5 Alasan Mengapa Anak Perlu Menjauhi Saus Tomat

Sering mengonsumsi saus tomat sebagai pelengkap santapan si kecil? Sebaiknya Anda perlu simak 5 alasan berikut mengapa Parents perlu menjauhi saus tomat.

Sebagai orang Indonesia, pastinya dalam menyantap sesuatu tidak akan pernah lepas dari yang namanya saus, apalagi saus tomat. Namun apa jadinya jika ada fakta yang mengharuskan Anda untuk menjauhi saus tomat, apalagi untuk si kecil?

Meskipun telah menjadi suatu tradisi di keluarga Anda, namun banyak penelitian menunjukkan bahwa saus tomat yang rendah kalori ini sebenarnya tidak baik dikonsumsi untuk tubuh manusia.

Berikut 5 alasan mengapa Parents perlu menjauhi saus tomat:

1. Bersodium tinggi

Menurut Food Network, mengonsumsi 8 sendok makan saus tomat sudah cukup memenuhi kebutuhan sodium Anda dalam sehari. Bayangkan, apabila Anda membiarkan si kecil menghabiskan satu botol saus tomat seenaknya.

2. Mengandung banyak High Fructose Corn Syrup (HFCS)

HFCS dikatakan terbukti dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Hungfry for Change menyebutkan bahwa mayoritas saus tomat botolan pada dasarnya terdiri dari tomat matang, air, dan gula yang banyak. Biasanya gula ini merupakan bentuk rekayasa genetika dari sirup jagung.

3. Memiliki kadar gula yang tinggi

Dr. Joseph Mercola dari Hungry for Change memaparkan bahwa orang tua perlu tahu bahwa 1/4 dari tiap botol saus tomat terbuat dari gula.

"Sebanyak 1 sendok makan biasanya mengandung 4 gram gula," ujarnya.

4. Berantakan

Tidak berkaitan dengan kesehatan, namun kenyataannya, noda dari saus tomat terkadang sulit dihilangkan dari baju atau meja/kursi.

5. Membuat semuanya terasa seperti saus tomat

Terlalu banyak menuangkan saus tomat tidak hanya beresiko terhadap kesehatan, tetapi juga sebenarnya tidak memberikan kesempatan bagi si kecil untuk mencoba rasa makanan lainnya.

Jadi, kurangi saus tomat untuk santapan si kecil ya, Parents..

 

Baca juga:

 

5 Jenis Zat Aditif Makanan yang Berbahaya untuk Anak