, peringatan agar orangtua mengendalikan emosi

Sebuah video viral menampilkan ayah memukul anak ketika kesulitan belajar. Ini menjadi pelajaran orangtua agar mampu mengendalikan emosi saat sedang bersama anak.

Sebuah video menampilkan seorang ayah memukul anak karena sang anak tidak bisa membaca dengan baik. Video ini mendapat banyak reaksi dari warganet. Kekasaran ayah memukul anak hingga anaknya menangis kesakitan dan berusaha keras untuk belajar.

Berikut adalah videonya.

Artikel terkait: Penelitian; Memukul anak sebagai hukuman berdampak buruk pada perkembangan mental dan IQ anak

Pelajaran yang bisa diambil dari video ayah memukul anak

Menjadi orangtua membutuhkan kesabaran tinggi, termasuk saat menemani anak belajar. Memukul anak tidak akan serta merta membuatnya menjadi pintar, justru akan menimbulkan trauma hingga membuat anak takut untuk belajar.

Musni Umar, sosiolog sekaligus wakil rektor Universitas Ibnu Khaldun mengatakan, “Seringnya kemarahan seorang ayah ditimbulkan oleh masalah yang menumpuk. Kemudian dilampiaskan pada anak-anak.”

“Kebiasaan orangtua dalam menyikapi masalah juga menjadi salah satu faktor. Apabila orang tersebut suka melampiaskan kekesalan pada istri dan anaknya, masalah apapun yang menimpa, maka keluarga inti dia yang akan menjadi korban,” tambahnya seperti dikutip dari Merdeka.

Bisa jadi, perilaku ayah memukul anak dihasilkan dari pengalaman masa lalu, karena dirinya juga dididik dengan cara kekerasan. Sehingga hal tersebut memengaruhinya dalam pola pengasuhan anak.

ayah memukul anak 1

Musni Umar membagikan tips untuk agar terhindari dari perilaku kekerasan pada anak.

1. Buat tradisi curhat bersama keluarga

Pentingnya keterbukaan dalam mengungkapkan masalah antar anggota keluarga. Sediakan sesi curhat seminggu sekali atau setiap hari bila perlu, saat setiap orang bisa mengemukakan masalahnya untuk mencari solusi.

Meski mungkin solusi tidak bisa didapat dengan mudah, berbagi masalah dengan keluarga bisa membuat beban terasa berkurang. Sehingga tidak ada emosi terpendam yang bisa membuat orangtua berlaku kasar pada anak.

2. Hindari membawa masalah dari tempat kerja ke dalam rumah tangga

Setiap masalah yang Anda dapatkan di luar rumah, jangan membawanya ke dalam rumah. Masalah pekerjaan atau masalah dengan teman, sebisa mungkin tidak memengaruhi hubungan baik Anda dengan istri dan anak. Jangan jadikan orang rumah menjadi pelampiasan amarah Anda karena masalah di luar rumah yang belum selesai.

Selesaikan masalah Anda tanpa harus menyakiti hati istri maupun anak, karena mereka tidak tahu apapun mengenai masalah Anda.

ayah memukul anak 1

3. Kurangi pengaruh buruk internet dan dunia luar 

Berbagai pengaruh buruk bisa didapat dari media sosial, internet, hingga televisi. Semua ini bisa menimbulkan perilaku kekerasan pada anak dan istri. Cobalah melindungi diri dari faktor eksternal tersebut dengan cara menghindari paparan internet yang negatif.

Sebagai orang dewasa, kita harus pintar menyaring informasi dan paparan internet. Jangan sampai hal-hal di dunia maya memengaruhi perilaku kita hingga membuat hubungan dengan pasangan dan anak menjadi buruk.

4. Kekerasan pada anak bisa mendapat hukuman dari negara

Bagi Anda yang termasuk pelaku kekerasan pada anak, harus ingat bahwa bila ada ayah memukul anak bisa dijerat UU tentang perlindungan anak. UU No. 23 tahun 2002 telah memberikan perlindungan pada seluruh anak di Indonesia, agar bisa hidup aman dan nyaman bersama orangtua atau walinya.

Kekerasan pada anak dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan. Anak memiliki hak untuk hidup aman dan nyaman, secara fisik maupun mental. UU ini juga melindungi anak dari pelecehan dan kekerasan yang dilakukan oleh orang lain di luar keluarga.

 

 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca juga:

Live di Facebook: Seorang Ibu Memukuli Anak Perempuannya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Video seorang ayah memukul anak saat belajar, peringatan agar orangtua mengendalikan emosi
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti