TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

7 Alat Komunikasi Tradisional Orang Zaman Dahulu, Surat hingga Pager

Bacaan 4 menit
7 Alat Komunikasi Tradisional Orang Zaman Dahulu, Surat hingga Pager

Ada yang masih digunakan hingga sekarang, lho.

Alat komunikasi tentu penting sebagai alat untuk menyampaikan serta menyebarkan informasi. Namun pada zaman dahulu, komunikasi tidak menggunakan HP maupun media sosial seperti sekarang.

Kalau membandingkannya dengan zaman sekarang, tentu terlihat tidak masuk akal. Meski begitu, pada zaman dahulu peralatan ini diandalkan sebagai media yang bisa menyampaikan informasi.

Ada apa saja, sih? Berikut deretan alat komunikasi tradisional yang pernah dipakai orang-orang dahulu kala.

Artikel Terkait: 8 Alat untuk Belajar Online Wajib Ada Agar Anak Selalu Semangat

Jenis-Jenis Alat Komunikasi Tradisional

1. Pager

pager alat komunikasi tradisional

Ini merupakan alat komunikasi yang cukup canggih di zaman dulu, Parents.

Mengutip laman resmi Bakti Kominfo, pager atau radio panggil adalah alat komunikasi yang populer pada 90-an. Alat komunikasi ini biasanya dipakai untuk mengirim dan menerima pesan pendek.

Karena saat ada pesan masuk berbunyi ‘beep’, maka orang-orang juga mengenal alat komunikasi ini sebagai beeper.

Cara kerja pager adalah, kita harus terlebih dulu menghubungi operator pager menggunakan telepon rumah.

Kemudian, berikan nomor pengenal atau ID pager yang hendak dituju. Lalu, pesan bisa kita kirimkan ke pager tujuan.

Menerima pesan pager juga sama, dilakukan melalui telepon rumah.

Belum lama ini, alat komunikasi pager ramai dibicarakan. Pasalnya, alat ini dijadikan teror di Lebanon pada Selasa, 17 September 2024. Banyak pager dan walkie-talkie meledak dan membuat ribuan orang terluka bahkan belasan lainnya tewas. 

2. Surat

Alat Komunikasi Tradisional

Surat menjadi alat komunikasi paling terkenal yang ada di zaman dulu sebagai media untuk berkomunikasi jarak jauh, termasuk berkomunikasi dengan pasangan.

Bahkan, menulis surat cinta sangat populer pada jaman dahulu.

Namun, alat komunikasi ini memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dikirim, sampai di tujuan, dan kembali menerima balasannya.

Saat ini fungsi surat pun sudah dimodifikasi menjadi elektronik berupa e-mail maupun aplikasi chat. 

Artikel terkait: Survey tentang Smartphone & Tablet – Hasilnya Mengejutkan

3. Alat Komunikasi Tradisional Merpati Pos

Alat Komunikasi Tradisional

Kalau dalam film Harry Potter burung hantu dijadikan simbol pengantar pesan, pada jaman dulu burung merpati bertugas menjadi penyampai pesan. Bahkan, dulu merpati digunakan untuk menyampaikan pesan militer yang bersifat rahasia.

Jadi burung merpati sudah terbiasa menyampaikan pesan jarak jauh dari zaman dulu. Burung merpati merupakan burung yang sangat cerdas dan mampu mengenali arah.

Biasanya pesan akan digulung dan diikatkan pada pergelangan kaki dan burung akan terbang sesuai arah yang telah diajarkan. Meski kecepatannya tergolong lebih tinggi namun tak selamanya akurat karena ada kalanya burung terbang tak sesuai arah tujuan.

Artikel terkait: Perlukah Kita Berikan Handphone Untuk Anak?

4. Alat Komunikasi Tradisional Daun Lontar

Alat Komunikasi Tradisional

Daun Lontar merupakan media yang digunakan pada zaman kerajaan. Kerajaan Tarumanegara, Sriwijaya, Pajajaran, Majapahit, dan Mataram merupakan beberapa kerajaan yang menggunakan daun lontar untuk berkomunikasi. Cara penggunaan daun ini biasanya adalah dengan mengeringkan daun lontarnya terlebih dahulu sebelum ditulisi dengan tinta. 

Pada daerah-daerah seperti Jawa, Bali, dan Madura menggunakan daun lontar untuk menulis karena tulisan dan daun akan lebih tahan lama serta bisa diabadikan. Naskah kuno daun lontar bisa ditemukan salah satunya di Perpustakaan Nasional.

Artikel terkait: 5 cara lebih dekat dengan anak di media sosial yang bisa Parents tiru

5. Telepon Kaleng

Telepon Kaleng

Telepon kaleng mungkin jadi salah satu alat komunikasi yang dikenalkan di sekolah untuk belajar ilmu fisika ya. Namun, media ini memang pernah digunakan sebagai media komunikasi.

Cerita mitra kami
IShine Preschool: Langkah Awal Si Kecil Memasuki Pengetahuan Tak Terbatas
IShine Preschool: Langkah Awal Si Kecil Memasuki Pengetahuan Tak Terbatas
3 Cara Memilih Produk Perawatan Kulit Bayi yang Aman dan Sehat untuk Kulit Bayi Sensitif atau Kering
3 Cara Memilih Produk Perawatan Kulit Bayi yang Aman dan Sehat untuk Kulit Bayi Sensitif atau Kering
Bolehkah Menggunakan Gadget untuk Si Kecil?
Bolehkah Menggunakan Gadget untuk Si Kecil?
Gaya Rambut Apa yang Cocok untuk si Kecil?
Gaya Rambut Apa yang Cocok untuk si Kecil?

Dua kaleng akan disambungkan dengan tali yang bisa menghubungkan 2 orang. Hanya saja, media ini tidak efektif untuk komunikasi jarak jauh, karena hanya sekitar mampu menjangkau 5-10 meter.

6. Kentongan

Kentongan

Kalau sekarang kita biasa mendengar suara kentongan apabila satpam komplek patroli, tapi media ini pernah jadi media untuk bisa menyampaikan informasi.

Pada zaman dahulu, terutama di kawasan perkampungan, kentongan biasa digunakan sebagai informasi yang digunakan untuk menginformasikan bencana alam, meninggal dunia bahkan adanya maling. Kentongan juga dipakai untuk mengumpulkan warga untuk rapat desa, atau kerja bakti.

7. Kepulan Asap

Kepulan Asap

Asap digunakan orang zaman dahulu untuk mengirimkan pesan jarak jauh. kepulan asap bisa menandakan seseorang yang tersesat di hutan dan tidak mengetahui arah, namun juga sebagai media SOS agar meminta bantuan datang menjemput.

Bangsa Yunani juga memakai kepulan asap sebagai alat komunikasi pada zaman Darius I. Bahkan Cina kuno pun memakai asap yang ditempatkan di Tembok Cina untuk menara penjagaan.

Baca juga:

Berikut 5 Film Keren Bollywood Ini Adaptasi Hollywood, Parents Sudah Nonton?

Viral Pendapat Mamah Dedeh Soal KDRT, Oki Setiana Dewi Ungkap Permintaan Maaf

7 Rekomendasi Drama dan Film Korea Berlatar Tahun 1980 dengan Berbagai Genre

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tania Latief

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • 7 Alat Komunikasi Tradisional Orang Zaman Dahulu, Surat hingga Pager
Bagikan:
  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

    26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

    20 Ucapan Perayaan Hari Raya Galungan 2025, Lengkap dengan Maknanya

  • 26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

    26 Contoh Cerita Rakyat Singkat dari Berbagai Daerah Indonesia

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti