TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Seputar Mitos Bayi Meninggal dalam Kandungan, Ini Ulasannya

Bacaan 3 menit
Seputar Mitos Bayi Meninggal dalam Kandungan, Ini Ulasannya

Begini ulasan mengenai mitos yang telah mengakar di masyarakat Jawa.

Dalam hal mitos dan takhayul, banyak budaya memiliki rangkaian kepercayaan dan cerita sendiri yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Tidak terkecuali di tanah Jawa dengan kumpulan mitos yang merupakan bagian dari budaya. Salah satunya mengenai mitos bayi meninggal dalam kandungan.

Banyak yang memercayai bahwa ketika bayi meninggal saat masih dalam kandungan, ia akan menjadi hantu yang menakutkan. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai kepercayaan tersebut secara mendalam, jadi jangan lupa disimak hingga akhir, ya.

Artikel Terkait: Mitos Bayi Menangis Tengah Malam Diganggu Roh Gaib, Ini Faktanya

Seputar Mitos Bayi Meninggal dalam Kandungan

Bagaimanapun, kepercayaan akan hal ini sulit untuk dijelaskan secara ilmiah. Namun, seiring berjalannya waktu, hal ini sudah semakin masyarakat.

Dalam mitologi Jawa ada banyak cerita mengenai makhluk halus, seperti cerita tentang dewa, dewi, dan makhluk gaib lainnya, tak terkecuali kisah mengenai bayi yang meninggal dunia. Ya, menurut mitos Jawa, bayi yang meninggal saat masih dalam kandungan akan menjadi hantu yang menakutkan.

Asal Usul Mitos Hantu Bayi

Asal usul mitos ini dipercaya berawal dari  cerita rakyat tentang seorang ibu yang meninggal saat hamil. Menurut cerita, bayi dalam kandungannya sangat terpukul atas kematian ibunya hingga berubah menjadi hantu.

Kisah ini sebetulnya merupakan kisah peringatan agar tidak menyerah pada keputusasaan, karena ini menyiratkan bahwa jika bayi bisa tetap kuat, perubahannya tidak akan terjadi. Meski ceritanya berakar pada fiksi, hikmah dari ceritanya masih relevan hingga saat ini. Dengan demikian, kisah ini pun bisa menjadi salah satu sebagai pengingat untuk berjuang dalam menghadapi kesulitan.

Artikel Terkait: Aneka Mitos Bayi Terlilit Tali Pusar, Benarkah Akan Selalu Beruntung?

Tidak Dapat Dijelaskan Secara Ilmiah

Mengacu pada konsep fakta dan mitos, anggapan di atas tak bisa dicari tahu fakta ilmiahnya sehingga bisa dikatakan sebagai salah satu mitos. Konsep supranatural sendiri masih tak bisa dijelaskan secara ilmiah.

Berkaca dari fakta, pada kasus bayi meninggal dalam kandungan, penyebab kematian hampir selalu karena kelainan genetik atau kondisi medis yang menyebabkan bayi tidak dapat bertahan hidup. Meski tragis, bukan berarti bayi itu akan menjadi hantu saat meninggal.

Manfaat Selektif pada Informasi untuk Psikologis

Bagi sebagian masyarakat, adanya penyebaran informasi berupa mitos ini tidak memiliki dampak apa pun. Namun, bagi sebagian lainnya bisa menimbulkan kecemasan dan ketakutan.

Menghilangkan mitos sangat penting untuk psikologis masyarakat yang sehat. Pertama, memberikan informasi yang lebih akurat kepada publik, mendidik mengenai informasi yang benar dan salah. Kedua dengan menyanggah keyakinan salah, bisa mendorong pemikiran kritis dan perspektif dunia yang lebih berbasis fakta.

Ketiga, memilliki fungsi untuk mengurangi perilaku takhayul dan irasional, yang bisa berbahaya. Terakhir, menghilangkan mitos dapat membantu mengurangi stigma, stereotip, dan bentuk diskriminasi lainnya berdasarkan kepercayaan yang salah. Dengan menantang mitos-mitos tersebut, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih toleran dan saling memahami.

Artikel Terkait: 3 Mitos dan Fakta Seputar Memandikan Bayi, Parents Harus Tahu Nih

Kesimpulannya, mitos seputar hantu bayi di Jawa tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Namun, kepercayaan yang mungkin sudah membudaya tersebut hendaknya tetap dihormati.

Meski demikian, penting bagi Parents untuk tetap mencoba memilah informasi agar tidak merasa takut atau cemas. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat, ya.

****

Baca Juga:

Mitos Jawa Bayi Tidak Boleh Tidur di Tengah, Seperti Apa Faktanya?

Mitos Kaki Bayi Bersilang Bisa Menimbulkan Kelainan? Ini Faktanya

Aneka Mitos Bayi Terlilit Tali Pusar, Benarkah Akan Selalu Beruntung?

 

Cerita mitra kami
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Etika Menjenguk Newborn: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Bertemu Bayi Baru Lahir, Plus Inspirasi Hadiahnya!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!
Cara Cerdas Cegah Iritasi Kulit Bayi dengan Popok Pintar, Hadir dalam Kemasan Starter!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

Diedit oleh:

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Seputar Mitos Bayi Meninggal dalam Kandungan, Ini Ulasannya
Bagikan:
  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

  • 110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

    110 Nama Bayi Perempuan Huruf K Modern dengan Arti yang Indah

  • Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil
    Cerita mitra kami

    Cara Praktis Menjaga Kebersihan ASIP dan Peralatan MPASI Si Kecil

  • Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series
    Cerita mitra kami

    Sterilisasi Botol Bayi yang Benar: Kenapa Uap Lebih Efektif dan Kenali Philips Avent Sterilizer Series

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti