TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penyakit langka membuat anak ini alergi dengan airmatanya sendiri

Bacaan 3 menit
Penyakit langka membuat anak ini alergi dengan airmatanya sendiri

Balita berusia 18 bulan menderita alergi yang membuatnya mengalami ruam setiap kali kulitnya bersentuhan dengan air, bahkan airmatanya sendiri.

Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, bahkan kita tidak bisa hidup tanpa air. Namun, apa jadinya bila seorang anak alergi air, yang membuatnya selalu mengalami ruam jika kulitnya bersentuhan dengan air.

Anak alergi air ini baru berusia 18 bulan, namanya Ivy Lynn. Dia menderita kondisi yang disebut aquagenic urticaria, dia selalu menderita gatal-gatal dan ruam karena iritasi saat kulitnya bersentuhan dengan air.

Ruamnya terlihat seperti alergi biasa

anak alergi air

Anak alergi air yang membuatnya terkena ruam parah setiap kali bersentuhan dengan air.

Brittany Angerman, ibunda Ivy menyadari putrinya mengalami ruam parah ketika sedang memandikan sang anak. Awalnya, Brittany mengira Ivy hanya menderita alergi karena sabun atau sampo. Dia juga mendapati, putrinya selalu kesakitan setiap mandi.

Brittany dan suami mencoba berbagai cara untuk menyembuhkan kondisi Ivy. Mengganti sabun dan sampo, mengganti air mandi, bahkan mencoba memandikan Ivy di tempat yang berbeda seperti hotel.

Mereka tidak mengerti apa yang menyebabkan ruam pada Ivy. Merekapun akhirnya memeriksakan sang anak ke dokter. Ternyata, diagnosis dokter pun membuat mereka sangat terkejut.

Artikel terkait: Alergi pada anak

Dokter mendiagnosis anak alergi air yang membuatnya ruam

Dokter yang memeriksa Ivy memberitahu Brittany dan suaminya, bahwa putri mereka menderita kondisi langka yang hanya dialami oleh 50 orang di seluruh dunia. Ivy alergi terhadap air, sehingga tidak bisa bersentuhan dengan air selama lebih dari 20 detik. Kondisi ini juga membuat Ivy rentan terhadap airmata dan keringatnya sendiri.

“Ketika dia didiagnosis menderita penyakit itu, hati saya hancur. Kami sangat terkejut dan sedih. Ivy selalu mencoba memanjat dinding kamar mandi, karena dia merasa kesakitan dan ingin keluar dari sana,” Brittany bercerita.

“Kemudian dia mulai menangis karena kesakitan, dan wajahnya mulai muncul ruam serta bintik-bintik akibat alergi. Sangat sulit bagi saya sebagai orangtua menyaksikan hal tersebut,” tambah Brittany dengan pilu.

anak alergi air lead

Anak alergi air sehingga selalu menderita ruam parah ketika mandi.

Brittany juga harus mengajari anaknya untuk tidak menangis, menahan airmata agar tidak keluar atau menumpahkan kesedihannya dengan cara lain. Supaya sang anak tidak bertambah kesakitan.

“Ini benar-benar sulit, hati saya hancur. Semua ini membuat saya marah dan sedih,” kata Brittany.

Anak alergi air yang tidak bisa lagi bermain dengan hal favoritnya

“Ivy dulu sangat suka air, dia sering bermain selang air di halaman saat musim panas. Tapi sekarang, dia takut pada air. Dan sebagai ibunya, hal ini membuatnya sangat sedih,” tutur Brittany.

Untungnya, Ivy masih bisa minum air. Orangtuanya pun sangat berhati-hati untuk tidak memandikannya lebih dari seminggu sekali. Mereka menggunakan tisu basah dan spons untuk membersihkan tubuh Ivy.

Dokter juga menyarankan agar Ivy hanya minum dan mandi dengan air yang dimurnikan (purified water), juga dijaga agar tetap berada di rumah dengan suhu ruangan ber-AC.

Beberapa pakar mengungkap, kondisi anak alergi air ini bukan semata karena airnya. Namun ada kandungan alergen yang memicu respon imun di dalam tubuh Ivy.

Orangtua khawatir dengan masa depan sang anak

Penyakit langka membuat anak ini alergi dengan airmatanya sendiri

Brittany dan suaminya khawatir akan masa depan Ivy, ketika dia mulai besar dan bersekolah. mereka takut Ivy akan menjadi korban ejekan karena kondisi alerginya. Kegiatan Ivy juga akan sangat terbatas, contohnya dia tidak bisa ikut kelas renang seperti teman-temannya.

Oleh sebab itulah Brittany dan sang suami berencana pindah dari Minnesota, di mana mereka tinggal sekarang. Untuk pergi ke tempat yang lebih kering. Hal ini dilakukan demi Ivy.

Kondisi yang dialami Ivy belum bisa ditemukan obatnya, karena penyakit ini termasuk langka dan jarang sekali ada penelitian yang membahasnya.

Kini, Ivy bergantung pada upaya keras kedua orangtuanya untuk membuat hidupnya lebih nyaman. Dan belajar menahan airmatanya sendiri, agar tidak semakin kesakitan.

Semoga kondisi Ivy segera membaik.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

 

Ditulis ulang atas izin dari theAsianparent Singapura

Baca juga:

Bayi saya alami alergi susu formula yang mengancam nyawa – Parents perlu waspada!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Penyakit langka membuat anak ini alergi dengan airmatanya sendiri
Bagikan:
  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

  • 10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

    10 Tanda dan Ciri-ciri Anak Kurang Kasih Sayang, Waspada Dampaknya!

  • Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

    Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Jadwalnya di Januari 2026

  • 20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

    20 Contoh Surat Keterangan Kerja Beserta Format Lengkapnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti