Anak Ingat Janji Kita

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Tepati janji Anda agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan dan sifat yang positif. Mereka akan tumbuh menjadi anak yang jujur dan selalu menepati janji.

Anak-anak ingat janji orangtua

Jangan ingkari janji Anda terhadap anak-anak

“Tapi Ibu dan Ayah, khan sudah janji!” Pernahkah kata-kata itu terdengar diucapkan oleh putra/putri Anda? Bila Anda adalah orangtua yang telah bercerai, Anda mungkin akan saling berusaha merebut perhatian anak-anak Anda dengan segala cara. Termasuk dengan memberikan janji-janji manis buat mereka.

Anak-anak akan selalu ingat janji yang diucapkan oleh orang tua. Karena mereka belum bisa membuat alasan sehingga mereka cenderung mengikuti perasaan dan emosi mereka untuk hal-hal yang telah Anda janjikan terhadap mereka. Khayalan atas janji Anda telah menancap dalam pikiran mereka.

Dalam visualisasi khayalan mereka, mereka menaruh kepercayaan penuh terhadap janji orangtua. Dan tentunya mereka menaruh harapan agar janji itu bisa terwujud. Jadi sebelum berjanji sebaiknya Anda mempertimbangkan apakah janji tersebut dapat Anda penuhi atau tidak. Jika tidak, sebaiknya jangan berikan janji kepada anak Anda karena hal ini hanya akan membuatnya merasa terabaikan.

Apa pelajaran yang dapat kita petik dari sini? Bacalah ulasannya di halaman berikut ini:





Praremaja Usia Sekolah