TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami

Bacaan 4 menit
Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami

Aksi bunuh diri seorang dokter menggemparkan warga Denpasar, Bali. Ibu dua anak ini diketahui sedang menempuh pendidikan untuk menjadi spesialis jantung.

Selasa, 14 Januari 2020 merupakan hari yang menggemparkan bagi warga Denpasar, Bali. Pasalnya, di sebuah hotel di Denpasar terjadi aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang dokter. Mirisnya lagi, mayat korban ditemukan oleh sang suami sebelum akhirnya polisi datang untuk menyelidiki tempat kejadian.

Melansir dari laman Detik, Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan yang menangani kasus ini menyatakan bahwa tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Namun, memang ada bekas jeratan di bagian leher akibat gantung diri. Sehingga kasus ini dinyatakan sebagai bunuh diri.

Korban adalah dokter yang sedang menempuh pendidikan spesialis jantung

aksi bunuh diri

Ilustrasi aksi bunuh diri.

Korban bernama dr. Ida Ayu Tri Wedari, seorang dokter yang berpraktik di RSUP Sanglah. Selain berprofesi sebagai dokter, dia juga sedang menjalani studi di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana untuk menjadi dokter spesialis jantung.

Suami dokter Ida, yakni dr. Nyoman Gede Bimantara, berprofesi sebagai dokter spesialis tulang dan praktik di RS yang sama dengan sang istri.

Jenazah dokter Ida ditemukan pada Selasa pagi waktu setempat. Tiga jam sebelumnya, ia masih sempat menelepon sang suami dan meminta dijemput di hotel Ibis Styles, yang beralamat di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. Siangnya, jenazah ibu dua anak ini dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah untuk dilakukan otopsi.

Hingga kini, masih dilakukan penyelidikan terkait motif aksi bunuh diri yang dilakukan oleh dokter Ida. Dugaan sementara ia melakukan bunuh diri akibat masalah asmara dengan suami.

Artikel terkait: Tragis! Ibu ini ajak 3 anaknya bunuh diri, diduga karena persoalan dengan suami

Aksi bunuh diri bisa dicegah, waspadai tanda-tanda berikut ini!

Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami

Ilustrasi bunuh diri.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang melakukan aksi bunuh diri, di antaranya:

  • Gangguan mental seperti depresi
  • Menjadi korban kekerasan atau pelecehan, seperti bullying
  • Menderita penyakit kronis yang membuat kehilangan semangat hidup
  • Mengalami tekanan batin karena masalah pekerjaan, finansial, atau masalah asmara
  • Menjadi korban kekerasan seksual
  • Tak mampu menghadapi duka berat akibat kehilangan anggota keluarga atau orang dekat seperti sahabat
aksi bunuh diri

Depresi bisa membuat seseorang melakukan bunuh diri.

Selain penyebab yang biasanya dipendam oleh korban, biasanya orang yang ingin melakukan bunuh diri akan menunjukkan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Tiba-tiba membuat surat wasiat
  • Menyerahkan semua barang berharga miliknya ke orang lain
  • Menyimpan senjata atau pil tidur di tempat yang tersembunyi
  • Menarik diri dari keluarga dan menjadi jauh lebih tertutup
  • Tampak gelisah dan selalu cemas
  • Kebiasaan tidur dan makan berubah drastis
  • Suasana hati cepat berubah
  • Bersikap seolah tak punya alasan untuk hidup
  • Sering berpikir atau bicara soal kematian

Bila rekan, teman atau anggota keluarga Anda ada yang menunjukkan gejala-gejala di atas, jangan pernah meninggalkannya sendirian. Berusahalah untuk selalu ada untuknya dan ajak dia untuk mengutarakan perasaannya dengan terbuka.

Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami

Anda juga bisa mencegah aksi bunuh diri dengan cara berikut:

  • Menjadi pendengar yang baik, tidak menghakimi dan memahami apa yang dia rasakan dan pikirkan.
  • Bantu dukung dia menghadapi depresi yang sedang dialami.
  • Tanyakan padanya apakah ada keinginan bunuh diri, dan katakan apa konsekuensi yang akan dihadapi bila hal itu dilakukan.
  • Tunjukkan bahwa Anda menyayanginya, secara lisan dan perbuatan.
  • Jauhkan barang-barang berbahaya yang mungkin digunakan sebagai alat bunuh diri.

Nomor kontak darurat pencegahan aksi bunuh diri:

Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami

Ilustrasi bunuh diri dengan cara gantung diri.

Maraknya kasus bunuh diri di Indonesia, tak urung membuat pemerintah melakukan tindak pencegahan, salah satunya dengan menyediakan layanan konseling di beberapa rumah sakit untuk mencegah aksi bunuh diri.

Kementerian Kesehatan telah menunjuk 5 rumah sakit yang disiagakan untuk menerima panggilan telepon bagi mereka yang ingin melakukan konseling terkait keinginan bunuh diri.

Rumah sakit tersebut tersedia di beberapa kota besar di Indonesia, yakni:

  1. Semarang: RSJ Amino Gondohutomo,  (024) 6722565
  2. Bogor : RSJ Marzoeki Mahdi, (0251) 8324024, 8324025, 8320467
  3. Jakarta: RSJ Soeharto Heerdjan, (021) 5682841
  4. Magelang: RSJ Prof Dr Soerojo,  (0293) 363601
  5.  Malang: RSJ Radjiman Wediodiningrat, (0341) 423444

Informasikan nomor tersebut kepada orang yang Anda duga ingin melakukan bunuh diri.

***

Sumber referensi: Alodokter, Detik

Baca juga:

Menyedihkan! Sebelum bunuh diri, gadis remaja ini membuat 4 surat wasiat

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Diduga depresi, dokter wanita di Bali gantung diri, mayatnya ditemukan oleh sang suami
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti