TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Heboh Aliansi Dokter Dunia Meragukan Bahaya COVID-19, Ini Faktanya

Bacaan 4 menit
Heboh Aliansi Dokter Dunia Meragukan Bahaya COVID-19, Ini Faktanya

Pihak yang mengaku sebagai Aliansi Dokter Dunia mengatakan Virus Corona yang sebabkan COVID-19, dikatakan tidak berbahaya. Bagaimana faktanya?

Publik kembali dihebohkan dengan sebuah pernyataan tak berdasar seputar COVID-19. Berita ini beredar ini bahkan mengatasnamakan Aliansi Dokter Dunia. Seperti apa fakta sesungguhnya?

Dalam sebuah tayangan video yang beredar luas, sekelompok orang yang menamai diri mereka sebagai Aliansi Dokter Dunia menyatakan bahwa COVID-19 tidak lebih ganas dari flu biasa. Mereka juga menambahkan, sesungguhnya pandemi itu tak ada.

Aliansi yang mengaku terdiri dari dokter, ilmuwan, dan aktivis perdamaian asal Eropa itu juga menilai tes PCR (polymerase chain reaction) menghasilkan positif palsu. 

Mereka juga beranggapan bahwa situasi pandemi saat ini hanyalah rekayasa. Oleh karena itu, mereka menyerukan orang-orang agar tidak perlu repot-repot melakukan pembatasan sosial, memakai masker, apalagi melakukan karantina.

Beredar di Facebook

aliansi dokter dunia

Pada Senin, 26 Oktober 2020, sebuah akun Facebook dengan nama Echa Irma Suawe menyebarkan informasi sesat tentang COVID-19.

Informasi itu, konon berasal dari Aliansi Dokter Dunia yang menolak vaksin dan protokol kesehatan. Berikut isi lengkap status Echa Irma Suawe:

“ALIANSI DOKTER SE-DUNIA diwakili puluhan dokter dari berbagai negara serta dukungan 87 RIBU PERAWAT “MENOLAK VAKSIN”

STOP ATURAN MASKER, JAGA JARAK, TEST INI TEST ITU, LOCKDOWN

SEGERA KEMBALIKAN KE KEHIDUPAN NORMAL YANG LEBIH BAIK..!!! “

COVID 19 TIDAK LEBIH GANAS dari FLU BIASA !!

Berlin 10 Oktober 2020″

Dalam statusnya itu, si pengunggah juga menyertakan sebuah video berjudul ‘Sebuah Kebenaran dari Aliansi Dokter Dunia’.

Artikel terkait: Penelitian covid-19 terbaru: Coronavirus juga menyerang sistem saraf otak

Aliansi Dokter Dunia: Situasi Pandemi Ini Diciptakan

Heboh Aliansi Dokter Dunia Meragukan Bahaya COVID-19, Ini Faktanya

Melansir Kompas.com, video itu menayangkan sejumlah orang yang mengatasnamakan Aliansi Dokter Dunia, terdiri dari dokter, ilmuwan, dan aktivis perdamaian. Ada tiga hal yang ditekankan aliansi itu dalam pernyataannya.

Pertama, virus corona tidak lebih jahat dan tidak lebih berbahaya dari flu biasa. Narasi bahwa virus corona sangat berbahaya, menurut mereka, diciptakan regulator, politisi, dan media saat ini.

Kedua, karena virus corona serupa dengan flu biasa, maka sesungguhnya tidak ada pandemi.

“Kami tidak melihat ada bukti pandemi medis, jadi ini terlihat seperti plandemic atau pandemi yang direncanakan. dan kami semua bersama berkata kami tentu tidak menginginkan normal baru ini,” tutur Heiko Schoning, dokter dari Jerman, dalam video itu.

aliansi dokter dunia

Situasi yang direkayasa ini telah menghancurkan kondisi hidup yang damai dan juga iklim bisnis.

Ketiga, menurut Aliansi Dokter Dunia, hasil positif dari tes PCR adalah palsu.

Karena tidak ada bukti pandemi, maka mereka menyerukan agar orang-orang tidak perlu takut. Tidak perlu melakukan lockdown atau melakukan karantina, tidak perlu memakai masker, dan tidak perlu menerapkan batas sosial.

Status tersebut mendapat dukungan dari beberapa netizen. Mereka pun setuju, bahwa pandemi ini hanyalah akal-akalan sekelompok orang yang ingin mengambil keuntungan.

Artikel terkait: Tak pernah keluar rumah selama 3 minggu, perempuan ini tertular virus Covid-19

Fakta Sebenarnya

aliansi dokter dunia

Organisasi kesehatan dunia, WHO, menilai bahwa COVID-19 lebih berbahaya daripada flu biasa. Bagaimana tidak, jumlah penderitanya termasuk kategori infeksi parah dan kritis lebih tinggi ketimbang penderita influenza.

Selain itu, rasio kematian akibat terinfeksi Covid-19 jauh melampaui rasio kematian influenza. Maka sejak Maret 2020, WHO menetapkan kondisi pandemi karena tingkat penyebaran dan keparahannya sangat mengkhawatirkan.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Beredar luasnya hoaks seputar virus itu ditanggapi oleh juru bicara Satgas, Prof Wiku Adisasmito. Ia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar adanya.

Melansir Detik Health, Prof Wiku menekankan, masyarakat harus mampu memilah mana informasi yang benar. Sumber informasi terpercaya antara lain seperti WHO, PBB, dan CDC. Sedangkan untuk Indonesia, bisa bersumber dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19.

Heboh Aliansi Dokter Dunia Meragukan Bahaya COVID-19, Ini Faktanya

“Misinformasi dapat mempengaruhi respon individu terhadap informasi,” katanya.

Hal senada disampaikan dr Vito A Damay, SpJP, dokter yang juga presenter, sekaligus relawan Covid-19. Saking banyaknya hoaks yang beredar, informasi menyesatkan semacam itu belakangan ini tampaknya mulai tidak dipedulikan.

“Kalau aku lihat sih masyarakat nggak percaya. Rasanya mereka sudah jenuh karena berkali kali hoaks soal Covid. Sebagian lagi saking sudah tidak peduli dan bosan,” katanya.

****

Parents, rasanya kita semua hampir sepakat bahwa situasi pandemi ini memang cukup sulit dan melelahkan. Tetapi jangan sampai hal itu membuat kita abai dan lupa untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga. Semoga pandemi ini segera berlalu ya.

Baca juga:

Waspada Parents! Angka Kematian Anak Akibat COVID-19 Mengkhawatirkan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Heboh Aliansi Dokter Dunia Meragukan Bahaya COVID-19, Ini Faktanya
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti